Ciri-Ciri Kambing Etawa Mandul

Oh, Ternyata Ini Ciri-Ciri Kambing Etawa Mandul

Ciri-Ciri Kambing Etawa Mandul – Kambing etawa adalah kambing Jamnapari yang berasal dari daerah Jmnapari India. Kambing etawa merupakan kambing dwiguna, yaitu sebagai kambing penghasil susu dan kambing penghasil daging. Dan kambing etawa sangan dikenal di kawasan Asia, utamanya Asia Tenggara. Di Indonesia kambing etawa pun dikembangbiakan, namun lebih banyak peranakannya, yakni Kambing Peranakan Etawa, persilangan antara Kambing Etawa dengan kambing lokal.

Nah, kali ini Ayobudidaya.com akan membahas lebih spesifik, yakni mengenai ciri-ciri kambing etawa mandul. Seperti kita ketahui, mandul adalah tidak memiliki keturunan. Hal ini dirasa penting agar kita mengentahui seperti apa ciri-ciri kambing etawa mandul dan bagaimana tindakan yang harus dilakukan.

Ciri-Ciri Kambing Etawa Mandul

A. Ciri-Ciri Pejantan Kambing Etawa Mandul

Seperti kita ketahui, bahwasannya kambing etawa jantan akan mulai birahi pada umur 6 – 8 bulan. Ciri-ciri kambing etawa jantan yang birahi dapat dicirikan dengan melohat gerak-geriknya, seperti kaki depan yang berwarna coklat-kuning-kotor. Jika pada umur tersebut ke atas kaki depan kambing etawa jantan terlihat bersih, maka bisa jadi kambing etawa jantan tersebut mandul.

Baca Juga : Cara Mempercepat Kambing Birahi

Untuk itu, kita harus melakukan beberapa hal agar bisa mengetahui pejantan etawa adalah pejantan yang baik atau bukan. Langkah awal untuk memilih seekor kambing etawa jantan yang normal adalah mengetahui umur pejantan tersebut. Cara mengetahui umur seekor kambing dapat dilihat dari gigi. Jika pejantan tersebut sudah rampas giginya atau mulai poel satu (sekitar 1 – 1.5 tahun) maka kambing pejantan tersebut harusnya sudah birahi. Jika kaki pejantan etawa tersebut berwarna coklat-kuning-kotor maka hampir bisa dipastikan kambing tersebut tidak mandul.

B. Ciri Indukan Kambing Etawa Mandul

Seperti kita ketahui, kambing etawa betina birahi akan dimulai pada umur 6 bulan. Pada umur tersebut agak sulit untuk menentukan secara fisik apakah seekor kambing etawa betina mandul atau tidak. Kendati demikian, kambing etawa betina yang mandul dapat dinilai jika umurnya sudah agak tua, yakni poel dua keatas (1,5 tahun keatas).

Pada umur ini umumnya kambing etawa betina sudah pernah beranak 1 kali. Logikanya jika kambing pernah beranak maka ukuran ambing kambing tersebut sudah berubah bentuk. Ukuran ambing sudah lebih besar daripada ukuran kambing etawa betina dara (calon indukan).

Jika dijumpai kambing etawa betina yang sudah tua, poel dua keatas, jembrak belakang lebat namun ukuran ambing masih kecil seperti dara maka hampir bisa dipastikan kambing tersebut mandul. Ada kalanya ambing jenis tersebut dapat diperah mengeluarkan sedikit cairan seperti susu berwarna bening. Namun hendaknya peternak waspada dan tidak tertipu dengan jenis kambing etawa betina seperti ini.

Atau bisa dilakukan pengamatan seperti ini, kambing etawa betina yang baru masuk ke tempat / kandang baru dapat mengalami masalah birahi. Karena itu diperlukan perhatian khusus dari peternak untuk mencegah atau menangani ternak kambing etawa mandul.

Baca Juga : Perbedaan Kambing Etawa dan Kambing PE

Memeriksa Kebuntingan

Kambing etawa betina yang bunting tidak akan menampakkan nafsu birahinya. Kambing etawa betina yang bunting harus dipisahkan dari kambing lainnya dan dimasukkan dalam kandang tersendiri.

Penempatan Kandang

Setelah dipastikan kambing etawa betina tidak bunting, ada baiknya kambing etawa betina dikumpulkan dengan calon pejantan kecil yang sedang birahi. Pemilihan calon pejantan kecil bertujuan untuk memancing birahi kambing etawa betina tanpa harus mengawini kambing etawa betina yang belum siap birahinya. Jangan melakukan ini pada kambing etawa yang bunting.

Pengaturan Pakan

Pemberian pakan konsentrat agak dikurangi atau bahkan dihentikan. Tujuannya agar kambing etawa betina tidak terlalu gemuk sehingga dapat mengurangi birahinya. Pakan hijauan tetap diberikan namun porsinya tidak boleh terlalu banyak atau berlebihan. Pemberian daun Sengon sangat bagus untuk meningkatkan birahi kambing etawa betina. Selain mudah dicerna, daun Sengon juga bersifat panas di perut.

Kesehatan Kambing

Secara rutin kambing etawa betina dimandikan untuk menjaga kesehatan kambing. Setelah dimandikan, kambing etawa betina dapat dilepas (diumbar) dan dijemur di waktu pagi atau sore agar tetap kuat dan aktif. Kambing etawa yang kuat dan aktif akan terjaga birahinya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *