cara menyusun ransum ternak ruminansia

Cara Menyusun Ransum Ternak Ruminansia

Ayobudidaya.comCara Menyusun Ransum Ternak Ruminansia adalah salah satu teknologi pengolahan pakan ternak seperti kambing, sapi potong, sapi perah, kerbau dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan protein maupun energi, mineral dan lainnya.

Karena kebutuhan pakan ternak ruminansia per hari sangat tinggi. Sehingga diperlukan ransum ruminansia yang memiliki kandungan nutrisi yang komplit.

Maka tak heran, jika banyak informasi terkait tabel tabel yang dibutuhkan pada pakan ternak untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan, dan bahkan ada tabel batasan penggunaan bahan pakan ternak ruminansia juga.

Sebab, dalam metoe penyusunan ransum trial and error juga kerao diperhitungkan. Misalnya saja, ada tahap tahap menyusun pakan ternak sapi potong yang harus baik dan benar. Ketepatan menyusun formulasi ransum ternak ruminansia harus tepat.

Baik untuk ransum sapi potong maupun ransum untuk kambing. Baca juga: Menyusun Ransum Kambing Lengkap, Ini Formulasinya.

Cara menyusun ransum ternak ruminansia ini pun cukup mudah. Banyak peternak yang sudah melakukannya. Ransum ransum ini menjadi pakan alternatif dan bahkan menjadi pakan utama pada peternakan.

Contohnya sebagai pakan penggemukan sapi limosin. Baca : Cara Penggemukan Sapi Limosin Agar Cepat Gemuk. Dan bahkan ada banyak car ayang bisa dilakukan dalam menyusun ransum sapi sederhana.

Sama halnya untuk sapi perah. Ada banyak cara membuat ransum sapi perah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sapi perah tersebut.

Tinggal bagaimana kita meramu dan mengemas dalam satu formulasi yang disusun dengan mempertimbangkan syarat dari bahan pakan ternak ruminansia itu sendiri.

Maka dari itu, kali ini, selain menjelaskan tentang syarat menyusun ransum kita juga akan mempelajari tentang cara menyusun ransum ternak ruminansia.

Cara Menyusun Ransum Ternak Ruminansia

Dalam hal ini kita perlu mengoptimalkan praktikum cara pembuatan ransum pada ternak ruminansia dan cara cara menyusunnya.

Ada beberapa alat dan bahan yang juga perlu disiapkan, di antaranya adalah seperti silo, terpal, ember, dan karung. Serta beberapa alat dan bahan lainnya yang diperlukan dalam pembuatan atau penyunannya.

Sedangkan bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah dedak, bungkil, premix, urea, amoniasi jerami, silase pelepah dan daun sawit, serta molases.

Alat dan bahan dalam menyusun ransum ternak ruminansia ini penting tersedia untuk membantu dan memudahkan apa yang akan dikerjakan.

Sehingga nantinya tak ada persoalan dalam penanganan sewaktu menyusun ransum. Hal inilah yang harus disiapkan bagi peternak ketika akan menyusun ransum untuk pakan ternak.

Cara Membuat Ransum Ternak Ruminansia

Selanjutnya tentang cara kerja, atau cara membuat atau menyusun ransum ternak ruminansia yang sudah kita siapkan alat dan bahannya di atas.

Cara kerjanya sangat sederhana, baik pemula ataupun yang biasa bisa melakukannya. Karena ada banyak petunjuk yang bisa kita gunakan untuk membuat ransum ternak ruminansia ini.

Caranya juga sangat sederhana. Sehingga tidak menyulitkan. Hanya saja memang yang perlu diperhatikan adalah terkait kompisisinya harus pas.

Baik dari kandungan nutrisi yang dibutuhkan maupun kuantitas yang akan diberikan sebagai pakan ternak dalam bentuk ransum. Adapun cara kerjanya sebagai berikut:

  1. menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan dengan perhitungan formulasi sesuai dengan takaran dengan perbandingan konsentrat 54% : hijauan 46% (formulasi ada di lampiran);
  2. mencampur dedak dan bungkil terlebih dahulu dengan urea yang telah dilarutkan dalam air, premix, dan molases sampai homogen;
  3. memisahkan antara silase pelepah dan daun sawit serta amoniasi jerami padi (produk hijauan dan konsentrat diberikan terpisah);
  4. menyimpan ransum untuk kemudian siap diberikan kepada kambing.

Formulasi Ransum Ternak Ruminansia

Untuk formulasi ransum ternak ruminansia ini juga selain ketersediaan bahan yang kontinyu, tetapi juga kompisisi yang pas. Jadi yang harus dipikirkan bukan hanya bahan pakan saja.

Tetapi bagaimana kandungan Protein, Karbohidrat dan lain halnya. Setelah mengetahui nilai, kita cari tahu kebutuhan nutrisi pada ternak. Baru dibuat formulasinya.

Adapun formulasi ransum ternak ruminansia dan kandungan bahan bahan dalam pembuatan ransumnya adalah sebagai berikut:

No

Bahan Pakan

Formulasi BK PK

LK

SK Abu BETN
1 Dedak 32,9% 88,82 11,98 10,8 12,44 6,32 58,46
2 Bungkil Sawit 15,0% 92,02 18,37 15,53 22,6 4,65 38,35
3 Premix 1% 1,0% 99 0 0 0 0 0
4 Urea 1% 0,1% 0 261,9 0 0 0 0
5 Jerami Padi Amoniasi 12,0% 92 5,31 3,32 32,14 22,25 36,68
6 Silase Daun Sawit 34,0% 46,18 14,12 4,37 21,52 13,4 46,59
7 Molases 5% 5,0% 82,4 3,94 0,3 0,4 11 84,36
jumlah total 100%

Selanjutnya ada kandungan formulasi dari bahan bahan di atas:

No Bahan Pakan formulasi BK formulasi PK formulasi LK formulasi SK formulasi abu formulasi BETN
1 Dedak 29,22 3,94 3,55 4,09 2,08 19,23
2 Bungkil Sawit 13,80 2,76 2,33 3,39 0,70 5,75
3 Premix 1% 0,99 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
4 Urea 1% 0,00 0,26 0,00 0,00 0,00 0,00
5 Jerami Padi Amoniasi 11,04 0,64 0,40 3,86 2,67 4,40
6 Silase Daun Sawit 15,70 4,80 1,49 7,32 4,56 15,84
7 Molases 5% 4,12 0,20 0,02 0,02 0,55 4,22
jumlah total 74,88 12,59 7,78 18,68 10,55 49,45
Kebutuhan 12-13 <8 17-19 <11 >55

Cara Menghitung Dalam Menyusun Ransum Ternak Ruminansia Per Kg

Terakhir adalah yang bisa kita pelajari yakni cara menghitung penyusunan ransum ternak ruminansia per kg nya. Apakah sudah sesuai dan sudah ideal dibutuhkan ternak.

Sehingga komposisi ini pas, tidak kurang dan tidak lebih. Selain itu juga ini bisa memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan dalam membuat ransum ternak ruminansia per kg nya.

Berikut cara menghitung susunan ransum ternak ruminansia yang telah kita siapkan di atas. Caranya adalah seperti hitungan berikut ini:

  • Dedak
    100/54 x 32,9=60,897
    100/88,82 x 60,897=68,509∶2=34,254 kg
  • Bungkil
    100/54 x 15=27,765
    100/92,02 x 27,765=30,152∶2=15,076 kg
  • Premix
    100/54 x 1=1,851
    100/100 x 1,851=1,851∶2=0,925 kg
  • Urea
    100/54 x 0,1=0,185
    100/100 x 0,185=0,185∶2=0,092 kg
  • Amoniasi jerami padi
    100/46 x 12=26,076
    100/50,09 x 26,076=52,047∶2=26,023 kg
  • Silase daun dan pelepah kelapa sawit
    100/46 x 34=73,882
    100/46,18 x 73,882=159,954∶2=79,977 kg
  • Molases
    100/54 x 5=9,255
    100/43,69 x 9,255=21,175∶2=10,857 kg

Baca Juga: Makalah Nutrisi Ternak Ruminansia

Secara sederhana beberapa hal di atas bisa dipraktikan secara manual, dan sekala peternakan rakyat. Tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengkompoisisikan dengan baik dan menjadi ransum yang baik untuk ternak.

Nah informasi ini biasanya juga untuk menguatkan data data jurnal ransum ternak ruminansia yang ada saat ini dan untuk menjadi makalah terkait persoalan pakan ternak ruminansia.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Informasi yang bisa menjadi rujukan dari segala persoalan pada pakan ternak. Semoga bermanfaat. Terimakasih. Salam.

Kaseto Efendi Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *