analisa ternak sapi

Analisa Ternak Sapi dan Keuntungan Usaha Budidayanya

Berikut ini informasi tentang analisa ternak sapi. Dari analisa usaha sapi potong sampai analisa usaha sapi perah. Selain itu, pembahasan analisa ternak sapi ini, dari modal usaha ternak sapi yang dikeluarkan sampai pada untung rugi ternak sapi.

Tentunya peternak, baik peternak yang sudah membidangi bisnis ternak sapi maupun pelaku bisnis ternak sapi bagi pemula menginginkan modal usaha ternak sapi modal kecil.

Jadi, beternak sapi dengan modal kecil namun keuntungan budidaya sapi memiliki hasil yang melimpah. Dan hal-hal tersebut yang harus direncanakan dalam memulai usaha ternak sapi.

Dan berikut ini ayobudidaya.com akan merinci informasi detil tentang analisa ternak sapi.

Analisa Ternak Sapi Potong

analisa ternak sapi
analisa ternak sapi

Analisa usaha ternak sapi potong baik analisa usaha pembibitan sapi potong maupun analisa usaha penggemukan sapi potong adalah hal yang pertama kali harus dilakukan dalam membangun peternakan sapi potong.

Analisa usaha dilakukan untuk mengetahui keuntungan yang dapat kita peroleh dari usaha penggemukan sapi potong yang akan dilakukan.

Baca: Harga Anak Sapi Limosin Terbaru dan Terlengkap

Baca: Daftar Lengkap Harga Anak Sapi Di Indonesia

Apabila peternak mengalami kerugian beternak sapi potong tentunya harus dievaluasi, terlebih setiap usaha dalam bisnis ternak sapi bagi pemula selalu mengalami kerugian. Tentu hal tersebut harus dipertimbangkan dengan matang.

Namun, banyak peternak mengakui bahwa usaha penggemukan sapi potong sangat menggiurkan keuntungannya. Keuntungan ternak sapi potong diketahui begitu besar. Tentu analisa ini akan kita lihat bersama-sama sebagai bahan pertimbangan dalam memulai bisnis ternak sapi potong.

Berikut ini adalah budidaya sapi potong dengan menggunakan jenis sapi peranakan ongole. Sebab, peternakan rakyat di Indonesia lebih banyak yang menggunakan sapi peranakan ongole atau sapi po.

Baca: Cara Beternak Sapi Bagi Pemula Ternyata Mudah, Ini Caranya

Baca: Keuntungan Penggemukan Sapi Per Ekor & Analisa Beternak Sapi

Namun, bisa saja, analisa ini menjadi tolak ukur dalam analisa usaha penggemukan sapi limosin simental dan jenis sapi lainnya.

Analisa Usaha Ternak Sapi

Analisa Usaha Ternak Sapi
Analisa Usaha Ternak Sapi

Biaya Produksi Ternak Sapi

Rincian biaya produksi yang harus dikeluarkan dalam memulai usaha ternak sapi potong jenis Sapi P.O (peranakan Ongole) per satu periode (4 bulan = 120 hari) adalah sebagai berikut:

  1. Biaya Sewa Lahan (Jika sudah ada lahan sendiri tak perlu dihitung. Namun, jika dihitung menjadikan profesionalitas dalam melaksanakan usaha):
    • Luas lahan 500 meter = Rp2 juta per tahun. Jadim biaya sewa lahan per periode adalah Rp2 juta x 4 bulan = Rp670 ribu (pembulatan).
  2. Biaya bangunan kandang sapi
    • 20 meter2 x Rp200 ribu/ m2 = Rp4 juta. Jadi penyusutan kandang per periode (4 bulan) Rp4 juta x 6,67% (penyusutan kandang 4 bulan) = Rp266.800
  3. Biaya perlengkapan (Perlengkapan seperti sapu, sikat, ember, selang, sekop. cangkul, sabit, dll)
    • Rp600 ribu (Selama satu tahun). Jadi biaya per periode Rp600 ribu : 3 = Rp200 ribu.
  4. Tenaga Kerja
    • 1 tenaga kerja x 4 bulan x Rp400 ribu = Rp1,6 juta.

Jadi untuk total biaya tetap per periode yang dikeluarkan dalam memulai usaha ternak sapi adalah

= Biaya sewa lahan + Penyusutan biaya kandang + Biaya perlengkapan + Biaya tenaga kerja

= Rp670 ribu + Rp266.800 + Rp200 ribu + Rp1,6 juta = Rp2.736.800

Biaya tidak tetap di antaranya adalah biaya untuk pembelian bakalan, pakan, upah tenaga kerja, rekening listrik, telepon dan transportasi.

Analisa ternak sapi selanjutnya adlaah biaya pembelian 5 ekor sapi potong, biaya pakan hijauan, biaya pakan konsentrat, dan biaya pakan tambahan. Berikut modal usaha ternak sapi lainnya yang dikeluarkan:

  1. Biaya Pembelian 5 Ekor Sapi
    • Sapi bakalan P.O (peranakan ongole) 5 ekor x 200 kg x Rp15.000/kg = Rp15 juta. (Untuk harga per kg bakalan sapi harap disesuaikan dengan harga di daerah masing-masing. Karena harga fluktuatif dan selalu berubah).
  2. Biaya Pakan Hijauan Untuk Ternak Sapi Potong
    • 500 Kg pakan hijauan x Rp200/kg = Rp1 juta (Kalau bisa mencari sendiri lebih murah, karena hanya membutuhkan tenaga dalam mencari pakan jenis hijauannya).
  3. Biaya pakan konsentrat ternak sapi
    • 200 kg x Rp2.000/kg = Rp600 ribu. (Harga pakan disesuaikan, biasanya berubah-ubah untuk harganya tidak tetap).
  4. Biaya Pakan tamabahan (garam dapur, tepung tulang, dll).
    • Rp100 x 5 ekor x 120 hari = Rp60 ribu.
  5. Biaya lain-lain (rekening listrik, telepon, dan transportasi)
    • Asumsi, Rp500 ribu x 4 bulan = Rp2 juta.

Jadi jumlah biaya tidak tetap per periode yang harus dikeluarkan sebagai modal usaha ternak sapi dalam memulai usaha ternak sapi adalah:

= Biaya pembelian sapi bakalan + biaya pakan + biaya lain=lain

= Rp15 juta + Rp1 juta + Rp600 ribu + Rp60 ribu + Rp2 juta

= Rp18.660.000

Sementara untuk total biaya produksi per periode analisa ternak sapi yang dikeluarkan totalnya adalah:

= Biaya tetap + biaya tidak tetap

= Rp2.736.800 + Rp18.660.000

= Rp21.396.800

Untung Rugi Ternak Sapi

untung rugi ternak sapi
Untung Rugi Ternak Sapi

Berikut ini analisa untuk rugi ternak sapi, dalam hal ini tentu bahasanya kepada hasil produksi atau pendapatan dari perhitungan atau analisa ternak sapi di atas, atas modal usaha ternak sapi yang dikeluarkan.

Berikut pendapatan utama dan hasil ikutan yang dapat menjadi sebuah keuntungan beternak sapi. Dari penambahan berat badan sapi yang dipelihara atau digemukan setiap harinya.

0,8 kg x 30 hari x 4 bulan = 96 kg/ ekor.

Jadi, total berat sapi yang dipelihara:

= Berat awal sapi + penambahan berat badan sapi

= 200 kg + 96 kg = 296 kg

Jadi untuk harga penjualan adalah Rp15 ribu per kg, jadi hasil penjualan sapi:

= 5 ekor x 296 kg x Rp15 ribu = Rp22.200.000

Lalu, hasil penjualan kotoran sapi bisa menjadi penghasilan tamabahan. Kotoran sapi merupakan hasil ikutan yang menguntungkan dalam budidaya ternak sapi. Berikut analisa keuntungan ternak sapi yang didapatkan dari penjualan kotoran.

7 kg x 5 ekor x 120 hari x Rp200 = Rp840 ribu

Jadi total hasil produksi yang dikeluarkan adalah Rp22.200.000 + Rp840 ribu = Rp23.040.000

Analisa Keuntungan Ternak Sapi

Nah berikut ini adalah analisa keuntungan ternak sapi dengan modal usaha ternak sapi yang sudah dikeluarkan di atas. Beirkut keuntungan dalam analisa ternak sapi dalam per periodenya:

= Total Pendapatan – Total Biaya Produksi

= Rp23.040.000 – Rp21.396.500

= Rp1.643.200

Itulah keuntungan beternak sapi potong yang didapatkan. Berikut ini adalah analisa ternak sapi perah, dari analisa keuntungan ternak sapi perah. Dari modal usaha ternak sapi perah yang dikeluarkan dengan pendapatan yang akan dihasilkan.

Analisa Ternak Sapi Perah

Berikut analisa usaha sapi perah:

Biaya tetap atau investasi

  1. Pembuatan kandang = Rp15 juta
  2. Pembelian sapi tiap 1 ekor Rp8 juta x 12 = Rp96 juta
  3. Peralatan untuk sapi perah = Rp4 juta
  4. Perlengkapan lainnya Rp2 juta

Total biaya tetap atau investasi atau modal usaha ternak sapi modal kecil untuk sapi perah yang dikeluarkan: Rp117 juta.

Selanjutnya biaya operasional yang harus dikeluarkan:

  1. Pakan hijauan 8 kg x 12 ekor x Rp250 rupiah x 365 hari = Rp8.760 ribu.
  2. Pakan konsentrat 1,5 kg x 12 ekor x Rp2600 x 365 hari = Rp17.082.000
  3. Biaya IB dan Kesehetan Hewan 12 x Rp45.000 = Rp540 ribu.
  4. Tenaga kerja untuk 2 orang, 1/600 ribu = Rp12 juta
  5. Biaya lainnya tak terduga = Rp5.500 ribu

Total biaya operasional yang harus dikeluarkan dalam budidaya ternak sapi perah ini adalah Rp43.882.000

Sementara usaha ini akan berjalan selama 5 tahun. JAdi, cash flow selama 5 tahun usaha analisa ternak sapinya adalah sebagai berikut:

  • Investasi Rp117 juta
  • Penerimaan masuk pada tahun pertama Rp185.700 ribu
  • biaya tahun pertama Rp43.882.000
  • laba kotor Rp141.818 ribu
  • pajak Rp10.755.000
  • laba bersih Rp131.063.000

Jadi untuk pendapatan laba bersih dalam jangka waktu 1 tahun adalah Rp131.063.000.

Nah itulah analisa ternak sapi yang bisa kita pelajari, dari modal usaha ternak sapi, hingga analisa untung rugi ternak sapi. Bagaimana hal ini juga menjadi sebuah gambaran dalam memulai usaha ternak sapi.

Dari analisa keuntungan ternak sapi itupun kita sebagai pemula bisa mempelajarinya dengan mensinergikan dengan harga terbaru di masing-masing daerah.

Sekian informasi tentang analisa ternak sapi, semoga bermanfaat. Terimakasih dan terus ikuti bahkan baca artikel lainnya hanya di ayobudidaya.com.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *