Penyakit Pada Kambing PE Dewasa

Penyakit Pada Kambing PE Dewasa

Ayobudidaya.com РKali ini kita akan membahas tentang Penyakit Pada Kambing PE Dewasa. Diketahui, semakin besar umur kambing PE, maka akan semakin banyak gangguan dan penyakit yang dapat menyerang kambing PE tersebut.

Sebagian besar gangguan dan penyakit pada masa kambing PE dewasa berpengaruh terhadap penurunan produktifitas, bahkan pada kasus yang tidak tertangani dengan baik akan dapat menimbulkan kerugian ekonomis bagi peternak. Untuk itu, kita juga perlu mempelajari pedoman lengkap cara beternak kambing.

Sebelumnya pun Ayo Budidaya telah menuliskan tentang 7 Contoh Bangsa-Bangsa Kambing di Dunia. dan kali ini Ayo Budidaya akan membahas tentang penyakit yang menyerang kambing PE dewasa.

Penyakit Pada Kambing PE Dewasa

Penyakit Bloat (Kembung) Pada Ternak Kambing

Bloat atau tympani merupakan penyakit alat pencernaan yang terjadi karena adanya penimbunan gas dalam lambung akibat proses fermentasi berlangsung cepat. Tingginya akumulasi gas di dalam lambung ini akan mendesak organ dalam ternak sehingga ternak akan merasa kesakitan.

Pada prinsipnya bloat terjadi karena fermentasi makanan berlebihan dan kambing tidak mampu mengeluarkan gas, sehingga terjadi akumulasi gelembung gas di dalam perut. Hal ini bisa terjadi sebagian besar karena kesalahan dalam pemberian pakan.

Penyakit Pink Eye Pada Ternak Kambing

Pink eye adalah penyakit pada kambing PE Dewasa yang berupa penyakit mata akut yang menular dan ditandai dengan kemerahan pada selaput mata (konjungtiva) dan kekeruhan pada kornea.

Penyebab pink eye pada kambing dan domba adalah Rickettsia (Colesiota) conjuctivae, Mycoplasma conjuctivae, Branhamella catarrhalis dan Chlamydia.

Cara penularan agen penyakit ini melalui kontak dengan ternak terinfeksi, debu, lalat, rumput, dan percikan air yang tercemar. Gejala klinis akan terlihat setelah masa inkubasi 2-3 hari hingga 3 minggu.

Penyakit Scabies Pada Ternak Kambing

Scabies adalah gangguan pada permukaan kulit akibat infestasi ektoparasit (tungau Sarcoptes Scabiei). Penyakit ini akan menyebabkan dermatitis gatal yang parah.

Parasit tungau penyebab scabies setelah menginfeksi ternak kemudian akan menembus kulit, menghisap cairan limfe dan juga memakan sel-sel epidermis pada hewan.

Penyakit scabies akan menimbulkan rasa gatal yang luar biasa sehingga kambing atau ternak yang terserang akan menggosokkan badannya ke kandang.

Penyakit Mastitis Pada Ternak Kambing

Penyakit mastitis atau penyakit radang ambing adalah penyakit yang disebabkan infeksi bakteri. Faktor predisposisi akibat sanitasi/keberhasilan yang kurang baik.

Mastitis banyak terjadi pada awal masa produksi susu (setelah melahirkan). Bakteri dari kandang yang kotor masuk melalui lubang putting dan akan mengakibatkan terjadinya mastitis.

Menjaga kebersihan kandang, kebersihan ternak, dan kebersihan saat pemerahan susu adalah strategi pencegahan tidak terinfeksinya mastitits.

Penyakit Orf Pada Ternak Kambing

Penyakit Orf merupakan nama lain dari Ecthyma Contagiosa yakni penyakit kambing dan domba menular yang umum dan merupakan penyakit virat yang sangat infeksius.

Penyakit ini disebabkan virus parapox dari family poxviridae dan termasuk dalam genus parapox virus. Virus ini sangat tahan terhadap pengaruh udara luar dan kekeringan, tetapi hidup di luar sel selama beberapa bulan, serta dapat hidup beberapa tahun pada keropeng kulit.

Penyakit Miasis Pada Ternak Kambing

Miasis adalah istilah yang digunakan untuk adanya infeksi pada organ atau jaringan tubuh kambing oleh larva-larva lalat (maggot).

Larva-larva ini akan menyerang dan memakan jaringan-jaringan sel. Kejadian myasis selalu didahului adanya luka traumatik atau luka pasca melahirkan.

Penyakit Cacing Pada Ternak Kambing

Parasit pada saluran cerna kambing dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan produktifitas atau menyebabkan kematian pada kasus akut. Cacing parasit asuk ke dalam tubuh ternak melalui pakan hijauan yang telah terinfestasi larva parasit.

Nah, itu tadi 7 penjelasan tentang penyakit pada kambing PE dewasa yang bisa kaian pelajari. Pada intinya lebih baik mencegah ya guys, dari pada mengobati. Jadi beternaklah dengan baik.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *