Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula Ternyata Mudah, Ini Caranya

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula – Ada banyak kemudahan dalam memulai usaha ternak sapi. Baik usaha ternak sapi manual dan tradisional, maupun usaha ternak sapi modern.

Dalam cara beternak sapi bagi pemula tentunya yang harus dipikirkan adalah bagaimana modal usaha ternak sapi? Karena hal tersebut akan berkaitan dengan jumlah sapi yang akan diternakan dan tenaga kerja yang akan digunakan.

Kalau pun bisa dikelola sendiri, artinya kapasitas anda sebagai pemula tentunya harus memahami, bagaimana cara beternak sapi betina maupun cara beternak sapi jantan.

Hal ini tentunya akan berkaitan dengan produksi dan produktifitas ternak sapi itu sendiri. Ketika sudah bicara produksi dan produktifitas ternak sapi, maka ujungnya akan membahas tentang untung rugi ternak sapi.

Untuk itu, ayobudidaya.com tertarik membahas cara beternak sapi bagi pemula ini. Menurut admin, ada banyak cara yang bisa dilakukan, mudah dan tentunya masih menghasilkan alias untung.

Dalam hal ini juga berkaitan dengan manajemen budidaya sapi, yakni dengan pengelolaan ternak sapi modal kecil. Jadi modal usaha ternak sapi yang dikeluarkan tidak teramat besar.

Namun sebelum menjelaskan lebih detil tentang cara beternak sapi bagi pemula ini, admin ingin informasikan bahwa seperti yang diketahui bersama, untuk awal mudal budidaya sapi, anda harus jelas dulu, sapi apa yang akan diternakan.

Apakah sapi lokal, apakah sapi limosin, apakah sapi betina, atau sapi jantan, dan model usahanya apakah pembibitan atau penggemukan.

Sebab berdasarkan pengalaman beberapa peternak ternyata ada perbedaan dalam cara ternak sapi lokal dengan cara beternak sapi limosin, maupun sapi dari luar yang dijadikan penggemukan sapi potong.

Begitu juga dengan sapi betina, akan ada perbedaan perlakuan untuk peternakan sapi perah yang lebih diutamakan keunggulan sapi betinanya.

Jika ini sudah clear dan dipahami, mari kita masuk ke bagaimana cara memulai usaha ternak sapi. Lebih khusus bagimana cara beternak sapi bagi pemula. Apakah bisa dilakukan usaha ternak sapi manual? Jawabanya, tentu bisa.

Cara Memulai Usaha Ternak Sapi

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula
Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Sebab, berdasarkan data lapangan, cara ternak sapi lokal, cara ternak sapi betina, cara beternak sapi limosin itu yang dibutuhkan adalah pemahaman dalam cara beternak sapi.

Selanjutya saat akan memulai usaha ternak sapi yang harus dilakukan adalah memahami proses atau metode penggemukan sapi potong secara cepat dan tepat.

Selanjutnya yang harus dipahami adalah bagaimana desain kandang sapi sederhana yang akan digunakan. Desain kandang sapi sederhana ini juga akan berpengaruh pada kenyamanan sapi di dalam kandang saat akan diternakan.

Desain kandang sapi ini juga nantinya akan mempengaruhi jenis usaha ternak sapi yang akan digunakan, apakah usaha ternak sapi manual atau usaha ternak sapi modern.

Sebab kalau usaha ternak sapi modern, maka desain kandang dan cara usaha penggemukan sapi potong akan lebih komplit lagi kebutuhan-kebutuhannya.

Apakah itu diperlukan dalam cara beternak sapi bagi pemula? Saya rasa sih belum. Tapi harus sudah berpikir mengarah ke sana, ke usaha ternak sapi modern.

Jenis Sapi Potong yang Paling Menguntungkan

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula
Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Baca Juga: Jenis-Jenis Sapi Lokal Asli Indonesia

Jika ditanya adakah jenis sapi potong yang paling menguntungkan? Sebab menurut kebanyakan para peternak pemula, hal ini juga menjadi dasar pertimbangan.

Sehingga mampu menganalisa untung rugi ternak sapi yang akan dilakukan, dan tentunya bisa menganalisa formula penggemuka sapi yang akan dilaksanakan.

Pertanyaan semacam itu tentu wajar. Karena ini merupakan analisis beternak sapi. Dan berharap cara beternak sapi bagi pemula yang dilakukan jitu dilakukan.

Sehingga dalam prosesnya kedepan, metode yang digunakan dalam cara merawat sapi agar cepat dan besar itu berhasil dilakukan. Dan inilah tantangan dalam beternak sapi.

Unttuk menjawab jenis sapi potong yang paling menguntungkan, menurut admin hal ini tergantung dari kondisi daerah dengan ketersediaan bahan pakan dan iklim cuacanya.

Contoh, di beberapa tempat, seperti di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan juga di Jawa Tengah, maupun tempat-tempat lain yang ada di Indonesia, sudah ada banyak masyarakat yang melakukan peternakan sapi potong secara tradisional.

Dan jenisnya rata-rata disesuaikan dengan banyaknya ketersedian di masing-masing daerah tersebut. Bahkan masing-masing peternak tradisional itu memiliki sapi 10 ekor.

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula
Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Ada beberapa cara beternak sapi bagi pemula yang mudah dilakukan, jika melihat penjelasan di atas, maka cara yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara tradisional, dan justru masih bersifat natural culture atau kebudayaan.

Aritnya untuk pemula, dalam memulai usaha ternak sapi ini dilakukan secara bertahap, yakni denga peternakan sapi sekala kecil. Dari satu ekor sapi, enam ekor kambing dan dua ekor domba.

Atau dua ekor sapi pejantan dan betina, lalu diternakan, hingga beranak pinak. Lalu, bagaimana dengan modal usaha ternak sapi yang harus dikeluarkan. Mari kita hitung-hitungan:

Baca Juga: Analisa Usaha Penggemukan Sapi Potong

Rincian Modal Usaha Ternak Sapi

Ini masih perkiraan. Jangan jadi bahasan baku. Jadi, dalam memulai usaha ternak sapi, khususnya cara beternak sapi bagi pemula, anda harus menyediakan modal yang cukup untuk membeli bibit sapi yang bagus dan bermutu baik.

Misal, harga anak sapi (cek selengkapnya di artikel tertaut tersebut). Misal sekarang kisaran harga Rp8 juta per ekor. Harga yang telah dikeluarkan tersebut lalu mendapatkan sapi dengan pemeliharaan anak sapi kurang lebih selama 6 bulan.

Dan jika dalam waktu 6 bulan tersebut mendatangkan profit Rp6 juta per ekor, dengan harga jual menjadi Rp14 juta per ekornya.

Maka jika diternakan dalam satu keluarga atau rumah tangga terdapat 3 sampai 4 ekor, maka penghasilan yang didapatkan akan lebih banyak dengan modal usaha ternak sapi yang lebih ringan.

Baca: Cara Berdagang Sapi Versi Pengusaha Rumah Potong

Jadi bisa dihitung seperti ini, rincian modal usaha peternakan sapi yang tengah dilakukan di atas.

  • Biaya membuat kandang sapi Rp5 juta.
  • Alat-alat dan perlengkapan kandang sekitar Rp400 ribu.
  • Harga sapi anakan untuk bibit per ekornya Rp8 juta x 2 ekor (jantan dan betina) = Rp16 juta.
  • Biaya pakan sapi bisa gunakan rumput, dan legum, atau jenis pakan limbah pertanian dan limbah industri lainnya yang didapatkan secara murah bahkan gratis).

Dengan biaya awal tersebut, tentunya ada target bagi seorang peternak sapi, yakni, bagaimana sapi 2 ekor bisa beranak pinak. Seperti kisah dari beberapa peternak di Pasuruan Jawa Timur.

Dari 2 ekor sapi, kini sapinya telah terdapat 50 ekor. Usaha tersebut dirintisnya dengan cara beternak sapi bagi pemula sejak 13 tahun lalu.

Peralatan yang dibutuhkan dalam beternak sapi

Nah selanjutnya kita memasuki apa saja peralatan usaha ternak sapi yang dibutuhkan. Sebab hal ini juga berkaitan dengan cara beternak sapi bagi pemula. Alat-alat ini yang akan dilakukan dalam beternak sapi.

Peralatan yang dibutuhkan di antaranya adalah untuk mengambil dan membuang kotoran sapi, baik kotoran ternak sapi yang akan dijual sebagai pupuk kandang, maupun akan dikelola terlebih dahulu menjadi kompos dan menjadi pupuk organik.

Di antaranya pertalatan lainnya seperti sapu lidi, ember dan gayung, selang air, sikat, kereta dorong (wheel barrow), arit, cangkul, tali, tempat pakan dan minum

Selanjutnya, cara beternak sapi bagi pemula yang harus dipikirkan adalah tentang pemilihan lahan ternak sapi yang strategis dan membuat sapi nyaman serta jauh dari kebisingan dan tak mengganggu kenyamanan masyarakat karena aroma kandang yang menyengat.

Syarat Lahan Ideal Untuk Usaha Ternak Sapi

Dalam cara beternak sapi bagi pemula, syarat yang harus diketahu peternak pemula untuk lahan ideal dalam usaha ternak sapi adalah sebagai berikut:

  • Lahan dengan ukuran yang luas dan bersih.
  • Lahan harus terbebas dari segala jenis macam penyakit.
  • Lahan penggemukan sapi haruslah jauh dari pemukiman penduduk dan sumber mata air.
  • Usahakan lahan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
  • Lokasi atau lahan dekat dengan areal pertanian yang banyak ditumbuhi rerumputan untuk sumber pakan.
  • Lahan banyak terdapat pepohonan yang rindang sehingga lingkungan menjadi sejuk.

Cara Membuat Kandang Sapi

Tahapan selanjutnya, setelah berhasil menentukan lokasi beternak sapi, selanjutnya adalah memasuki tahap pembuatan kandang sapi. Nah cara beternak sapi bagi pemula hal ini juga harus diketahui.

Sebab, membuat kandang sapi ternyata tidak bisa asal membuat loh? Ada beberapa hal yang harus kita pahami agar dalam menajalan usaha budidaya ternak sapi berjalan dengan baik. Misal beberapa hal yang harus diketahui pemula tentang kandang sapi adalah:

Pertama, tentnuya soal tipe kandang. Ada dua tipe kandang dalam peternakan sapi, yakni tipe individu dan ada tipe kelompok. Masing-masing tipe kandang tentu memiliki keunggulan.

Misal, kandang individu mempunyai keunggulan dapat memacu pertumbuhan sapi dengan sangat pesat. Hal ini disebabkan karena tidak adanya persaingan dalam memperebutkan bahan pakan.

Namun selain keunggulan tentunya memiliki kelemahan, di antaranya, sapi yang diternakan memiliki ruang gerak yang terbatas, sehingga sapi tidak banyak bergerak dan energi dari makanan hanya digunakan untuk hidup pokok dan proses produksi daging.

Untuk ukuran ideal pembuatan kandang sapi individu adalah 2 x 2 meter. Selanjutnya, pastikan dalam pembuatan kandang sapi dinding kandang tidak terlalu rapat.

Kenapa? Hal ini dimaksudkan agar pergantian udara atau siklus udara di dalam kandang berlangsung dengan baik. Tak hanya itu, wadah atau tempat pakan dan minum pun harus diperhatikan.

Jadi tempat pakan dan minum sapi setidaknya dibuat dari bahan yang kokoh. Hal ini dimaksudkan agar tidak mudah rusak dan bocor.

Bahkan, yang harus diperhatikan juga adalah parit yang ada di kandanng. Parit itu gunanya untuk saluran pembuangan urin ternak sapi. Parit dibuat mengalir ke arah penampungan yang telah dibuat.

Untuk ukuran standar kandang yang biasa digunakan peternak adalah dengan kisaran 1,5 meter x 2 meter, sampai 2 meter x 2,5 meter untuk setiap satu ruangan satu ekor sapi.

Lantai dan bahan yang digunakan untuk membuat kandang, sebaiknya besi, dan lantai terbuat dari semen untuk memudahkan menjaga kebersihan kandang.

Cara Memilih Bibit Sapi Unggul

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula
Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Yang harus diketahui lainnya, dalam cara beternak sapi bagi pemula adalah cara memilih bibit sapi unggul. Adapun cara memilih bibit sapi unggul adalah sebagai berikut.

  1. Ukuran badan dan kepala harus seimbang, leher sapi kekar, serta tulang punggung lurus dan sejajar tidak bengkok.
  2. Umur bibit sapi kisaran 2 – 3 tahun. Sapi dengan usia tersebut tidak terlalu muda dan terlalu tua. Sehingga bagus untuk diternakkan dan untuk penggemukan sapi.
  3. Pilih sapi jantan. Kenapa sapi jantan? karena sapi jantan harganya akan lebih mahal, jika tujuan usaha ternak sapi adalah penggemukan.
  4. Bentuk tubuh sapi: fisik kokoh, panjang dan memiliki rongga perut yang lebar dan bulat.
  5. Ukuran tubuh sapi yang baik untuk penggemukan idealnya 170 cm dengan tinggi pundak normal sekitar 135 cm.
  6. Hindari cacat pada sapi.
  7. Berat minimal 200 kilogram.
  8. Badan sapi silindris dengan rusuk yang cembung, punggung lurus serta rangkanya besar.
  9. Perhatikan bulunya, karena bulu sapi yang bagus itu pendek dan tidak berminyak.
  10. Ciri yang terakhir adalah bentuk muka sapi, sebaiknya panjang dengan mata berbinar cerah.

Cara Merawat dan Memberi Pakan Sapi Bagi Pemula

Cara beternak sapi bagi pemula yang harus diperhatikan adalah cara perawatan dan cara dalam pemberian pakan sapi. Pakan sapi yang sebaiknya diberikan adalah berupa bungkil, ampas tahu, bekatul dan juga rerumputan hijau harus selalu tersedia setiap harinya setiap ekor sapi minimal mengkonsumsi makanan 10% dari berat tubuhnya.

Namun perlu juga, ada asupan pemberian pakan alternative untuk sapi. Pakan alternatif yang bisa digunakan adalah sejenis pakan hijauan, pakan ini terdiri dari tumbuh – tumbuhan.

Contoh pakan hijauan yang biasa digunakan dalam cara beternak sapi bagi pemula adalah daun lamtoro, rumput dan jerami. Selain itu, bisa juga membuat campuran lainnya untuk menghasilkan pakan dengan kualitas terbaik.

Misal campuran dedak padi sebanyak 70 %, bungkil kelapa 30 % ditambah dengan tepung tulang dan garam dapur dengan takaran secukupnya.

Jika hal tersebut dirasa cukup sulit, pakan alternatif yang bisa diberikan lainnya adalah jerami. Jerami juga digunakan sebagai pakan penggemukan sapi.

Sementara untuk waktu pemberian pakan adalah jam 08.00 pagi, dan siang hari jam 12.00 dan sore hari pada pukul 17.00 atau jam 5 sore.

Terkahir yang harus dilakukan adalah pencegahan penyakit dan pengobatan penyakit yang menyerang usaha ternak sapi. Nah cara beternak sapi bagi pemula juga harus mempelajari hal ini agar memastikan ternak sapi tetap sehat.

Pencegahan Penyakit dan Pengobatan Sapi

Cara Beternak Sapi Bagi Pemula
Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Penyakit-penyakit yang sering menyerang sapi diantaranya adalah TBC, antraks, ingusan, pilek, tetanus, ramadewa, penyakit ngorok bahkan penyakit pada kuku dan mulut.

Namun, untuk menghindari penyakit tersebut tentu cara terbaik adalah menjaga kesehatan sapi. Maka lakukan pengecekan kesehatan secara berkala untuk mencegah mewabahnya berbagai penyakit.

Jika ditemukan ada sapi yang terjangkit penyakit, sebaiknya dilakukan pemisahan dari sapi-sapi lainnya. Selain itu, jangan ada kontak langsung agar penyakit tidak menular. Setelah itu, obati sapi dengan benar dan tuntas.

Nah itu sih cara beternak sapi bagi pemula yang bisa disampaikan. Semoga saja bermanfaat. Dan bisa baca artikel lainnya. Terimakasih.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *