Kangkung

Pengertian dan Manfaat Kangkung Serta Bahayanya

Berikut ini adalah pengertian, manfaat, dan bahaya kangkung yang jarang diketahui oleh banyak orang. Tanaman kangkung adalah salah satu jenis sayuran yang sangat populer di kalangan masyarakat.

Ada banyak rumah makan yang menghadirkan menu sayur ini sebagai kangkung tumis dan cah kangkung, atau sayuran pelengkap menu utama, bahkan dalam satu rumah tangga, resep serba kangkung pun menjadi pilihan menu makanan yang mudah didapat dan diolah.

Namun ternyata, sayur kangkung ini bisa direasikan sehingga bisa menjadi olahan kangkung selain tumis? Namun terlepas menjadi sebuah sayuran, apakah kita juga sudah mengetahui apa pengertian, manfaat dan bahaya dari tanaman sayur yang begitu terkenal satu ini. Jika belum kita simak ulasan-ulasan dan penjelasan berikut ini.

Asal Usul dan Pengertian Kangkung

Tanaman ini seperti yang sudah disebutkan di atas adalah tergolong jenis tanaman sayu yang populer di masyarakat. Tanaman ini ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi.

Tanaman sayur ini dikenal dengan nama latin (ipomoea reptans) terdiri dari 2 (dua) varietas, yaitu, Kangkung Darat (Ipomea Reptans) dan Kangkung Air (Ipomoea Aquatica).

Asal usul tanaman ini berasal dari India, kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia dan bagian negara Afrika.

Perbedaan dari dua jenis sayuran tersebut adalah pada bentuk daun dan warna bunga. Misalnya saja, pada kangkung darat berwarna hijau terang dengan ujung daun yang runcing. Warna bunganya putih.

Sedangkan kangkung air daunnya berwarna hijau agak gelap dengan ujung yang membulat atau lebih tumouyl sehingga lebih lebar.

Saat ini jenis yang darat lebih banyak beredar dan kita jumpai di pasar-pasar komersial dibanding yang jenis air. Karena yang air ini biasanya dibudiyakan di kolam kolam, sawah, dan rawa.

Untuk budidaya keduanya sangatlah mudah. Baik darat maupun air. Karena tanapan sayur ini bersiklus panen cepat dan relatif tahan hama. Karena itulah harga sayuran ini di pasaran relatif murah dibanding jenis sayuran lainnya. Hanya saja saat ini ada yang melakukan budidaya organik untuk menaikan mutu tanaman dan nilai jual.

Habitat Tanaman Kangkung

Tanaman ini adalah salah satu tanaman sayur yang mampu melakukan adaptasi yang baik pada kondisi tanah atau lingkungan dengan kisaran toleransi yang luas, artinya tanaman ini dapat hidup dengan baik sejak ketinggian tempat pada dataran medium 800 m dpal hingga ke daerah tepi pantai.

Kedua jenis tanaman ini pun baik darat maupun air lebih menyukai tanah yang lembab namun agak berlempung. Tanah dengan bahan organik yang banyak menjadi habitat yang baik baginya.

Kedua bentuk tanaman ini dapat memproduksi hasil yang optimum di dataran rendah yang bersifat basah di iklim tropis terutama di negara yang letaknya tidak jauh dari garis khatulistiwa.

Habitat yang ditemui itu cocok maka hasil secara optimum dari jenis semi akuatik atau jenis tanaman ini yang di air (40-60 ton per ha). Sedangkan yang darat, 20-30 ton per ha.

Akuatik atau tanaman sayuran jenis air ini merupakan tanaman pertanian yang sangat merakyat. Bahan dengan luas lahan yang sempit pun petani sederhana mampu menciptakan usaha taninya.

Namun baru mampu menghasilkan sekitar 3-7 ha. Petani yang lebih tinggi tingkatannya mampu untuyk menyelenggarakan jenis tanaman sayuran ini yang di darat, yang nilai ekonominya lebih tinggi daripada kangkung akuatik.

Sistematika Tanaman kangkung

Sistematika tanaman ini diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Superdivisio : Spermatophyta
  • Divisio : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub-kelas : Asteridae
  • Ordo : Solanales
  • Familia : Convolvulaceae
  • Genus : Ipomea
  • Spesies : Ipomea reptan Poir.

Morfologi Tanaman Kangkung

Berdasarkan klasifikasinya di atas, maka secara morfologi tanaman ini memiliki dua varietas yaitu jenis air dan darat. Yang darat mempunyai daun daun yang panjang dengan ujung yang runcing, berwarna hijau keputih-putihan dan bungannya berwarna putih.

Misal, sutera, bangkok, dan lain-lain. Jenis darat ini juga biasanya ditanam di tempat yang agak kering, sedangkan yang air ditanam di pinggir pinggir kolam, rawa, dan lain-lain. Misal, Sukabumi, Biru, dan lain-lainnya.

Secara morfologi tanaman ini merupakan tanaman menetap yang dapat tumbuh lebih dari satu bulan. Batang tanaman berbentuk bulat panjang, berbuku buku, banyak mengandung air dan berlubang lubang.

Batang tanaman ini tumbuh merambat atau menjalar dengan percabangan yang banyak. Jenis tanaman ini memiliki sistem perakaran tunggang dan cabang cabang akarnya menjalar keseluruh arah, dapat menembus tanah sampai kedalaman 60-100 cm serta melebar secara mendatar pada radius 100-150 cm atau lebih, terutama pada jenis air.

Kandungan dan Manfaat Kangkung

Terkait kandungan yang dimiliki dan manfaat yang diperoleh adalah, dalam 100 gram bagian yang bisa dimakan mengandung 6300 si vitamin A; 32 mg vitamin C; 2,5 mg zat besi; 3 gram protein; 75 mg kalsium, dan 50 mg fosfor.

1. Kandungan Pada Kangkung

Kandungannya terdiri dari:

  • Kalori 30-44
  • Protein 2,7 – 3,6
  • Serat 1,1 – 1,9
  • Kalsium 60 – 180
  • Fosfor 42
  • Besi 5,4
  • B. Caroten 2865
  • Thiamin 0,10
  • Riboflavin 0,10
  • Niacin 1,5
  • Ascorbic acid 100

2. Manfaat Kangkung

Sebelumnya ayobudidaya.com telah membahas tentang 16 manfaat untuk kesehatan yang diperoleh dari tanaman yang satu ini, seperti yang tertaut pada sub judul.

Sementara untuk manfaat nutirisi di antaranya zat besi, vitamin a, kalsium, vitamin B1. Bahkan kegunaaanya ada banyak, dari dibuat sayur, seperti gado-gado, bening, tumis, dan lainnya.

Selain itu untuk menenangkan syaraf, dan dapat menjadi obat penderita wasir, serta campuran makanan ternak, ayam, sapi, itik, kelinci, dan babi. Sementara yang berbahaya, kata orang konsumsi tanaman ini bisa menyebabkan kantuk.

Cara Menanam Kangkung Darat

Ada banyak informasi tentang panduan praktis cara budidaya kangkung. Termasuk pada link artikel tertaut tersebut yang pernah ditulis ayobudidaya.com sebelumnya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *