Analisa Usaha Ternak Sapi

Analisa Usaha Ternak Sapi: Menimbang Untung Rugi

Analisa Usaha Ternak Sapi penting diperhatikan dalam melakukan budidaya ternak sapi. Untuk itu, ada perhitungan yang jeli dalam melaksanakan peternakan sapi, baik usaha pembibitan ternak sapi maupun usaha penggemukan sapi.

Hal ini juga berkaitan untuk menghitung untung rugi ternak sapi. Bahkan, analisa usaha ternak sapi ini juga menjadi perhitungan bisnis ternak sapi bagi pemula.

Untuk itu, beberapa hal harus dipelajari tentang analisa usaha ternak sapi ini, baik analisa usaha penggemukan sapi limosin, analisa usaha penggemukan sapi simental, maupun analisa usaha penggemukan sapi lokal, atau bahkan analisa usaha pembibitan sapi potong.

Selain itu analisa usaha ini juga berkaitan dengan modal usaha ternak sapi yang dikeluarkan apakah sebanding dengan harapan keuntungan beternak sapi kedepannya. Baik dengan menggunakan metode usaha ternak sapi manual, dan usaha ternak sapi modern.

Maka tak jarang, bagi peternak yang menghitung secara matang sebelum melaksanakan bisnis ternak sapi, mereka akan membuat rab ternak sapi yang akan diusahakan.

Sekali lagi, hal tersebut berkaitan dengan modal usaha ternak sapi yang akan dikeluarkan. Baik untuk penggemukan sapi 3 bulan maupun sekedar mencermati keuntungan penggemukan sapi per ekornya.

Baca Juga: Harga Anak Sapi Limosin Terbaru dan Terlengkap

Baca Juga: Cara Beternak Sapi Bagi Pemula

Berikut analisa usaha ternak sapi yang harus kita ketahui bersama:

Analisa Usaha Ternak Sapi

Analisa Usaha Ternak Sapi
Analisa Usaha Ternak Sapi

Berikut analisa usaha ternak sapi berdasarkan perhitungan kebutuhan modal awal usaha ternak sapi, sampai pada keuntungan ternak sapi yang didapatkan:

Modal Usaha Ternak Sapi

  • Harga sapi bakalan Rp 7.000.000/ekor disarankan mulai memelihara dengan 6 ekor. Jadi misalnya harga yang dikeluarkan adalah Rp42.000.000
  • Kandang sapi Rp6.500.000,-
  • Sewa lahan kandang dan tempat peternakan Rp4.000.000/tahun.
  • Alat-alat penunjang lainnya Rp900.000,-
  • Modal awal yang dikeluarkan Rp 53.400.000.-

Biaya Operasional Usaha Ternak Sapi

Berikut ini biaya operasional yang harus dikeluarkan dalam bisnis ternak sapi yang harus kita pahami, terlebih bisnis ternak sapi bagi pemula. Berikut catatanya:

Adapun yang dibutuhkan dan dikeluarkan dalam biaya operasional dalam usaha ternak sapi adalah, tentunya akan digunakan sebagai perawatan induk sapi, perawatan kandang, penyusutan, dan lain sebagainya.

Perkirakan yang akan dikeluarkan adalah Rp2 juta. Sementara untuk biaya yang akan dibutuhan dalam usaha ternak sapi dibidang penggemukan sapi per bulannya adalah:

  • Makanan tambahan 20 ribu/hari X 30 = Rp600 ribu.
  • Konsentrat sapi 90 ribu/hari X 30 = Rp2,7 juta.
  • Vaksin sapi 15 ribu/hari X 30 = Rp450 ribu.
  • Vitamin sapi 20 ribu/hari X 30 = Rp600 ribu.
  • Minuman tambahan 10 ribu X 30 = Rp300 ribu.
  • Obat Rp 20 ribu X 30 ribu = Rp600 ribu.
  • BBM, air, dan listrik = Rp1.2 juta.
  • Peralatan yang langsung habis dipakai = Rp300 ribu.
  • Perkawinan ternak sapi = Rp150 ribu.
  • Analisa untuk biaya operasional usaha ternak sapi sebesar Rp6.9 juta.

Analisa Modal Usaha Ternak Sapi Yang Harus Dikeluarkan

Menghitung dari modal usaha ternak sapi dan biaya operasional yang dikeluarkan per bulannya dapat hitungan sebagai berikut, yakni, Rp53 juta + Rp2 juta + Rp6,9 juta = Rp62.300.000,-

Baca: Cara Menentukan Umur Sapi Potong

Baca: Sistem Pemasaran Ternak Sapi dan Strategi Pemasarannya

Keuntungan Usaha Ternak Sapi

Adapun keuntungan usaha ternak sapi yang akan diperoleh adalah sebagai berikut:

Keuntungan Penggemukan Sapi Per Ekor
Keuntungan Penggemukan Sapi Per Ekor

Di atas diketahui, sapi yang akan dipelihara adalah 6 ekor dengan jumlah waktu 6 bulan penggemukan, yakni, harganya Rp21 juta/ekor x 6 = Rp126 juta.

Selanjutnya, untuk kotoran sapi yang dihasilkan adalah sebanyak 6 ekor dengan menghasilkan kotoran sekitar 18 kg per hari X 180 = 3.240 kg X Rp1.500/kg = Rp4.860.000.

Selanjutnya, untuk total pendapatan yang didapatkan sebagai keuntungan ternak sapi adalah Rp126 juta + 4.860.000 = Rp130.860.000.

Sehingga keuntungan usaha ternak sapi yang akan diperoleh adalah Rp30.860.000 – Rp62.300.000 = Rp68.560.000,00. Jadi setelah 6 bulan keuntungan yang diperoleh adalah Rp68.560.000.

Nah itulah yang bisa ayobudidaya.com bagikan tentang analisa usaha ternak sapi yang bisa kita pelajari. Semoga bermanfaat, ikuti dan baca artikel lainnya. Terimakasih.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *