cara menanam bawang merah

Panduan Lengkap Cara Menanam Bawang Merah

Berikut ini adalah Cara Menanam Bawang Merah yang paling mudah dilakukan namun menghasilkan hasil panen yang melimpah. Baik di musim hujan, di rumah dan di polybag, maupun tanpa tanah dan di media tanah pasir.

Karena seperti yang kita ketahui, bawang merah sangat dibutuhkan masyarakat sebagai penyedap rasa atau bumbu dapur di setiap masakan dan makanan yang disajikan.

Bahkan harga bawang merah kerap tak menentu karena sektor permintaan lebih tinggi dari pada persediaan bawang merah itu sendiri, dalam hal lain produksi bawang yang ada rendah, sehingga harga melonjak tinggi.

Untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan kuantitas budidaya bawang. Untuk itu perlu pandunan tentang cara menanam bawang merah yang baik dan benar, serta mudah diaplikasikan.

Tanaman Bawang Merah

Sebelum lebih jaub pembahasan cara menanam bawang merah, kita mengenal sekilas terlebih dahulu tentang tanaman bawang merah.

Jadi, bawang merah merupakan jenis tanaman holtikutura musiman yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Daya beli masyarakat yang besar akan bawang merah membuat tanaman ini banyak dibudidayakan oleh para petani.

Selain memiliki nilai ekonomis, bawang merah juga merupakan bumbu masakan yang sentral. Bawang merah hampir selalu digunakan pada setiap masakan. Bawang merah memiliki nama Latin Allium Cepa L Var Aggregatum.

Bawang merah memiliki nutrisi yang cukup kompleks bagi tubuh. Bawang merah memiliki kandungan kalium, vitamin C, asam serta serta mengandung serat yang cukup banyak.

Karena hal itu, bawang merah selain digunakan sebagai bumbu dapur namun juga sering digunakan sebagai obat tradisional. Bumbu dapur ini sangat terkenal di dunia karena kegunaannya.

Cara Menanam Bawang Merah

Nah setelah mengetahui sekilas tentang silsilah ataupun asal usul bawang merah, berikut ini adalah cara menanam bawang merah yang bisa dilakuka.

Beberapa di antaranya ada yang menyarankan jika ingin melakukan budidaya bawang merah, pilihlah ketika musim panas tiba. Karena tanaman bawang merah membutuhkan sinar matahari setidaknya selama 12 jam dalam sehari.

Dan agar tanaman bawang merah dapat tumbuh dengan baik, usahakan memilih lingkungan dengan ketinggian antara 0 sampai dengan 900 di bawah permukaan laut.

Selain itu, yang juga perlu dipikirkan adalah suhu tempat budidaya bawang merah. Suhu daerah yang bagus untuk tanaman bawang merah adalah 25 sampai 35 derajat celcius.

Adapun prosedur menanam atau langkah-langkah cara menanam bawang merah adalah sebagai berikut:

1. Memilih Bibit Bawang Merah

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menanam bawang merah adalah dengan memilih bibit bawang merah yang berkualitas baik.

Seperti kita ketahui ada banyak sekali jenis varietas benih bawang merah yang bisa kita dapatkan baik di toko pertanian maupun toko yang menyediakan bibit tanaman bawang.

Mulai dari benih hibrida impor yang realtif lebih mahal hingga benih bawang merah lokal. Kebanyakan para petani lebih banyak memlilih benih yang berupa umbi.

Cara memilih benih bawang merah yang baik yaitu benih yang berasal dari umbi yang dipanen tua. Umbi tua yang berusia sekitar 80-100 hari di lokasi lahan tanam.

Menanam bibit bawang merah tidak boleh dilakukan sembarangan, jumlah benih yang akan ditanam haru disesuaikan dengan varietasnya. Jumlah benih yang dibutuhkan harus sesuaikan dengan ukuran dan berat bibit benih.

Pemilihan bibit uanggul tentu akan berpengaruh besar pada pertumbuhan tanaman. Ciri-ciri benih bawang merah yang unggul diantaranya berukuran 1,5-2 cm, berwarna merah tua mengkilap serta memiliki bentuk yang bagus dan tidak cacat.

2. Mengolah Lahan Tanam Bawang Merah

Langkah kedua yang harus dilakukan setelah memilih benih bawang merah adalah menyiapkan lahan tanam. Tinggi bedengan untuk lahan tanam sekitar 50 cm dengan ukuran lebar mulai dari 1 sampai 1,2 meter.

Kemudian gemburkan tanah dengan cara mencangkul tanah pada lahan tanam. Perhatikan jarak antar bedengan, jarak yang pas sekita 50 cm.

Selain dijadikan untuk jarak sekaligus dapat digunakan sebagai parit dengan menyesuaiakn kedalaman sekitar 50cm. Selanjutnya, campurkan lahan tanam dengan pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Tebarkan pupuk pada arena bedengan, lalu aduk merata dengan tanah agar tanah menjadi lebih gembur. Selain pemakaian pupuk, hal lain yang harus anda perhatikan yaitu tingkat keasaman pada tanah.

Pastikan ph tanah berkisar antara 6-7 kadar keasamannya. Jika pH tanah kurang dari 6 anda dapat menggunakan kapur dolomite.

3. Perawatan Budidaya Tanaman Bawang Merah

Setelah selesai menanam bawang merah, langkah yang tidak boleh di remehkan yaitu perawatan bawang merah. Agar mendapatkan hasil tanaman yang maksimal, perawatan tentu harus hati-hati.

Pada sepuluh hari pertama siramlah tanaman bawang merah secara rutin pada pagi dan sore hari. Setelah bawang merah sudah berumur lebih dari sepuluh hari, langkah selanjutnya dapat menyiramnya sehari sekali saja, bisa pada pagi atau sore hari.

Selain menyiram tanaman bawang merah secara rutin, memberikan pupuk juga perawatan yang dibutuhkan oleh tanaman, bawang yang tengah dibudidayakan. Baik pupuk organik maupun pupuk kimia.

Selain itu juga dapat memberikan pupuk ZA, Urea dan juga KCL ketika umur tanaman bawang merah anda sudah menginjak 2 minggu. Pemberian pupuk ini tentu saja dimaksudkan untuk mengoptimalkan pertumbuhan pada tanaman.

Bawang merah juga memiliki masalah dengan hama dan penyakit. Hama ulat dan juga penyakit kayu menjadi gangguan yang sering ditemukan ketika membudidayakn bawang merah.

Untuk menanggulangi masalah tersebut anda dapat menggunakan feromon sex perangkap. Namun, jika anda memilih cara yang alami dan manual, anda harus memungut serta mengambil telur dari tanaman bawang merah untuk dimusnahkan.

4. Memanen Bawang Merah

Memanen bawang merah menjadi hal yang paling ditunggu. Bawang merah dapat anda panen ketika memasuki umur kisaran 70 hari. Ciri-ciri bawang merah yang sudah dipanen salah satunya dapat anda lihat dari kondisi daun bawangnya.

Biasanya jika sudah siap panen, daun bawang akan layu dan menyentuh tanah. Produktivitas bawang merah bervariasi tergantung dengan kondisi lahan, iklim, cuaca serta varietas tanaman bawang merah.

Itulah panduan lengkap untuk menanam bawang merah mulai dari memilih benih hingga memanen bawang merah. Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin mencoba untuk membudidayakan tanaman bawang merah.

Lengkap! Ini Cara Budidaya Bawang Merah

Nah cara tersebut juga di antaranya merupakan sebagai cara menanam bawang merah di musim hujan, cara menanam bawang merah di rumah, cara menanam bawang merah polybag, cara menanam bawang merah hidroponik, cara menanam bawang merah di tempat telur, cara menanam bawang merah tanpa tanah, bahkan cara menanam bawang merah di tanah pasir.

Nah itulah secara sederhana cara menanam bawang merah yang bisa kita lakukan.. Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai bertemu di artikel ayobudidaya.com selanjutnya. Terimakasih. Salam.

Ayo Budidaya Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *