Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi

Cara Membuat Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi

Cara Membuat Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi (Ayobudidaya.com) – Pakan fermentasi memang saat ini menjadi pilihan. Terlebih banyaknya sumber pakan, seperti jerami. Ini bisa menjadi alternatif pakan dalam beternak Sapi. Konsumsi pakan bagi seekor sapi memang terbilang cukup banyak, apalagi jika Anda memlihara sapi untuk kebutuhan sapi potong, tentu ini akan sangat memerlukan pakan yang banyak. Maka, fermentasi jerami ini juga bisa menjadi sumber pakan ketika lagi kesulitan hijauan segar. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitarnya sudah menjadi solusi untuk memenuhi keperluan pakan hijau pada ternak sapi.

Misalkan, dengan melakukan fermentasi batang pisang, pengolahan daun sawit, dan juga dengan memanfaatkan jerami padi sebagai pakan olahan dengan cara melakukan fermentasi. Jerami padi banyak menjadi pilihan dibanding jenis pakan fermentasi lainnya, dikarenakan jumlah jerami banyak dan mudah didapat terutama pada daerah persawahan. Untuk itu akan kita pelajari cara membuat fermentasi jerami untuk pakan sapi.

Baca : Cara Menanam Padi Organik dengan Mudah dan Murah

Fermentasi Jerami Untuk Pakan Sapi

Jerami tentu memiliki keunggulan dibanding dengan jenis bahan fermentasi lainnya, karena jerami dapat bertahan lama jika dalam kondisi kering, oleh karena itu disarankan untuk melakukan penjemuran terlebih dahulu sebelum jerami ditumpuk. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dari jerami sehingga tidak lembab saat dilakukan penumpukan. Jerami yang kering dapat bertahan lama bahkan sampai setahun, oleh karena itu jerami sangat direkomendasikan untuk dibuat pakan fermentasi.

Cara untuk membuat pakan ternak dari jerami yang difermentasi dapat dilakukan dengan beberpa langkah berikut:

A. Menyiapkan Jerami Dari Hasil Mengumpulkan Batang Padi Saat Musim Panen

Untuk mendapatkan batang padi atau jerami yang banyak tentu Anda harus menuju daerah yang banyak petani padinya, pada masa panen padi inilah momen yang tepat untuk mendapatkan pasokan jerami yang banyak.

B. Melakukan Penjemuran Untuk Mengurangi Kadar Air Pada Jerami

Untuk mengantisipasi agar jerami cepat membusuk, maka perlu dilakukan penjemuran pada jerami yang baru diambil dari sawah. Lakukan penjemuran di terik matahari selama 2 hari sampai jerami sudah tidak terlalu basah. Namun, jika Anda ingin membuat pakan ternak sapi menggunakan fermentasi jerami dengan sistem amoniasi maka jerami tidak perlu dijemur. Padi yang masih basah dari sawah langsung dicincang da ditaburi bahan lain.

C. Melakukan Pengolahan Jerami dengan Menambahkan Bahan Kimia Agar Terjadi Fermentasi

Pada langkah ini merupakan langkah pembuatn pakan fermentasi, ada dua cara pembuatan pakan ternak dengan menggunakan jerami, diantaranya yaitu Pakan Fermentasi Jerami Dengan Amoniasi dan Pakan Fermentasi Jerami dengan Probiotik. Ketika rumah yang dihuni mengalami sedikit kerusakan kecil seperti bocor, maka akan segera dilakukan perbaikan. Namun berbeda dengan rumah yang dibiarkan kosong, kerusakan-kerusakan kecil biasanya akan dibiarkan terlebih dahulu. Hal inilah yang akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah.

Cara Membuat Pakan Ternak Hasil Fermentasi Jerami Dengan Probiotik

Langkah-langkah membuat pakan jerami fermentasi dengan menggunakan probiotik dapat dilakukan dengan beberapa tahap berikut:

Baca : Proses Reproduksi Belut yang Harus Kamu Ketahui

A. Menyiapkan Bahan dan Peralatan

Bahan:

  • 1 ton jerami padi kering (atau sesuai ketersediaan jerami)
  • 20-25 Lt Molases/Gula pasir yg dilarutkan
  • Probiotik / EM4
  • 250-300 Liter Air untuk melarutkan probiotik dan molases

Peralatan:

  • Terpal atau Wadah kusus
  • Mesin Pencacah Jerami atau menggunakan Sabit
  • Ember atau wadah untuk melarutkan

Langkah Membuat Pakan Fermentasi Dengan Probiotik/EM4

  • Menggelar terpal terlebih dahulu
  • Larutkan probiotik dan molases dengan mengunakan air
  • Taburkan jerami ke terpal, kemudian taburi larutan campuran probiotik dan molases secara merata.
  • Taburkan kembali jerami dan siram kembali dengan larutan tersebut.
  • Lakukan sampai semua jerami habis tutup jerami dengan melipat terpal, kemudian padatkan dengan cara menginjak-injak.Usahakan tutup rapat
  • Biarkan jerami tertutupi sampai 1 minggu, kemudian buka.

Untuk pemberian makanan pada budidaya sapi dengan pakan jerami fermentasi ini dilakukan dengan membuka dan mengambil pakan sesuai kebutuhan, angin-anginkan terlebih dahulu pakan sebentar dan berikan ke sapi peliharaan Anda. Setelah mengambil, pakan fermentasi yang masih tersisa harus ditutup kembali rapat-rapat.

Baca : Hama Pada Tanaman Sawi dan Penjelasan Lengkapnya

Cara Membuat Pakan Ternak Hasil Fermentasi Jerami Dengan Amoniasi

Langkah-langkah membuat pakan jerami fermentasi dengan amoniasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai nutrisi dari jerami, karena kandungan nutrisi pada jerami sangat sedikit. Sehingga banyak yang berfikiran bahwa pemberian jerami secara langsung ke ternak peliharaan hanya berguna untuk mengganjal perut saja, tapi tidak memenuhi kandungan gizi yang cukup. Oleh karena itu melakukan fermentasi dapat berguna untuk meningkatkan nilai gizi pada jerami tersebut.

Berikut beberapa langkah cara membuat pakan ternak fermentasi jerami untuk pakan sapi dengan menggunakan urea:

Menyiapkan Bahan dan Peralatan

Bahan:

  • 100 kg jerami padi masih basah
  • 4 -6 Kg urea
  • air 100 liter

Peralatan:

  • Terpal atau Wadah kusus
  • Mesin Pencacah Jerami atau menggunakan Sabit
  • Ember atau wadah untuk melarutkan dan sekop untuk mengaduk

Langkah Membuat Pakan Fermentasi Dengan Amoniasi :

Jerami padi yang baru dipanen dilakukan pemotongan dengan mesin pemotong atau menggunakan sabit. Kemudian ditumpuk ditempat yang telah disediakan (bisa menggunakanpelastik besar atau wadah khusus) dengan ketinggian 20 c, lakukan pemadatan dengan menginjak-injak.

Lakukan penyiraman secara merata dengan menggunakan air yang disediakan. Taburkan urea secara merata sedikit demi sedikit. Tumbuk kembali kerami sampai ketinggian yang sama, kemudian lakukan pemadatan kembali. Lakukan penyiraman dan penaburan urea seperti cara sebelumnya sampai semua bahan habis. Diamkan selama 2-3 minggu, agar proses fermentasi berlangsung secara sempurna.

Pemberian pakan dilakukan dengan menjemur atau mengangin-anginkan jerami hasil fermentasi sebelum diberikan ke ternak. Cukup mudah bukan untuk membuat pakan alternatif untuk budidaya sapi dengan membuat pakan dari jerami yang difermentasi, pembuatan pakan ini tentunya memberikan solusi bagi Anda yang ingin beternak namun di daerah Anda tidak terdapat rerumputan hijau.

Cara ini juga sangat ccock bagi Anda yang melakukan budidaya sapi untuk penggemukan atau sapi potong seperti budidaya sapi brahman sehingga Ada tidak repot untuk mencarikan pakan setiap harinya dan kebutuhan gizi untuk sapi potong tetap terpenuhi. Selain untuk sapi, pakan jermai fermentasi ini juga bisa digunakan untuk pakan ternak kambing alternatif seperti budidaya kambing etawa.

Baca : Hama dan Penyakit Tanaman Tomat

Nah itu dia, fermentasi jerami untuk pakan sapi siap untuk dikonsumsi.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *