untung rugi ternak sapi

Untung Rugi Ternak Sapi, dan Cara Menghitungnya

Untung Rugi Ternak Sapi – Pada budidaya ternak sapi, ada hal yang harus dipertimbangkan sebelum memulai beternak. Apalagi kalau bukan keuntungan dan kerugian ketika terjun menjadi peternak sapi. Terlebih para pemula yang baru menggeluti budidaya ternak sapi.

Sehingga nantinya, dalam beternak sapi potong ataupun usaha penggemukan sapi potong tidak hanya sebagai formalitas atau kebutuhan saja untuk tabungan. Tapi bisa ditekuni. Karena usaha yang ditekuni inshallah lancar.

Untuk itu, kali ini ada beberapa hal yang bisa dijadikan kita sebagai bahan pertimbangan, apakah akan melakukan penggemukan sapi potong apa beternak sapi perah. Untuk itu sebagai bisnis ternak sapi bagi pemula ini harus benar-benar dihitung analisa  usaha penggemukan sapi potong, baik keuntungan dan kerugiannya.

Nah seperti apa cerita kesuksesan dalam beternak sapi, berikut ini telah saya kutip dari media nasional, portal online, republika.co.id tentang sebuah cerita keuntungan dalam usaha penggemukan sapi.

Contohnya ini merupakan contoh dari usaha penggemukan sapi di Provinsi Kalimantan Timur. Di sana penggemukan sapi potong ternyata sangat menjanjikan.

Baca Juga: Managemen Pemasaran Sapi Potong di Indonesia

Baca Juga: Untung Rugi Ternak Lele, Silakan Dipertimbangkan

Terlebih, setiap ekornya mampu memperoleh keuntungan pada kisaran Rp5 sampai 7 juta. Ini dalam periode budidaya 4 sampai 6 bulan. Keuntungan penggemukan sapi per ekor.

Bagaimana pola perhitungan keuntungannya, kok bisa Rp5 sampai 7 juta. Nah, hal ini jika harga beli sapi atau modal usaha ternak sapi sekitar Rp7 juta per ekor yang digemukkan sekitar 4-6 bulan, lalu harga jualnya pada kisaran Rp12 – 15 juta per ekornya.

Cara Menghitung Untung Rugi Ternak Sapi

Selengkapnya saya akan jelaskan pada bagian ini, bagaimana car amenghitung untung rugi ternak sapi. Berikut ini contoh yang mudah dan sederhana dalam menghitungnya.

Mari kita analisa bersama, berapa besar analisa keuntungan dan berapa besar analisa kerugian dalam beternak sapi, dalam hal ini analisa untung rugi usaha penggemukan sapi potong untuk 10 ekor.

Studi kasus:

Soal-soal?

Peternak akan memelihara 10 ekor sapi dengan harga bakalan sapi Rp15.000.000 dan akan dipelihara dalam waktu 150 hari.

Pertanyaan?

Berapa besaran biaya yang dikeluarkan dalam proses penggemukan sapi potong?

Dianalisakan, jika dalam memenuhi kebutuhannya, sapi bakalan memerlukan pakan HMT (hijauan makanan ternak), konsentrat, makanan tambahan, vitamin, pembuatan kandang, peralatan kandang, dan biaya yang bisa berubah.

  • HMT 20 kg x 10 ekor x 150 hari x 1000.
  • Konsentrat 3 kg x 10 ekor x 150 hari x 3000
  • Makanan tambahan 3 kg x 10 ekor x 150 hari x 1000
  • Vitamin ternak ( dan obat-obatan) x 10 ekor x 150 hari x 1000
  • Pembuatan kandang : kandang 30 meter pesegi x 500.000 : 15.000.000
  • Peralatan kandang : 500.000
  • Biaya Variabel ( bisa berubah ) Sapi bakalan 10 x 250 kg x 60,0000 : 150.000.000
  • Pakan hijauan : 30.000.000
  • Konsentrat : 13.500.000
  • Pakan tambahan : 4.500.000
  • Vitamin ternak : 1.500.000

Nah itu dia cara menghitungnya, silakan di analisa, seberapa besar keuntungan dan kerugian yang diperoleh sebagai untung rugi ternak sapi yang bisa diterapkan di daerah anda masing-masing dengan harga jual yang berlaku di setiap daerah.

Terimakasih, semoga artikel dari Ayobudidaya.com ini bermanfaat.

Baca juga:

Cattle Yard Pada Peternakan Sapi Potong

Cara Menentukan Umur Sapi Potong

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

    Kaseto Efendi

    (Juli 31, 2018 - 4:00 pm)

    Untung rugi ternak sapi meman harus dianalisa secara matang sebelum beternak sapi. Terlebih bisnis ternak sapi bagi pemula. Sebab modal usaha ternak sapi harus keciil dan keuntungan yang diperoleh harus besar. ini berlaku untuk hukum ekonomi apapun. maka artikel ini bermanfaat sekali. terimakasih. kedepan tinggal pembanding saja. kenapa beternak sapi merugi. itu juga harus detil dibahas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *