cara menetaskan telur itik

Cara Menetaskan Telur Itik (Bebek) di Mesin Penetas

Ayobudidaya.comCara Menetaskan Telur Itik atau bebek harus dilakukan dengan baik dan benar. Meski dengan teknik sederhana dan manual, secara alami maupun menggunakan mesin tetas setidaknya dilakukan dengan kehati-hatian.

Hal ini untuk memastikan penetasan telur yang berlangsung berhasil. Maka sebenarnya dalam menetaskan telur, apapun, baik pada budidaya ayam joper maupun pada ternak bebek harus sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Kalau secara alami cukup dengan induk yang bertelur. Pemilik memastikan tempat tempat yang aman dan nyaman untuk menetaskan.

Kalau menggunakan mesin tetas, kita bisa mendapatkan mesin tetas di toko toko maupun buat sendiri. Ada banyak cara membuat mesin penetas telur bebek. Kita bisa mengikuti petunjuk petunjuk cara membuatnya.

Bahkan di internet-internet juga banyak informasi cara membuat dan bagaimana cara menetaskannya. Caranya sama seperti menetaskan telur ayam ataupun bebek lokal pada umumnya.

Bahkan kalau ayam, ada cara menetaskan telur ayam dengan kardus. Mari kita tengok bagaimana cara menetaskan telur itik yang baik dan benar.

Cara Menetaskan Telur Itik / Bebek Secara Manual

Ada banyak usaha penetasan telur bebek yang dilakukan di Indonesia. Dan sudah ada banyak cara yang disampaikan, dipublish dan diinfomrasikan tentang tata cara menetaskan telur itik dengan baik dan benar.

Jadi dalam menetaskan ini tak terlalu sulit. Ada banyak cara, dengan bantuan mesin tetas atau secara alami dari indukan bebek tersebut.

Dan berikut ini, beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menetaskan telur itik atau telur bebek yang dimiliki untuk proses DOD atau bebek anakan adalah sebagai berikut:

Cara Cara Menetaskan Telur Itik Dengan Mesin Tetas

  1. Memberikan waktu 2 minggu itik jantan dan betina untuk kawin. Ini salah satu cara mengawinkan itik. Ini untuk mempengaruhi tingkat kesuburan yang baik pada itik.
  2. Jika ingin mengambil telur, ambilah setiap hari, dan memastikan telur yang didapatkan tetap bersih. Lalu, simpan telur tersebut ke tempat yang sejuk, namun tidak terlalu dingin dan putarlah telur itik tersebut satu kali setiap harinya. Hal ini untuk memastikan membran telur tidak melekat cangkang telur.
  3. Telur telur tersebut disimpan 7 – 10 hari sebelum diinkubasi. Inkubasi dilakukan pada semua telur secara bersamaan. Hal ini agar semua telur berkembang secara bersamaan.
  4. Lalu inkubator atau mesin tetas telur bebek disiapkan untuk telur-telur yang telah diambil. Pada mesin tetas atau inkubator sudah ada petunjuk teknis penggunaan. Silakan dilihat.
  5. Selanjutnya, kita bisa mengatur suhu inkubator mencapai 37,5 derajat Celcius dan tingkat kelembaban mesin tetas mencapai 86%.
  6. Jangan lupa menyalakan mesin tetas inkubator telur ini selama  1-2 hari sebelum telur-telur itik tersebut diletakkan di dalam mesin inkubator. Ini dapat menjaga agar temperatur udara di dalam inkubator stabil.
  7. Pastikan kelembaban inkubator tetap terjaga. Caranya dengan mengisi air ke dalam wadah air di Inkubator yang telah disiapkan. Cara lengkapnya bisa mengikuti beberapa intruksi yang tertera pada mesin tersebut. Atau cara lainnya bisa dengan menyemprotkan air ke telur yang tengah diputar posisinya.
  8. Atau cara lainnya adalah dengan manual dan alami yakni membiarkan induknya yang mengerami dan menetaskan. Hal ini juga sebenarnya untuk memudahkan itik diurus dan dibiakan oleh induknya.
  9. Jika telur sudah dimasukan ke mesin inkubasi. Selanjutnya memastikan memutar telur sebanyak 3 kali dalam sehari.
  10. Jangan lupa untuk setiap hatinya memutar telur. Jadi, memang telur itik yang diinkubasi harus diputar. Jika mesin tetasnya manual, maka harus diputar manual secara ganjil dalam sehari, jadi bisa 3 dan bisa 5. Namun jika sudah modern, ada yang secara otomatis memutar telur tersebut.

Perlakuan Minggu Pertama Telur Itik di Mesin Tetas

Pada satu minggu pertama telur itik di inkubasi, pastikan selalu periksa kesuburan telur. Cara yang bisa dilakukan untuk memeriksa kesuburan telur bebek ini adalah dengan menggunakan metode candling.

Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah telur telur itik yang diinkubasi subur dan atau tidak menunjukan tanda tanda keseburan sehingga bisa di afkir. Tata cara cek kesuburan telur itik adalah :

  1. Lakukan di ruangan yang sangat gelap dan senter kecil memberikan cahaya pada telur dengan cara dipegang dan diangkat.
  2. Jika terlihat jelas adanya pembuluh-pembuluh darah, kemungkinan besar telur hidup.
  3. Ulangi proses candling pada telur itik ini setiap satu minggu sekali. Lalu, buang telur yang tidak hidup.

Selanjutnya beberapa tahap yang harus dilakukan adalah masa inkubasi yang berlangsung selama 1 minggu ini berlanjut hingga 28 hari.

Oh iya, jenis jenis itik memiliki jangka waktu berbeda ya untuk masa inkubasinya. Contohnya saja:

  • Itik Mallard waktu tetas sekitar 26,5 – 27 hari inkubasi.
  • Itik Runner membutuhkan 28,5 hari inkubasi.
  • Itik Muscovy membutuhkan waktu inkubasi sekitar 35 hari.
  • Rara rata waktu inkubasi telur itik membutuhkan waktu sekitar 28 hari.

Baca: Peluang Usaha Budidaya Bekicot dan Analisanya

Selanjutnya tahapan tahapan yang berlangsung adalah memastikan penetasan telur berjalan dengan sendirinya. Proses waktu yang dihabiskan bisa 3-5 hari, bahkan bisa lebih lama.

Jadi sabarlah. Jangan panik dan khawatir. Anak anak itik tersebut tetap baik berada di dalam cangkang telurnya, selama 1-2 hari kedepan. Ini mereka tengah menyerap kuning telur yang masih tersisa.

Memang masing masing jenis itik berbeda. Misalnya saja contoh itik call yang mampu memecahkan cangkang telur dari dalam. Namun, jika memang itik kesulitan untuk keluar, dan cangkang sudah mulai sedikit pecah, maka bantulah.

Segeralah dibantu dengan hati hati. Bisa caranya dengan menggunakan capitan kecil untuk membuat lubang pada cangkang telurnya. Namun jiika terlihat atau terjadi pendarahan, segera dihentikan.

Selanjutnya, jika sudah menetaskan, biarkan anak itik tersebut ada di inkubator selama 12 jam setelah penetasan. Biasanya setelah menetas dan terlepas dari cangkangnya, anak itik akan berjalan oleng, dan bahkan dapat tersandung di setiap geraknya.

Ini adalah hal yang wajar. Namun kita bisa melakukan beberapa cara, yakni dengan memindahkan anak itik tersebut ke kandang khusus yang telah disiapkan.

Misalnya, kita bisa gunakan boks plastik dengan tutup kecil yang dijadikan kandang anak itik. Jangan lupa tambahkan lampung bohlam dengan kapasitas 250 watt.

Nantinya lampu bohlam tersebut tak sekedar menjadi pencahayaan bagi itik namun juga penghangat itik selama 1 – 2 minggu pertama. Memasuki tiga minggu dan setelahnya anak itik tak lagi memerlukan lampu penghangat tersebut.

Ciri Ciri Anak Itik Tidak Nyaman

Ada beberapa ciri ciri tidak nyaman dan butuh perhatian anak itik di dalam kandang khusus ketika kita telah pindahkan. Di antaranya adalah:

  1. Ketika anak itik berkumpul di bawah lampu bersamaan, anak itik tersebut kedinginan. Yang bisa kita lakukan pindahkan lampu ke tempat yang tepat, dan pastikan hangat yang diterima merata ke seluruh bagian kandang.
  2. Ketika anak-anak itik menjauhi lampu yang disiapkan, bisa jadi terlalu panas, caranya tinggikan, dan pastikan merata dan tidak terlalu panas.
  3. Kita bisa melepas lampu, ketika anak itik sudah tidak lagi tidur di bawah lampu.

Langkah selanjutnya adalah memastikan anak itik dapat tinggal sendiri selama tiga hari pertama dan jangan biatkan itik mengikuti siapapun selama 3 hari pertamanya. Jika mengikuti, ini nantinya masalah karena akan terus mengikuti.

Baca Juga: Cara Beternak Itik Yang Paling Mudah Untuk Pemula

Kita ketahui ada beberapa langkah dalam menetaskan telur itik dengan mesin tetas. Adapun beberapa cara tersebut di antaranya telah disebutkan di atas.

Selanjutnya tinggal tergantung kita sebagai peternak bagaimana cara beternak itiknya. Jika beternak dengan baik dan benar maka hasilnya akan maksimal.

Caranya pun mudah. Saran, beternak itik bukan sekedar menjadi tabungan. Tetapi memang ada banyak hal yang harus dilakukan dan dipikirkan.

Cara caranya pun sederhana. Bisa kita pelajari sembari berjalan memulai usaha penetasan itik dan beternak itik. Itulah yang bisa kita pelajari, semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih. Salam.

Mery Kusyeni Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *