Cara Menanam Buah Naga di Kebun

Cara Menanam Buah Naga, Metode Tanam Minim Lahan

Cara Menanam Buah Naga – Sejak tahun 2000-an buah naga cukup populer dikalangan para pecinta buah. Rasanya yang lezat serta menyegarkan tenggorokan membuat para petani berlomba untuk menanamnya.

Selain memiliki citarasa yang nikmat, buah naga juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Buah naga atau dikenal juga sebagai Dragon Fruit menjadi komuditi yang cukup menjanjikan.

Cara menanam buah naga pun beraneka macam metode. Ada yang cara menanam buah naga di kebun karena merasa memiliki kebun yang luas, atau memang untuk usaha budidaya buah naga sekala besar dan menengah.

Selanjutnya ada juga yang menggunakan metode cara menanam buah naga di polybag karena merasa lahan yang dimiliki sempit. Hal ini juga sejalan dengan cara menanam buah naga stek yang telah Ayobudidaya.com tulis sebelumnya.

Pastinya metode tersebut merupakan cara menanam buah naga agar cepat berbuah. Maka, untuk memastikan cepat berbuah, dan apakah lahan luas, maupun lahan sempit juga produksi budidaya tetap optimal, pembudidaya memerlukan teks prosedur cara menanam buah naga.

Jadi, ada yang menjelaskan tentang jarak tanam buah naga sampai dengan cara pembibitan buah naga ini sendiri. Nah, berikut metode tanam buah naga di lahan sempit atau minim.

Cara Menanam Buah Naga

Bagi anda yang tertarik untuk menanam buah ini, namun terkendala dengan minimnya lahan, metode stek dapat dijadikan solusinya.

Sebenarnya sudah di bahas di atas. Namun untuk memperjelas, tim kepenulisan ayo budidaya kembali mengulasnya. Namun selengkapnya bisa melihat tautan di atas, jika informasi berikut dinilai kurang. Namun kami berupaya memberikan materi sederhana selengkap-lengkapnya.

Baiklah, jadi, buah naga cocok dibudidayakan di daerah tropis seperti Indonesia. Buah naga sangat cocok dibudidayakan di daerah dengan ketinggian 0-300 mdpl dengan curah hujan sekitar 720 mm/tahun dan suhu sekitar 26-36 derajat celcius.

Cara menanam buah naga stek (vegetatif) tergolong mudah dan memiliki tingkat keberhasilan yang lumayan tinggi. Agar mendapatkan hasil yang maksimal. Atas dasar itu, usahakan untuk memilih bibit buah naga yang unggul.

Bibit unggul memiliki ciri-ciri batangnya berwarna hijau tua dan sudah menghasilkan buah sekitar 1-4 kali. Berikut cara menanam buah naga dengan metode stek.

1. Pembibitan Buah Naga Stek

Cara Menanam Buah Naga Stek
Cara Menanam Buah Naga Stek

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mulai menanam adalah pembibitan stek. Pembibitan stek adalah salah satu cara menanam buah naga yang pertama yang harus kita lakukan.

Ada dua macam cara yang dapat dilakukan yakni dengan cara vegetatif atau generatif. Pilihan pembibitan stek dengan cara vegetatif yang relatif lebih mudah, apalagi untuk Anda yang masih awam dengan dunia pertanian.

Selain itu, metode vegetatif memiliki sifat yang sama dengan indukan, maka dari itu, dipastikan dalam hal ini dengan melakukan pilihan indukan yang berkualitas.

Pilihlah batang yang akan distek dari indukan yang sudah menghasilkan buah sebanyak 2-3 kali. Kemudian, pilih batang yang berwarna hijau tua serta usakahan memilih batang yang kuat.

Lalu, potong batang sepanjang 30cm, potong rata pada bagian atas, dan miring pada bagian batang. Langkah terakhir adalah keringkan batang yang telah kering dibawah sinar matahari untuk meminimalisir pembusukan pada batang.

Setelah Anda menyiapkan bibit dengan kualitas terbaik, langkah kedua yang Anda lakukan yaitu menyiapkan media tanam. Media tanam yang Anda butuhkan antara lain, campuran tanah, kompos, dan akar sekam.

Pada langkah cara menanam buah naga ini, anda setidaknya siapkan dengan perbanding 2:1:1 agar nanti tanaman dapat tumbuh dengan baik.

2. Pemilihan Pot Sebagai Media Tanam Buah Naga

Cara menanam buah naga selanjutnya adalah dengan siapkan tempat untuk menanam buah naga. Selain pot, Anda juga dapat menggunakan polybag atau ember bekas serta karung bekas agar lebih ekonomis.

Usahakan ketika Anda memilih tempat tanam, pot atau ember bekas memiliki diameter lebih dari 40cm. Setelah itu isi media tanam dengan campuran tanah serta kompos yang telah disiapkan sebelumnya.

3. Tiang Penyangga Tanaman Buah Naga

Salah satu hal yang tidak boleh Anda lupakan ketika menerapkan cara menanam buah naga dengan metode stek ini adalah dengan menyiapkan tiang penyangga.

Tiang penyangga untuk tanaman buah naga bisa Anda buat dari besi ataupun kayu yang kokoh dengan panjang minimal 150cm atau menyesuaikan dengan tanaman.

Tiang penyangga tanaman buah naga dibutuhkan bagi tanaman saat sudah mulai berbuah untuk menyokongnya. Selain itu, siapkan juga tali untuk mengikat tiang penyangga dengan bibit tanaman.

4. Cara Menanam Buah Naga dalam Pot

Cara Budidaya Buah Naga dalam Pot
Cara Budidaya Buah Naga Dalam Pot

Setelah semuanya telah siap, tiba saatnya Anda untuk terapkan cara menanam buah naga dalam pot. Berikut selengkapnya terkait cara budidaya buah naga dalam pot. Lakukan dengam hati-hati agar tanaman tidak rusak saat ditanam.

Pertama, masukkan bibit buah naga disamping tiang penyangga yang sudah Anda siapkan. Perlu Anda ingat, masukkan bibit buah naga yang dipotong miring supaya dapat mendorong pertumbuhan akar.

Jangan memasukan bibit buah naga terlalu dalam, cukup dengan kedalaman sekitar 10cm saja. Kemudian, tekan-tekan bibit agar tidak roboh.

Setelah itu siram biit buah naga dengan air secukupnya dan pastikan bibit buah naga Anda terjangkau oleh sinar matahari. Setelah proses semua selesai dilakukan jangan lupa untuk terus merawat tanaman Anda secara teratur.

Berikan pupuk organis maupun anorganik serta siram tanaman dengan air secara berkala. Dan terus lakukan perawatan dan cek kondisi tanaman setiap saat hingga berbuah dan panen.

Baiklah sedikitnya cara menanam buah naga tersebut yang bisa kita praktikan, semoga bermanfaat, selamat mencoba, dan selamat bercocok tanam!

Ayo Budidaya Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *