ternak sapi modal kecil

Ternak Sapi Modal Kecil Tapi Untung Besar, Ini Rinciannya

Ternak Sapi Modal Kecil – Dalam peternakan sapi, baik usaha penggemukan sapi potong, maupun usaha ternak sapi perah, dan usaha ternak bakalan sapi kini terus diminati masyarakat.

Ini menandakan bahwa beternak sapi memiliki prospek yang baik di masyarakat. Baik dilakukan secara serius, maupun sekedar sebagai usaha sampingan, dan tabungan.

Dalam beternak sapi, sebenarnya modal usaha yang dikeluarkan tidaklah terlalu besar jika peternak memahami bagaimana cara beternak sapi yang baik dan benar, serta ternak sapi modal kecil yang dikeluarkan benar-benar dapat diaplikasikan dengan baik.

Nah ternak sapi modal kecil inilah yang akan kita pelajari kali ini. Berikut penjabaran lebih detil tentang bagaimana budidaya sapi, usaha ternak sapi, usaha ternak sapi modal kecil tapi bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Ternak Sapi Modal Kecil

Tentunya dalam budidaya atau dalam usaha peternakan, baik sapi, kambing, kelinci, ayam, kerbau, kuda, atau apapuyn, yang dipikirkan adalah tentang bagaimana memulai usaha ternak sapi?

Selanjutnya ketika sudah berjalan seberapa besar untung rugi ternak sapi yang telah dilakukan. Sampai akhirnya informasi-informasi tersebut juga bermanfaat untuk bisnis ternak sapi bagi pemula.

Nah tentunya hal-hal seperti inilah yang harus bisa dipahami calon peternak maupun peternak sapi itu sendiri. Tentunya ada berbagai cara, salah satunya adalah dengan mempelajari bagaimana cara beternak sapi bagi pemula.

Selanjutnya adalah memahami Keuntungan Penggemukan Sapi Per Ekor & Analisa Beternak Sapi. Hal ini tentunya menjadi hal yang penting. Meningat ada banyak usaha ternak sapi modern yang bersaing dengan para pelaku usaha ternak sapi manual.

Tentu dua jenis usaha ternak sapi tersebut akan berbanding dengan ketersediaan modal usaha ternak sapi. Untuk itu, informasi berikut ini sedikitnya akan menjelaskan tentang ternak sapi modal kecil, dan beberapa informasi di atas menjadi pendukung agar peternak sapi pemula dapat memahami usaha ternak sapi yang seharusnya dijalankan.

Cara Menghitung Modal Usaha Ternak Sapi

Jadi analisa ternak sapi modal kecil yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Sewa lahan 500 meter = Rp2 juta/tahun (Namun akan lebih murah jika lahan yang dimiliki lahan sendiri).
  • Biaya bangunan kandang 20m2 x Rp200.000/m2 = Rp4 juta.
  • Biaya perlengkapan Rp600 ribu.
  • Tenaga kerja Rp500.000/bulan

Usaha berlangsung selama satu periode atau 4 bulan penggemukan sapi potong. Jadi sewa lahan, biaya bangunan kandang, dan biaya perlengkapan mengalami penyusutan biaya per bulannya.

Sehingga, total biaya tetap per periode adalah

  • Biaya sewa lahan + Penyusutan biaya kandang + Biaya perlengkapan + Biaya tenaga kerja
  • Rp670.000 + Rp266.800 + Rp200.000 + (Rp500.000 x 4)
  • = Rp3.136.800

Selanjutnya biaya tidak tetap, di antaranya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bakalan sapi, atau pedet, atau sapi anakan yang akan digemukan,

Tentunya harga sapi bakalan ini akan berbeda dari jenis sapi yang akan dipelihara. Selain itu juga yang harus dipikirkan adalah biaya pakan, upah tenaga kerja, dan rekeing listrik serta telepon dan transportasi.

Berikut kalkulasi dan analisa ternak sapi untuk ternak sapi modal kecil.

  • Harga Sapi Anakan Pembelian 5 Ekor (Sapi bakalan PO/Peranakan Ongole) x 200 kg x Rp15.000/kg = Rp15 juta.
  • Biaya Pakan Hijauan 5000 kg x Rp200/kg = Rp1 juta.
  • Biaya Pakan Konsentrat 300 kg x Rp2.000 = Rp600 ribu.
  • Biaya pakan tambahan (garam dapur, tepung tulang, dll) Rp100 x 5 ekor x 120 hari = Rp60 ribu.
  • Biaya lain-lain rekening listrik, telepon, dan transportasi Rp500 ribu x 4 bulan = Rp2 juta.

Jumlah biaya tidak tetap per periode:

  • Biaya pembelian sapi bakalan + biaya pakan + biaya lain-lain
  • Rp15 juta + Rp1 juta + Rp600 ribu + Rp60 ribu + Rp2 juta
  • Rp18.660.000

Total biaya produksi per periode

  • Biaya tetap + biaya tidak tetap
  • Rp3.136.800 + Rp18.660.000
  • Rp21.796.800

Cara Menghitung Hasil Produksi Usaha Ternak Sapi

Hasil produksi atau pendapatan:yang diperoleh dapat berupa pendapatan utama dan hasil ikutan. PEnambahan berat badan sapi 0,8 kg x 30 hari x 4 bulan = 96 kg/ekor. Jadi total berat sapi:

  • Berat awal sapi + penambahan berat badan sapi
  • 200 kg + 96 kg
  • 296 kg.

Harga penjualan adalah Rp20.000/kg, jadi hasil penjualan sapi

  • 5 ekor x 296 kg x Rp20 ribu
  • Rp29.600.000

Hasil penjualan kotoran sapi

  • 7 kg x 5 ekor x 120 hari x Rp250 = Rp1.050.000

Total Hasil Produksi

  • Rp29.600.000 + Rp1.050.000 = Rp30.650.000

Keuntungan Ternak Sapi

Keuntungan ternak sapi dengan analisa hitungan di atas adalah sebagai berikut:

  • Total Pendapatan – Total Biaya Produksi
  • Rp30.650.000 – Rp21.796.800
  • Rp8.853.200

Namun tentu saja hitungan tersebut bukan hitungan sebenarnya. Untuk hitungan sebenarnya bisa disesuaikan dengan harga normal saat ini, dari harga bibit dan harga jual sapi per kg. Atau bahkan bisa harga jual karkas dan hasil ikutannya.

Namun pada dasarnya informasi ini adalah untuk memotivasi agar pemula bisa memulai usaha ternak sapinya. Sehingga mengetahui bisnis ternak sapi bagi pemula, apakah akan menggunakan metode usaha ternak sapi modern atau usaha ternak sapi manual.

Dan setidaknya ternak sapi modal kecil ini sebagai gambaran perhitungan modal usaha ternak sapi dengan analisa untung ruginya. Semoga bermanfaat. Ikuti dan baca artikel ayobudidaya.com lainnya ya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *