cara membuat kandang ayam broiler

Cara Membuat Kandang Ayam Broiler Dengan Ukuran Ideal

Ayobudidaya.com – Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tata cara membuat kandang ayam broiler. Baik ukuran ideal kandang yang diperlukan maupun bentuk kandangnnya. Selain itu juga kita perlu pertimbangkan aspek lokasi dan modal yang dimiliki.

Seperti kita ketahui, adanya lokasi dan modal, akan mempengaruhi bentuk kandang yang ingin kita buat. Karena berbeda model kandang ayam maka biaya pembuatan kandang ayam juga bervariasi, selain itu juga tergantung jenis kandangnya dan ayam yang akan dipelihara.

Nah, dalam hal ini, yang akan dilakukan dalam cara membuat kandang ayam broiler? Tentunya tentang bagaimana proses managemen budidaya ayam broiler dapat berjalan dengan baik. Nah sebenarnya di atas sudah dijelaskan sedikitnya.

Namun, satu hal yang harus dipertegas adalah, tentang konstruksi kandang harus disesuaikan dengan keadaan lokasi dan modal yang dimiliki. Namun, dalam membuat kandang ayam potong ini kita harus berpegang pada prinsip pembuatan kandang, yakni kandang ayam yang kuat dan kokoh, murah, serta dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada ayam.

Faktor-Faktor Yang Diperhatikan Untuk Membuat Kandang Ayam Broiler

  • Kekuatan kandang harus diperhitungkan dalam pembuatan kandang karena berkenaan dengan keselamatan ayam dan pekerja kandang.
  • Kandang harus bisa kuat (kokoh) terhadap terpaan angin dan mampu menahan beban ayam.
  • Pembangunan kandang hendaknya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan di daerah setempat tanpa mengurangi kekuatan kandang.
  • Kandang perlu dirawat setelah terbangun dan digunakan agar tetap awet.
  • Jika menggunakan bahan yang murah dan mudah didapat, akan memperingan biaya perawatan kandang.

Cara Membuat Kandang Ayam Broiler

A. Cara Membuat Kandang Terbuka (Open House) Untuk Ayam Broiler

Berikut ini yang harus diperhatikan:

A.1 Atap Kandang Terbuka

  • Bentuk atap yang digunakan adalah tipe monitor. Alasannya, bentuk atap tipe monitor baik digunakan untuk pertukaran udara sehingga pembuangan gas beracun, seperti H2S, NH3, dan CO2 bisa lebih maksimal.
  • Bahan atap kandang yang bisa digunakan, asbes, genting, seng, ijuk/rumbia, atau aluminium foil. Pilihan atap disesuaikan dengan lokasi kandang (suhu dan kelembapan) serta ketersediaan bahan dan dana.
  • Kemiringan atap kandang ayam broiler yang baik, antara 30—45 derajat. Prinsipnya, air bisa cepat turun dan tidak menggenang di atap sehingga menghindari air masuk ke dalam kandang.

A.2 Dinding Kandang Terbuka

  • Tinggi dinding minimal 1,8 meter untuk kandang postal atau kandang panggung tunggal. Untuk kandang tingkat tinggi, dinding bawah minimal 2 meter dan tinggi dinding kandang atas minimal 1,7 meter.
  • Dinding kandang bisa menggunakan bambu atau kawat. Adapun tiangnya harus kokoh yang terbuat dari bambu, kayu, atau cor.

A.3 Lebar kandang

  • Kandang panggung lebar maksimal 8 meter.
  • Untuk kandang postal, lebar kandang maksimal 7 meter.
  • Jika dekat gawir (terhalang tebing), lebar kandang maksimal 6 meter dengan jarak minimal kandang dari gawir (tebing) 8 meter.
  • Usahakan tinggi tebing jangan melebihi 1/2 tinggi kandang dengan drainase yang baik.

A.4 Jarak antar kandang

  • Jarak antarkandang minimal satu lebar kandang (8 m) yang diukur dari bagianterluar kandang.
  • Usahakan antara kandang tidak ada tanaman yang dapat menghalangi sirkulasi udara.

A.5 Arah kandang

  • Membujur dari barat ke timur agar kandang mendapatkan sinar matahari yang cukup, tetapi tidak langsung mengenai ayam.
  • Kandang yang membujur utara ke selatan akan mengakibatkan cahaya matahari terlalu banyak masuk ke dalam kandang.
  • Jika matahari terlalu banyak masuk ke dalam kandang, suhu kandang menjadi tinggi serta akan menyebabkan “kepadatan semu”.
    • Kepadatan semu adalah kondisi ayam yang mengumpul di salah satu sisi kandang yang tidak terkena matahari langsung.
    • Kondisi ini biasanya terjadi pagi dan sore hari ketika matahari masuk ke dalam kandang.
    • Akibat dari kepadatan semu adalah suhu dan gas beracun di salah satu sisi kandang meningkat karena kepadatan menjadi tinggi dan distribusi tempat pakan dan minum menjadi tidak seimbang.
    • Akibatnya, konsumsi pakan menjadi menurun dan tidak merata sehingga dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan ternak.

A.6 Kepadatan kandang ayam broiler

  • Target panen ayam ukuran besar (lebih dari 1,8 kg) dengan kepadatan sebesar 6—7 ekor per m2.
  • Target panen ayam ukuran sedang (1,4—1,8 kg) dengan kepadatan sebesar 8 ekor per m2.
  • Target panen ayam ukuran kecil (0,8—1,4 kg) dengan kepadatan sebesar 9—12 m2.

Standar Ideal Ukuran Kandang Ayam Broiler

Dalam hal ini yang akan dijadikan contoh adalah kandang di daerah tropis. Sebab Indonesia merupakan daerah tropis. Dan kandang di Indonesia pada umumnya, idealnya, tiap meter persegi (m2) diisi 8-12 ekor dengan tinggi kandang antara 2,25 – 2,5 m, sedangkan lebarnya 4 -8 m.

Baca Juga: Mudah! Ini Cara Membuat Kandang Anak Ayam dari Kardus

Jika melebihi ukuran tersebut maka suhu kandang akan cepat meningkat otomatis akan mempengaruhi pertumbuhan ayam.

Tabel Tingkat Kepadatan atau Populasi Ayam Broiler Sesuai Umurnya

Umur                       Populasi/Kepadatan ayam (m2)
1 hari – 1 minggu    40 -50 ekor
2 minggu                 20 -25 ekor
> 2 minggu              8-12 ekor

Selengkapnya informasi tentang ukuran ideal kandang ayam broiler bisa disimak di artikel berikut ini:

Baca Juga: Ini Idealnya Ukuran Kandang Ayam Broiler

Nah silakan di baca. Di artikel tersebut sudah sangat jelas, tentang idealnya ukuran kandang ayam broiler yang dibutuhkan, selain itu juga dijelaskan tentang biaya pembuatan kandang ayam broiler yang harus dikeluarkan. Artikel cara membuat kandang ayam broiler ini juga berkaitan dengan artikel tersebut.

(Baca juga: Jenis Strain Ayam Broiler Paling Populer di Indonesia) Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat beraktifitas.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *