Cara Memilih Durian

Cara Memilih Durian : Matang, Kuning, dan Super Enak

Cara Memilih Durian – Durian atau duren adalah buah yang sangat digemari masyarakat. Baik datangnya musim durian maupun tidak, buah durian pasti selalu menjadi buruan. Apalagi ketika musim durian tiba. Di setiap sudut kota, bahkan, di sepanjang jalan, penjual buah durian sangatlah banyak. Bahkan aromanya menggoda sekali untuk kita nikmati.

Kita tidak boleh sembarang musim untuk beli durian. Belilah durian di musim tertentu. Ingat musim durian berlangsung pada bulan September – Februari. Meski di September hingga Februari melimpah durian, tapi disarankan tidak saat musim hujan terus menerus. Karena durian yang dipanen pada saat musim hujan umumnya memiliki daging buah yang tidak terlalu manis. Untuk mendapatkan durian dengan daging yang manis dan legit, beli durian saat musim kemarau, di September – Oktober.

Lalu bagaimana kita memilih durian. Karena dihawatirkan kita memilih durian yang pahit dan tidak enak untuk dikonsumsi. Berikut ini cara memilih durian isi kuning, cara memilih durian matang dan yang paling enak, ataupun cara memilih durian montong.

Yang jelas, cara memilih durian yang berkualitas ini bisa kamu lakukan setiap kali beli durian agar tidak ditipu penjual durian.

Oke simak ulasan Ayobudidaya.com di bawah ini : Baca Juga : Manfaat Buah Durian Bagi Kesehatan

Musim durian di Indonesia biasanya jatuh pada bulan September – Februari. Kita benar-benar bisa menemui penjual durian dengan mudah dan harga yang murah pada Desember dan Januari. Kita harus mengetahui ciri-ciri durian matang dan enak. Terlebih memilih durian yang super, dari warna yang kuning, isi yang tebal, hingga rasa yang super enak.

Baca Juga : Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Mangga

Baca Juga : Cara Budidaya Melon Dalam Polybag, Ini Caranya

Jika belum tahu cara memilih durian matang, kuning dan super enak, catatan ayobudidaya.com berikut ini bisa membantu anda untuk memilihnya:

  1. Jangan Terkecoh Warna Durian

Biasanya ada pembeli yang terfokus sama warna buah durian. Mereka memastikan durian yang berwarna kuning itulah durian yang matan dan memiliki buah isi kuning bahkan rasa yang lezat, Padahal belum tentu hal demikian benar.

Jadi dalam cara memilih durian tidaklah penting dalam hal warna kulit durian. Jadi abaikan warna buah durian. Warna durian tidak berpengaruh terhadap kelezatan isinya. Ada 3 warna durian yang biasa kita temui, yakni hijau, kuning, dan cokelat.

  1. Pilihlah durian yang bentuknya bulat

Jika selama ini kita membeli buah durian tidak memperhatikan pola bentuknya. Coba mulai sekarang jika beli buah durian, perhatikan bentuk durian yang banyak dijual di Indonesia? Karena yang dijual di Indonesia, durian tidak semuanya berbentuk bulat.

Nah jadi jika ingin memperoleh buah durian isi kuning dengan jumlah banyak, maka pilihlah buah durian yang bentuknya bulat. Menurut para pedagang durian, buah yang bentuknya lonjong memiliki daging yang lebih sedikit dibanding buah yang berbentuk bulat.

Tapi ada juga yang memilih buah durian yang berbentuk bulat oval seperti jantung biasanya lebih baik daripada yang bulat. Durian jantung isinya sedikit, tetapi kata orang buah durianya lezat dan mantap! Jadi kalau durian yang bulat isinya banyak. Durian ini cocok untuk keluarga besar. Kalau oval rasanya lebih lezat dari yang bulat. Begitu kata si penjual. Intinya pilih bulat oval atau bulat utuh, jangan yang bulat tidak simetris.

  1. Fokuskan beberapa pilihan pada tangkai durian

Nah, ini yang terkadang kita sering dikecoh pedagang. Biasanya, buah durian yang akan kita beli tidak memperlihatkan tangkai. Alias sudah dipotelin itu tangkai. Padahal tangkai adalah salah satu cara kita untuk bisa menilai buah durian, apakah durian tersebut matang dan manis atau tidak.

Jadi jika selama ini kita memilih buah durian hanya berdasarkan warna, ukuran, dan aromanya saja, kali ini coba tips memfokuskan pilihan ke tangkai buah durian. Jadi melihat tangkai buah durian ini juga merupakan salah satu tips jitu untuk mendapatkan buah durian dengan daging yang tebal dan banyak.

Durian dengan tangkai yang tebal dan pendek menunjukkan bahwa isi buah durian banyak dan tebal. Sementara, durian bertangkai ramping dan panjang merupakan petunjuk bahwa buah durian tersebut memiliki daging yang sedikit dan tidak terlalu tebal. Jadi, mulai sekarang cobalah memperhatikan tangkai durian yang akan Anda beli jika ingin menyantap daging buah durian yang lebih tebal.

Baca Juga : Cara Membuat Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi

Baca Juga : Cara Membuat Bibit Jagung Unggul

  1. Cium aroma durian

Menciumnya harus benar-benar fasih membedakan mana durian dan yang mana aroma tambahan durian. Cara memilih durian dengan cara cium aroma durian adalah cara memilih durian yang sudah dilakukan oleh hampir setiap pembeli. Memang benar jika aroma durian menentukan kualitas daging durian.

Durian dengan aroma yang harum umumnya memiliki daging yang kuning dan manis. Tidak perlu membelah durian jika ingin mencium aroma tersebut. Cukup angkat buah durian, lalu dekatkan ke hidung Anda. Durian dengan kualitas terbaik akan menebarkan aroma harum yang sangat khas meskipun belum dibelah atau disayat kulitnya.

  1. Amati dan cermati bentuk duri buah durian

Untuk mendapatkan durian yang paling enak dan matang, kita juga bisa mencermati bentuk durinya, Dari bentuk duri buah ini kita juga bisa mendapatkan durian yang dengan daging yang manis dan banyak. Bagi yang ingin membeli durian, sebaiknya pilih durian yang memiliki duri pendek dan jarang.

Durian dengan duri yang pendek dan jarang memiliki buah yang banyak dengan rasa yang lebih manis. Sebaliknya, jika mendapatkan durian dengan duri panjang dan rapat, maka akan mendapatkan buah dengan daging yang sedikit.

  1. Carilah buah durian yang ringan

Dalam membeli buah durian, maka pertimbangkan memilih durian yang ringan. Karena apa, semakin berat buah durian, akan semakin banyak isinya. Selama ini banyak yang terkecoh, berfikir bahwa memilih buah durian yang berat akan mendapatkan buah yang banyak. Padahal tidak. Jadi cara memilih durian yang tepat justru adalah memilih buah yang ringan.

Kenapa kita tidak memilih buah durian yang berat, karena semakin berat buah durian maka biji buahnya sangat besar. Semakin besar biji buahnya, tentu saja daging buahnya juga menjadi lebih tipis. Jadi, jika ingin mendapatkan durian dengan daging yang banyak, carilah buah durian dengan bobot yang paling ringan.

Buah durian yang berat juga kita akan temui kalau tidak mentah, berair bahkan busuk. Jadi jangan pilih yang berat. Percuma.

  1. Ketuk Buah Durian, Jika Nyaring tandanya belum matang

Ini cara juga sudah umum dilakukan. Tergolong aneh bagi yang awam. Bahkan ditertawakan penjualnya dan pembeli lain. Tapi mengetuk-ngetuk buah durian adalah cara yang tepat untuk memilih durian matang atau tidaknya.

Coba deh, kita meminta si penjual untuk mengetuk buah dengan pisau. Ketika buah diketuk yang harus kita lakukan adalah mengerahkan indra pendengaran untuk mencermati bunyinya.

Durian yang belum matang akan berbunyi nyaring, seperti “plek-plek” jika diketuk. Akan tetapi, jika durian sudah matang maka bunyinya akan terdengar sedikit berat dan teredam, seperti “bluk-bluk”.

Atau cara lain dengan melakukan pegang buah durian dengan tangan lalu cium rapat jari. Jika aroma tercium manis, maka rasa durian adalah manis. Jika tercium aroma pekat yang memahit, maka rasa durian ini agak pahit. Ini yang bagus.

  1. Jangan membeli durian yang sudah terbuka

Nih, ilmu baru yang saya dapat di kampung durian. Terbuka karena durian jatuh atau karena dibuka itu beda. Katanya, kalau durian yang sudah dibuka meski wangi, itu memang strategi, dan isinya angin.

Ini si ibu penjual baik lagian. Ia mengatakan, banyak orang yang tidak memperhatikan cara memilih durian yang benar dan cenderung membeli durian yang sudah terbuka kulitnya. Karena dianggap wangi dan sudah matang. Atau bahkan karena durian jatuhan.

Mereka berpikir bahwa membeli durian yang sudah terbuka agar dapat melihat warna dagingnya. Mereka juga ingin mendapatkan durian berwarna kuning jika membeli buah yang kulitnya sudah terbuka, tetapi percayalah bahwa rasa dagingnya tidak semanis durian yang kulitnya masih tertutup rapat.

Ketika kulit durian sudah terbuka, maka daging di dalamnya akan terkena angin terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan rasa daging durian menjadi hambar. Sebaiknya, pertimbangkan untuk membeli durian yang masih tertutup rapat.

  1. Tester itu penting

Setiap beli durian, minta si penjual untuk memberikan tester. Biasanya menggunakan pisau. Kita di sini juga harus membedakan lidah, mana yang pemanis durian buatan mana yang alami.

Jadi cara yang ampuh adalah bisa mencoba langsung daging buah durian tanpa pisau si penjual. Tapi hati hati juga, biasanya penjual akan beri duren terbaiiknya ketika makan di tempat, tapi akan berikan durian yang tidak enak saat dibawa pulang. Jadi saran saya adalah makan di tempat lebih baik dari pada di bawa pulang.

  1. Guncangkan buah durian

Pegang dengan baik, lalu guncangkan. Jika ada terasa sesuatu yang berguncang di dalam, maka daging buah adalah berjenis kering. Ini bagus.

Jenis-Jenis Durian yang di jual di Indonesia

Pertama, durian terbesar dari jenis montong dari Thailand beratnya bisa mencapai 13 kilogram. Durian kedua yakni Musang King dari Malaysia. Buah durian jenis ini dapat tumbuh subur di wilayah bersuhu 30-35 derajat celcius.

Di Indonesia juga ada buah durian yang terkenal, yakni durian Petruk. Durian petruk yang merupakan varietas unggul nasional dari Jepara. Durian petruk memiliki ciri khas bentuk bulat telur terbalik dengan ujung agak meruncing. Kulit buahnya tipis dan berwarna hijau kekuningan. Sementara buahnya memiliki ciri berwarna kuning, agak berserat, dan agak lembek. Bagaimana dengan rasa durian petruk? Rasanya manis tapi ada rasai pahit tersembunyi di balik rasa manis tersebut sehingga menciptakan rasa yang unik.

Durian Bawor asal Banyumas juga terkenal enak. Durian bawor ada yang mencapai 12 kilogram. Daging buahnya berwarna kekuningan dan bijinya kecil. Durian Bokor pun demikian khas Majalengka. Dan Dabang (Durian Merah) memiliki warna merah dari Banyuwangi. Serta durian Si Mimang yang terpusat di Banjarnegara, tepatnya di Madukara.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *