cara merawat burung kacer

Cara Merawat Burung Kacer Agar Tetap Sehat dan Kuat

Cara Merawat Burung Kacer menjadi salah satu hal penting yang harus dipelajari agar burung kacer peliharaan tetap sehat, kuat, bersuara lantang dan gacor terus.

Karena beragam burung kacer dengan tujuan budidaya dan usaha ternaknya. Di antaranya ada yang menggunakan burung kacer sebagai bakalan, ada yang dijadikan burung kacer mabung, ada yang untuk lomba, dan ada yang sekedar menjadi hewan ternak di rumah untuk dinikmati bunyinya.

Tentu berbagai macam tujuan tersebut berbeda juga cara merawatnya. Maka dari itu ayobudidaya.com akan membahas satu per satu tentang bagaimana cara merawat burung kacer ini.

Nantinya kita akan membahas tentang cara merawat kacer bakalan, cara merawat burung kacer mabung, cara perawatan kacer untuk lomba, cara merawat kacer yang baik, cara merawat kacer biar gacor terus, cara merawat kacer biar jinak dan gacor, cara merawat kacer rumahan agar rajin bunyi, sampai kacer biar gacor ngeplong.

Cara Merawat Burung Kacer

Adapun cara merawat burung kacer mabung maupun cara merawat kacer biar gacor terus kita bisa melakukannya dengan beberapa cara.

Misalnya cara pertama adalah dengan mengenal karakter burung kacer yang kita pelihara. Adapun karakteristik dari burung kacer adalah sebagai berikut:

  1. Burung kacer mudah beradaptasi dengan lingkungan dan mudah jinak.
  2. Burung kacer merupakan burung petarung yang cukup kuat, selain itu burung ini memiliki postur yang gagah dan kokoh.
  3. Burung kacer mudah marah.
  4. Burung kacer dapat mbagong atau mbedesi dalam kondisi tertentu. Jika ini terjadi, harga burung kacer dapat turun drastis hingga ratusan ribu. Untuk itu, perlu diketahui, kenapa burung kacer mbagong, dalam hal ini biasanya disebabkan, pemberian suplemen makanan yang terlalu banyak, sedang tinggi birahi, atau sedang dalam kondisi stres.

Cara Merawat Burung Kacer Tetap Prima dan Tidak Mbagong

Untuk mencegah terjadinya mbagong, dan memastikan burung kacer tetap prima, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Misalnya dengan beberapa cara perawatan burung kacer berikut ini:

  • Pertama, membersihkan sangkat setiap harinya. Tujuannya tidak mudah terserang penyakit.
  • Kedua, memandikan burung kacer peliharaan secara teratur, pagi dan sore hari. Tujuannya agar tidak terserang kutu dan penyakit.
  • Ketiga, burung kacer diletakan di area yang segar dan kaya akan oksigen. Biasanya setelah burung kacer dimandikan, selanjutnya adalah dengan mengangin-anginkannya di tempat yang rindang dan asri.
  • Keempat, memberikan yang bergizi dan disukai burung kacer. Makanan untuk burung kacer yang berkualitas baik adalah, voer sebagai makanan utama, jangkrik dan kroto sebagai makanan tambahan.
  • Kelima, rajin menjemur burung. Waktu penjemuran burung di pagi hari, yakni jam 07 sampai jam 09 pagi. Hal ini agar burung kacer mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari.
  • Keenam, pastikan sangkar burung selalu tertutup. Jadi, setelah burung kacer dimandikan dan diberi makan, serta dijemut, burung kacer dimasukkan kembali ke dalam sangkat yang tertutup. Ini adalah metode dalam melatih burung tersebut agar menjadi juara dan cara merawat kacer biar gacor terus.
  • Ketujuh, melatih burung kacer. Hal ini pastinya yang kita inginkan adalah burung kacer yang dimiliki menjadi master dan selalu juara ketika bertarung. Cara melatihnya bisa dengan mendengarkan suara MP3, yakni didengarkan suara Cucak Jenggot, Parkit, Sogok Ontong, dan Gereja Tarung dari hp atau dvd.

Cara Merawat Kacer Bakalan

Selanjutnya adalah cara merawat kacer bakalan. Dalam cara merawat kacer bakalan sebenarnya hampir serupa dengan cara merawat burung kacer pada umumnya.

Hanya saja, misalkan, jika yang dirawat, kacer bakalan adalah kacer hutan yang baru saja ditangkap. Maka dalam cara merawat burung kacer ini diperlukan beberapa tahap, misalnya tahapan prakondisi. Karena harapannya burung kacer yang ditangkap akan rajin berbunyi.

Untuk itu, ada beberapa cara merawat kacer biar jinak dan gacor jika memperoleh burung kacer dari hutan, berikut yang harus diperhatikan cara merawat burung kacer bakalan:

  1. Penjinakan kacer bakalan, khususnya burung kacer dari tangkapan hutan. Tapi kalau dari penangkar hanya butuh adaptasi lingkungan saja.
  2. Hal yang harus diperhatikan jika cara merawat kacer hasil tangkapan hutan adalah burung kacer tangkapan hutan takut melihat orang, termasuk pemiliknya. Bahkanm suara yang terlalu keras seperti mesin cuci, televisi, maupun hewan ternak lainnya. Maka kerap stres seperti ternak ayam broiler, dan perlu dilatih.

Nah untuk itu, perlu ada tahapan-tahapan agar burung kacer terlatih, yakni dengan merawatnya dengan baik. Adapun cara merawat kacer dengan baik dan benar adalah sebagai berikut:

  1. Burung kacer dilatih untuk makan voer. Ini berlaku untuk burung kacer hasil tangkapan dari hutan.
  2. Latih agar burung kacer rajin berkicau. Dalam tahapan ini, caranya adalah dengan memberikan pakan tambahan atau extra fooding (EF) yang mempunyai kandungan protein tinggi.
  3. Pakan burung kacer yang kaya protein di antaranya, jangkrik, belalang, dan cacing tanah.
  4. Pakan yang diberikan dengan beberapa tahapan yang baik dan benar akan membuat burung kacer jinak. Jadi cara merawat burung kacer ini tidak sekedar akan membuatnya terus bersuara, tapi jinak terhadap pemiliknya.
  5. Kacer lebih sering dimandikan agar tubuhnya tetap segar dan burung lebih cepat berbunyi.

Itulah hal hal penting tentang cara merawat burung kacer yang bisa kita lakukan. Semoga informasi ini bermanfaat. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terimakasih.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *