cara mendeteksi kuda bunting atau tidak

Cara Beternak Kuda Dengan Mudah

Cara Beternak Kuda РBeternak  kuda, jarang dilirik masyarakat. Hal disebabkan, cara beternak kuda membutuhkan biaya mahal dan juga tidak menjanjikan karena peluang pasarnya yang kecil.

Tapi tidak untuk penghobi. Menurut penghobi kuda, memiliki kuda merupakan perlambang dan kehormatan tersendiri di mata masyarakat. Jika sudah hobi, maka kita tak perlu pusing bagaimana cara mudah beternak kuda, karena itu bisa dilakukan dan tak perlu repot.

Padahal jika kita mengetahui cara beternak kuda yang benar, hal tersebut bisa menjadi bisnis ternak kuda yang sangat menggiurkan.

Sebab, sekali terjual bisa untung miliaran rupiah. Bayangkan, harga kuda Jantan yang didatangkan dari luar negeri (jenis Thoroughbred, asal AS) untuk dijadikan sebagai bibit unggul bisa mencapai Rp1 milyar.

Di Indonesia, ternak kuda justru banyak dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, wisata, dan diambil susunya. Namun, di beberapa kota atau daerah, kuda sudah dimanfaatkan sebagai hewan pacuan.

Pemilik nama latin, Equus caballus atau Equus ferus caballus ini telah lama menjadi salah satu hewan ternak yang penting secara ekonomis, bahkan ribuan tahun telah menjadi alat pengangkutan orang dan barang.

Sementara, umur kuda dapat mencapai 25 tahun. Untuk reporduksi, kuda betina biasa dikawinkan pada umur dua tahun. Setelah melewati masa reproduksi, kuda akan mengandung selama enam bulan.

Ternak kuda di Indonesia yang terkenal adalah kuda Sumbawa, yang berasal dari Sumbawa. Lalu, ada juga di antaranya kuda Arab, kuda Australia, Kuda Inggris dan Kuda Mustang dari Amerika Utara. Jenis-jenis kuda tersebut merupakan jenis unggulan yang bernilai tinggi di pasaran.

Cara Mudah Beternak Kuda, yang harus kita lakukan adalah :

Adapun yang harus kita lakukan dalam cara cara beternak kuda agar dapat melakukannya dengan mudah adalah sebagai berikut:

1. Perawatan Kuda

Perawatan rutin kuda dilakukan dua kali sehari. Seperti mandi dan makan. Untuk makanan kuda harus diramu khusus, baik dari makanan lokal maupun makanan nutrisi tambahan yang akan diberikan.

Makanan kuda yang biasa diberikan antara lain, tanaman forages (cellulosa) rumput-rumputan, biji-bijian (grain), protein dan lemak.

Serta mineral yang dibutuhkan. Untuk biji-bijian (grain) bisa dari jagung giling, bekatul, bren, oats, padi dll. Baik dalam bentuk pecah giling ataupun berupa pellete.

cara beternak kuda
cara mudah beternak kuda

Selain itu pastikan minum kuda terpenuhi. Kuda membutuhkan air untuk proses metabolisme, sebagai pengganti keringat yang keluar saat bekerja atau berlari.

Namun pemberian air ini diatur setelah melalui proses pendinginan badan, kira-kira 1 jam setelah kerja atau lari selesai.

Berikan rumput setelah kuda selesai berlari sampai suhu badan betul-betul dingin normal kembali baru diperbolehkan minum air.

Pemberian air setelah kerja keras dilakukan dapat menyebabkan gangguan seperti munculnya cholic dsb.

Air minum yang diberikan kuda juga harus dipastikan bersih dan tidak terkontaminasi. Pemberian air minum harus diberikan sebagai asupan sehari-hari secara bebas sesuai kebutuhannya.

2. Penyakit Kuda

Cara beternak kuda sama halnya dengan beternak sapi atau kambing maupun ayam. Penyakit menjadi ancaman yang membahayakan hinga bisa menyebabkan kematian.

Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai adalah perut kembung, mencret, flu atau pilek, bahkan luka-luka sekalipun.

  • Perut kembung.

Jika kuda mengalami perut kembung, ia suka berguling-guling di tanah seperti perut melilit. Biasanya hal ini karena pemberian pakan berupa hijauan yang masih segar, karena hijauan segar masih banyak kandungan gas sebagai pemicu perut kembung.

Atau bahkan, bisa juga disebabkan oleh penyebab lain, seperti memandikan ternak sehabis pulang kerja. Hal ini akan mengakibatkan ternak mengalami masuk angin.

Penanganan, Di antaranya mengajak kuda jalan- jalan, kemudian lama kelamaan diajak lari lari sampai kuda terkencing-kencing atau mengeluarkan kotoran.

Minumannya berupa parutan buah papaya yang dicampur garam dan minyak goreng secukupnya. Cara lain bisa juga memberikan soda yang ditambah dengan garam.

  • Flu atau pilek.

Gejala yang timbul adalah hidung berlendir, sehingga nafas tidak teratur. Penanganan, ajaklah kuda jalan-jalan, kemudian lama kelamaan diajak berlari lari. Memandikan kuda hanya sebatas kepala dan kakinya saja, dan memberikan pakan dalam kondisi kering.

  • Mencret

Gejala yang timbul adalah mencret atau diare yang berlebihan, sehingga menyebabkan ternak menjadi lemas, tidak nafsu makan. Jika ternak kuda menderita mencret, hal yang sama juga harus dilakukan, yaitu mengajak kuda jalan-jalan, hingga berlari-lari sampai kuda terkencing-kencing atau mengeluarkan kotoran.

Nah gimana, mudahkan cara beternak kuda. Jadi, jangan ragu lagi untuk memelihara kuda ya. Selamat berkuda.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

    Rifky

    (Desember 17, 2018 - 3:13 am)

    Bagaimana memulai sebagai peternak kuda sedangkan saya tidak punya background sebagai peternak ??

      admin

      (Desember 19, 2018 - 1:05 am)

      Caranya coba studi, dari bacaan di banyak artikel, dan mengunjungi peternakan kuda yang ada di sekitar daerah. Karena belajar langsung ke peternakannya akan lebih memudahkan kita dalam beternak. Atau jika dirasa sulit mencari peternakan kuda. Pasti di daerah ada pelaku usaha delman. Nah, itu salah satu cara sederhana untuk bisa belajar beternak kuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *