untung ruginya ternak kambing

Untung Ruginya Ternak Kambing, Silakan Dipertimbangkan

Dalam menjalankan usaha budidaya ternak kambing, untung ruginya ternak kambing tentu harus dipikirkan. Maka setelah membuat beberapa artikel tentang kambing, ayobudidaya.com tertarik untuk menuliskan tentang untung rugi ternak kambing.

Sebelumnya, ayo budidaya telah menulis tentang analisa usaha ternak kambing dan ternak kambing modal 5 juta. Namun sebelumya penulis juga pernah menuliskan tentang analisa untung rugi ternak sapi sampai untung rugi ternak lele.

Kenapa analisa untung rugi menjadi penting dalam dunia peternakan, karena sebagai langkah kalkulasi memulai usaha di bidang peternakan. Dan dalam hal ini adalah analisa memulai usaha ternak kambing.

Maka tak heran, dalam untung ruginya ternak kambing juga akan dibahas tentang modal ternak kambing pemula, ternak kambing modal 10jt, ternak kambng moda 5 juta, lebih untung ternak domba atau kambing, sampai pada kerugian ternak kambing.

Nah, tak hanya itu saja, bahkan ada juga terkait perhitungan apakah akan memulai usaha ternak kambing potong atau ternak kambing betina.

Sebab keuntungan ternak kambing dan kerugian ternak kambing ini harus dibahas dengan jelas. Untuk itu, berikut informasi tentang untung ruginya ternak kambing.

Untung Ruginya Ternak Kambing

Untung ruginya ternak kambing itu ada beberapa faktor, misal kerugian ternak kambing bisa saja disebabkan oleh manajemen pemeliharaan, terserang penyakit, hingga ke faktor cuaca.

Sementara keuntungan ternak kambing pun sama, dapat menjalankan manajemen pemeliharaan, dapat mencegah kambing terserang penyakit, dan cuaca baik. Sehingga hasil produksi ternak kambing besar dan menguntungkan.

Namun, dalam hal ini yang akan dibahas adalah dari sisi analisa modal ternak kambing. Seperti apakah untung ruginya ternak kambing dalam mengkalkulasi modal ternak kambing dengan pendapatan ternak kambing yang dihasilkan.

Berikut perbandingan analisa usaha ternak kambing bagi pemula:

Modal Ternak Kambing Pemula

Pertama dalam memulai usaha ternak kambing yang dibutuhkan adalah lahan. Anggap lahan sudah dimiliki sendiri dan tak perlu sewa. Lalu, dibutuhkan kandan. Perkiraan akan pelihara 10 ekor anak kambing dalam 9 bulan masa produksi penggemukan.

Jadi perkiraan biaya pembuatan kandang dan kebutuhan peralatan lainnya adalah Rp3 juta. Selanjutnya kambing, kambing sebanyak 10 ekor, kambing yang digunakan adalah anakan kambing.

Cek Ukurannya: Ini Dia Ukuran Ideal Kandang Kambing

Modal untuk membeli anakan kambing adalah Rp5 juta untuk 10 ekor. Selanjutnya, anggap pakan hijauan tidak didapatkan secara gratis. Pakan hijauan dibeli, dari rerumputan sampai legume dengan harga Rp60 ribu x 9 bulan pemeliharaan. Jadi yang dibutuhkan Rp540 ribu.

Selanjutnya yang dibutuhkan adalah akan tambahan seperti konsentrat per bulan = Rp120.000 x 9 bulan = Rp1.080.000. Jika semua dikalkulasi maka total pengeluaran usaha ternak kambing adalah Rp9.620.000.

Nah ini adalah analisa ternak kambing modal 10jt. Namun dari modal yang dikeluarkan sebesar itu, berapakah yang dihasilkan?

Analisa Keuntungan Ternak Kambing

Jadi yang didapatkan dengan modal Rp9.620.000 dengan pemeliharaan selama 9 bulan adalah, untuk harga penjualan kambing Rp1,5 juta x 10 = Rp15 juta.

Laba yang diperoleh adalah Rp15.000.000 – Rp9.620.000 = Rp5.380.000. Nah analisa tersebut diartikan mengalami keuntungan bagi peternaknya. Karena selama 9 bulan akan dapatkan Rp5.380.000. Itupun jika rumput tidak beli artinya modal bisa dialihkan ke biaya kesehatan.

Baca Keuntungannya: Cara Ternak Kambing Yang Menguntungkan

Namun jika perbandingannya perinian usahanya sebagai berikut:

  • Modal (faktor produksi) / 10 ekor. Biaya pembelian bibit atau anak kambing = Ternak kambing modal Rp5 juta per 10 ekor.
  • Kandang dan peralatannya = Rp3 juta.
  • Pakan hijauan = Rp60 ribu per bulan
  • Pakan konsentrat = Rp120 ribu per bulan
  • Upah tenaga kerja = Rp600 ribu per bulan

Maka dalam perhitungannya sebagai berikut untuk mengetahui untung ruginya ternak kambing.-

  • Total pengeluaran modal ternak kambing bulan pertama= Rp8.780.000
  • Total pengeluaran 8 bulan berikutnya =
    • Pakan hijauan = Rp60 ribu x 8 bulan = Rp480 ribu.
    • Pakan konsentrat = Rp120 ribu x 8 bulan = Rp960 ribu
  • Upah tenaga kerja = Rp600 ribu x 8 bulan = Rp4.800.000
  • Total modal usaha ternak kambing selama 8 bulan = Rp6.240.000
  • Total pengeluaran modal usaha ternak kambing selama 9 bulan = Rp8.780.000 + Rp6240.000 = Rp15.020.000
  • Modal usaha ternak kambing adalah Rp15.020.000, dan jika harga jual ternak kambing diasumsikan Rp1.500.000 atau seharga minimal kambing dewasa umur 9 bulan adalah:

Untung ruginya ternak kambing (Pendapatan dari penjualan 10 kambing) = 10 x Rp1.500.000 = Rp.15.000.000. Jika dilihat dari modal usaha ternak kambing dengan penambahan upah kerja selama 9 bulan, yang dikeluarkan adalah Rp15.020.000 dan harga jual pendapatan dari 10 ekor kambing sebesar Rp15 juta.

Artinya dengan metode perhitungan ini usaha ternak kambing mengalami kerugian sebesar Rp20 ribu. Belum lagi biaya perawatan dan kesehatan.

Nah jadi demikian mencari informasi tentang ntung ruginya ternak kambing. Semoga bermanfaat,

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *