Perbedaan Kambing Etawa dan Kambing PE

Perbedaan Kambing Etawa dan Kambing PE

Perbedaan Kambing Etawa dan Kambing PE – Kambing Etawa dan Kambing Peranakan Etawa atau disebut dengan Kambing PE masih satu garis keturunan. Harga kambing Etawa maupun harga kambing PE memiliki nilai jual yang tinggi.

Hanya saja Kambing Etawa merupakan jenis atau spesies pertama sebelum adanya kambing Peranakan Etawa. Akan tetapi tetap keduanya memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan kambing Etawa dan Kambing PE selengkapnya catatan berikut ini :

Berdasarkan fakta lapangan di dunia peternakan, banyak sumber yang menyatakan kambing etawa disebut sebagai kambing Jamnapari.

Kambing ini merupakan kambing yang berasal dari wilayah Jamnapari India, tepatnya disebut sebagai kambing Jumna Pari atau Jamnapari yang mengambil nama sungai Jamna (Jamna Par) di Uttar Pradesh, India.

Lalu, dimana perbedaan kambing Etawa dan Kambing PE. Kita bisa cek artikel berikut ini juga, Kambing Peranakan Etawa Adalah. Ada beberapa hal yang akan kita temui.

Nah, kembali pada pesoalan kambing etawa. Kambing etawa sangat dikenal di kawasan Asia, utamanya Asia Tenggara, karena dikenal sebagai kambing tipe dwiguna yaiut sebagai kambing penghasil susu dan penghasil daging.

Ciri-Ciri Kambing Etawa Asli

Adapun ciri ciri kambing etawa asli yang bisa kita kenali adalah sebagai berikut:

  • Memilki warna yang beraneka ragam, mulai dari merah, putih, cokelat dan hitam.
  • Memiliki telinga yang menggantung dengan panjang kurang dari 30 cm.
  • Memiliki profil muka cembung dan biasanya bertanduk pendek berbentuk pedang lengkung.
  • Bobot badan jantan adalah sekitar 68-91 kg.
  • Bobot badan betina adalah sekitar 36-63 kg.
  • Tinggi gumba jantan sekitar 91-127 cm.
  • Tinggi gumba betina sekitar 76-107 cm, dan
  • Memiliki ambing yang berkembang dengan baik.

Sementara, kambing peranakan etawa merupakan hasil persilangan kambing etawa dengan kambing lokal yang diharapkan tercipta mutu kambing yang baik di Indonesia, baik dari penghasil susu maupun daging.

Baca Juga : Penyakit Pada Kambing PE Dewasa

Baca Juga : Pedoman Lengkap Cara Beternak Kambing

Nah, jika kambing etawa asli banyak ditemui di wilayah India, dan banyak berada di cakupan luas Asia Tenggara, justru Kambing PE inilah yang sekarang banyak dipelihara oleh peternak di Indonesia.

Meskipun terlepas dari perbedaan kambing etawa dan kambing peranakan etawa, keduanya memiliki persamaan yang spesifik, yakni, sama-sama dimanfaatkan sebagai penghasil daging dan susu perah.

Selain itu, penampilan kambing PE mirip dengan kambing ettawa, tetapi postur tubuhnya lebih kecil mirip dengan kambing kacang atau jawarandu yang merupakan tipe pedaging.

Selain itu untuk karakteristik Kambing PE sendiri, seperti beberapa catatan berikut ini, di antaranya adalah:

  • bentuk muka kambing PE cembung melengkung,
  • kambing PE dagu berjenggot,
  • Kambing PE terdapat gelambir di bawah leher tumbuh dari sudut janggutnya,
  • telinga kambing PE panjang lembek, menggantung, dan ujungnya agak berlipat,
  • ujung tanduk kambing PE agak melengkung,
  • Kambing PE memiliki tubuh tinggi, dan pipih,
  • Kambing PE memiliki bentuk garis punggung mengombak ke belakang,
  • sedangkan bulu kambing PE tumbuh panjang di bagian leher, pundak, punggung, dan paha.
  • Bulu paha panjang dan tebal.

Perbedaan Kambing Etawa dan Kambing PE

Sebenarnya tak banyak perbedaan kambing etawa dan kambing PE. Karena kambing PE juga merupakan turunan hasil persilangan dari kambing etawa.

Kendati demikian, tentu ada beberapa hal yang membedakan dan menjadi ciri khas masing-masing nama kambing tersebut. Baca Juga : Ini Artikel Lengkap Kambing Peranakan Etawa (PE)

Ciri Kambing Peranakan Etawa

Ada dua jenis kambing peranakan etawa di Indonesia, di antaranya Kambing PE Ras Kaligesing dan Kambing PE Ras Senduro. Ciri-ciri masing-masing kambing tersebut di antaranya :

Ciri-Ciri Kambing Peranakan Etawa Ras Kaligesing

1. Ciri-ciri kambing PE jantan
  • Badan besar
  • Tinggi gumba 90-110 cm
  • Berat hidup 65-120 kg
  • Panjang badan 85-115 cm.
  • Kepala tegak, garis profil melengkung
  • Memiliki tanduk mengarah ke belakang
  • Telinga lebar menggantung panjang serta melipat pada ujungnya. Panjang jantan 25-41 cm.
  • Lingkar testis bisa mencapai 23 cm.
  • Warna bulu bervariasi antara hitam, putih, cokelat kekuningan atau kombinasi keduanya.
  • Paha kaki belakang berbulu lebat dan panjang.
2. Ciri-ciri kambing PE Betina
  • Badan besar
  • Tinggi gumba 70-90 cm
  • Berat hidup 45-80 kg.
  • Panjang badan 65-85 cm.
  • Kepala kambing peranakan etawa betina ini bersikap tegak, dan ada jenong yang menyerupai ikan louhan dengan garis profil melengkung.
  • Memiliki tanduk mengarah ke belakang
  • Telinga kambing peranakan etawa betina memiliki panjang 10 sampai 28 cm serta melipat pada ujungnya lebar menggantung
  • Ambing kambing peranakan etawa betina berkembang baik, puting susu besar dan panjang
  • Pola warna bulu bervariasi antara hitam, putih, cokelat kekuningan atau kombinasi keduanya.
  • Paha kaki belakang berbulu lebat dan panjang.

Ciri-Ciri Kambing PE Ras Senduro

  • Corak warna dominan putih
  • Kambing jantan memiliki tanduk, karena itu kadang disebut sebagai etawa gundul senduro
  • Kuping panjang dan menggantung
  • Ukuran postur kambing jenis ini panjang, tinggi, dan lebih tebal
  • Tinggi gumba kambing diketahui dapat mencapai 120 cm untuk jantan
  • Bobot jantan dewasa dapat mencapai 90 kg.
  • Kambing PE Senduro diketahui sangat baik jika dikembangkan. Apalagi sebagai kambing penghasil daging dan penghasil susu.

Nah, itu dia perbedaan perbedaan kambing etawa dan kambing pe. Selain itu juga, keterangan di atas merupakan ciri ciri kambing etawa yang bagus dan ciri-ciri kambing peranakan etawa yang bagus. Simak ulasan lainnya di Ayobudidaya.com.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *