Manajemen Kesehatan Ayam Broiler

Manajemen Kesehatan Ayam Broiler

Manajemen Kesehatan Ayam Broiler – Ayam broiler atau ayam potong merupakan ayam tipe pedaging hasil teknologi persilangan antara ayam Cornish dengan Plymouth Rock. Ayam broiler dikenal sebagai ayam yang memiliki karakteristik ekonomis, pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging, konversi pakan rendah, dan dapat dipanen dengan cepat.

Selain itu, ayam broiler dikenal sebagai daging dengan serat lunak. Menurut Nort and Bell (1990), ayam broiler adalah galur ayam hasil rekayasa teknologi yang memiliki karakteristik ekonomis dengan ciri khas pertumbuhan cepat sebagai penghasil daging, masa panen pendek dan menghasilkan daging berserat lunak, timbunan daging baik, dada lebih besar dan kulit licin.

Menurut Rasyaf (1999) ayam broiler merupakan ayam pedaging yang mengalami pertumbuhan pesat pada umur 1 – 5 minggu. Selanjutnya dijelaskan bahwa ayam broiler yang berumur 6 minggu sudah sama besarnya dengan ayam kampung dewasa yang dipelihara selama 8 bulan.

Baca : Penyakit Pada Hewan Ternak yang Disebabkan Virus

Dalam usaha ternak ayam potong maka yang harus diperhatikan adalah manajemen kesehatannya. Manajemen kesehatan ayam broiler dinilai penting karena menyangkut keberlangsungan usaha. Ternak yang sakit lebih sulit diobati dan menimbulkan kerugian yang sangat besar. Untuk itu kita harus bisa melakukan manajemen kesehatan ayam broiler dengan baik.

Manajemen Kesehatan Ayam Broiler

A. Pelaksanann Penanganan Kesehatan

Program pencegahan penyakit merupakan salah satu kunci sukses usaha beternak ayam broiler secara komersil. Program ini mutlak dijalankan, apalagi iklim di Indonesia termasuk iklim tropis hingga faktor stress sebagai pemicu terjadinya penyakit cukup tinggi, waktu setiap satu siklus pemeliharaan ayam broiler komersil sangat pendek, biasanya jika ayam terinfeksi penyakit, sampai proses pemanenan, performa ayam menjadi jelek dan harga jual menjadi murah.

Program pencegahan penyakit erat hubungannya dengan program sanitasi, vaksinasi dan program pengobatan dini pada umur tertentu ketika gejala ayam sakit mulai tampak, program ini dikatakan berhasil, jika dalam satu siklus pemeliharaan ayam broiler yang dipelihara terbebas dari gangguan penyakit yang merugikan.

Beberapa kerugian jika ayam broiler komersil terserang penyakit adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat kematian yang relatif tinggi
  2. Konversi pakan yang tinggi
  3. Tingkat pertumbuhan menurun dan BB lebih rendah dari standar
  4. Pertumbuhan ayam tidak merata, lemas dan mudah mati
  5. Performa ayam jadi jelek dan karkas berwarna merah
  6. Biaya produksi menjadi tinggi

B. Karakteristik Ayam Broiler Sakit

Baca : Ciri-Ciri Ayam Sakit dan Penyebab Terjadinya Penyakit

Untuk mengetahui ayam yang sakit, perlu dipahami karakteristik sebagai berikut :

  1. Tingkah laku pada ayam sakit ayam akan murung, tenang, diam dan paling parah adalah semua bagian tubuh berada di tanah (seperti induk mengeram).
  2. Nafsu makan hilang (kurang makan) dan minum yang berlebihan.
  3. Nafas terengah-engah dan mulut dibuka. Terdengar suara saat bernafas (biasanya terdengar jelas pada malam hari) dan kadang bersin saat makan.

C. Penyebab Terjadinya Penyakit

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ayam menjadi sakit, yaitu mikroorganisme, cacat bawaan dan nutrisi. Jenis penyakit yang sering muncul di Farm Pembagian adalah ngorok / cekrek yang disebabkan oleh virus.

Ngorok atau CRD merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran pernafasan sehingga kualitas udara harus benar-benar dijaga. Untuk menghindari penyakit ini lingkungan kandang harus bersih segar dan tidak pengap dan tidak lembab, kepadatan kandang harus menjadi perhatian agar sirkulasi udara lancar, suhu kandang dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan, memilih bibit unggul yang sudah terpercaya, menyediakan air minum yang bersih, melakukan biosecurity kandang dan sekitarnya, memberikan suplemen yang mempercepat respon pengobatan.

Baca : Cara Mengobati Penyakit Gumboro pada Ayam Broiler

D. Penanganan pada ayam yang mengalami cekrek/ngorok

Salah satu cara mencegah ngorok / cekrek pada ayam anda adalah menghilangkan sumber terjadinya ngorok seperti yang telah diuraikan diatas, ada juga Cara mengatasi penyakit CRD dengan memberikan suplemen untuk melawan infeksi penyakit serta mencegah masuknya penyakit serta mencegah masuknya penyakit lainnya saat kondisi ayam lemah.

Nah itu dia secara detil dijelaskan bagaimana manajemen kesehatan ayam broiler diperlukan dan harus kita perhatikan. Semoga artikel ini bermanfaat. Baca artikel lainnya di ayobudidaya.com.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *