cara membuat pakan belut

Cara Membuat Pakan Belut Organik dan Alami

Cara Membuat Pakan Belut – Sebelum memulai budidaya belut, lebih baik memahami artikel Ayobudidaya.com berikut ini. Kenapa? Dalam artikel ini membahas khusus tentang kebutuhan pakan belut pada budidaya belut. Apalagi jika dalam budidaya belut kita ingin belut yang dipelihara cepat besar dan cepat panen, tapi menggunakan pakan belut yang murah dan mudah di dapat. Sehingga budidaya belut bisa berkesinambungan.

Cara membuat pakan belut ini merupakan jenis pakan belut organik dan alami yang bisa kamu cari dan buat sendiri. Pakan ini cocok sebagai makanan belut peliharaan. Kebutuhan akan konsumi pakan belut sangatlah besar. Karena jumlah pakan sangat beriringan dengan panen belut yang akan dihasilkan.

Pakan belut alternatif juga bisa kita gunakan dengan keberadaan pakan alami yang ada di dalam kolam, seperti plangkton dan ikan-ikan kecil di dalam kolam bisa diandalkan. Pakan belut alternatif tersebut sangat membantu sebagai kesediaan pakan belut yang murah untuk bisa kita berikan kepada belut sebagai efisiensi dalam budidaya, namun memiliki manfaat yang tinggi untuk pertumbuhan yang besar bagi belut yang kita budidaya tersebut.

Akan tetapi pakan belut yang murah tersebut hanya bersifat cadangan atau tambahan yang bukan pakan utama. Apalagi kuantitas benih terbar sangat padat sementara jumlah pakannya terbatas, hal ini juga yang harus diperhatikan oleh peternak belut. Namun, jika tidak ingin repot peternak bisa beli pakan belut yang sudah jadi. Karena sudah banyak yang jual pakan belut di setiap daerah. Baik pakan belut berupa pellet maupun pakan belut yang masih alami pun banyak yang menjualnya.

Makanan belut agar cepat besar juga selalu peternak harapkan sebagai keberlangsungan budidaya. Tapi belut tidak perlu sehari tiga kali di kasih makan. Lalu, berapa kali belut diberi makan? Intensitas pakan belut cukup bisa diberikan seharu atau satu kali saja. Karena belut termasuk hewan nokturnal, maka yang waktu makannya selalu di malam hari.

Baca Juga : Proses Pemijahan Belut dan Pendederan

Maka, jarang petani memberikan pakan kepada belutnya di waktu siang hari. Waktu pemberian pakan belut dilakukan pada malam hari ini karena pada malam hari belut sedang sibuk bekerja mencari makan. Itulah waktu yang tepat untuk memberikan makan belut dan memastikan belut tumbuh besar dan cepat panen. Pakan yang dibutuhkan 200 gram dalam setiap minggunya.

Baca Juga : Proses Reproduksi Belut yang Harus Kamu Ketahui

Baca Juga : Cara Memilih Belut Berkualitas Terbaik

Lalu bagaimana cara membuat pakan belut organik dan alami :

  1. Cacing Tanah : cacing tanah adalah salah satu pakan belut yang menjanjikan. Maka banyak juga yang melakukan budidaya cacing untuk pakan belut. Belut sangat suka cacing. Cacing tanah adalah pakan alami dan organik terbaik yang mengandung protein yang sangat tinggi. Sehingga sangat baik bagi pertumbuhan belut. Kandungan nutrisi cacing dalam bentuk segar atau basah, Protein 16,3%, Karbohidrat 17%, Lemak 4,5%. Sedangkan dalam keadaan kadar kering 15%-20%, kandungan protein 53,5-71,5%. Pakan belut air bersih juga harus dilakukan, meskipun pakan yang diberikan cacing. Maka sebelum diberikan, cacing terlebih dahulu ditimbang dan dibersihkan dengan cara disiram air.
  2. Keong Mas : keong mas adalah bahan pakan belut yang juga diminati oleh belut. Selain itu keong mas memiliki protein 12%, calcium 217mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram keong dan sisanya mengandung energi, karbohidrat dan posfor. Sementara kondisi kering kandungan protein 57,76%. Cara memberikan pakan belut dengan keong dengan cara pisahkan daging keong dengan cangkangnya. Timbang daging keong sesuai kebutuhan bobot pakan belut perhari. Cincang keong kecil-kecil atau sesuaikan dengan mulut belut. Dan taburkan cincangan keong tepat disaluran air pada kolam belut. Tidak boleh menabur disembarang tempat. Karena belut hanya mencari makan disaluran air saja.
  3. Bekicot : cara membuat pakan belut dengan bekicot pun mudah. Sama seperti yang dilakukan pada penjelasan di keong mas di atas. Bekicot sangat baik sebagai pakan belut, ini karena belut memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Dalam kondisi kering, protein 54,29%-64,5%, lemak 4,18%, karbohidrat 30,45%, fosfor dan kasium. Cara pun sama, tidak boleh asal tabur, sesuaikan dengan cara memberi pakan keong mas. Dilakukan disaluran air.
  4. Cacing Sutera : Cacing sutera juga biasa dibudidaya oleh peternak. Cacing sutera biasa digunakan sebagai pakan benih belut. Ukurannya 1-3 cm. Cacing sutera disebut juga sebagai pakan alami terbaik seperti cacing tanah. Pakan organik yang memiliki nutrisi sangat tinggi. Dalam kondisi kering protein cacing sutera 51,9%, karbohidrat 20,3%, dan lemak 22,3%. Cara membuat pakan belut dengan cacing sutera yaitu dengan menakar berat cacing sutera sesuai kebutuhan, kemudian langsung dimasukan kedalam kolam belut.
  5. Kepiting air tawar : Kepiting jenis ini pun menjadi pakan alami dan organik terbaik untuk diberikan kepada belut. Cara membuat pakan belut dengan kepiting air tawar adalah dengan cara menumbuknya 200 gram temulawak lalu direbus dengan 1 liter air, setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Kepiting pun dicincang kemudian ditabur tepat disaluran.

Nah, itu dia pakan belut yang bisa kita berikan untuk belut cepat tumbuh besar dan cepat panen sesuai yang kita harapkan.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *