Budidaya Semangka di dalam Polybag Bagi Pemula

Budidaya Semangka di dalam Polybag – Semangka merupakan tanaman yang cukup digemari banyak orang. Hal ini dikarenakan semangka mengandung banyak air.

Selain itu, banyak juga petani yang menggantungkan hidup dengan budidaya semangka. Baik budidaya semangka dalam skala besar maupun kecil. Bahkan budidaya semangka juga bisa dilakukan dihalaman sempit seperti perkarangan rumah.

Nah, dengan demikian budidaya semangka juga bisa dilakukan para pemula yang ingin belajar bagaimana cara menanam semangka di halaman rumah?

Salah satunya dengan contoh-contoh yang akan saya tuliskan tentang budidaya semangka di dalam polybag.

Budidaya semangka di dalam Polybag
Budidaya Semangka di dalam Polybag

Caranya sangat mudah. Asal kita juga bisa memperhatikan pertumbuhan semangka dengan baik.

Syarat pertumbuhan semangka yang baik dapat dipengaruhi dari iklim, media tanam, dan ketinggian tempat.

Jika kita sudah paham ketiga point tersebut, selanjutnya kita akan lebih mengenal seperti apa budidaya semangka dalam pot atau polybag?

Untuk itu perlu persiapan dan tata cara yang baik dan benar.

Yang harus dipersiapkan dalam budidaya semangka di polybag :

Ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan dalam budidaya semangka di Polybag ini, di antaranya adalah beberapa yang harus dipastikan tersedianya bahan bahan untuk budidaya semangka.

Bahan-bahan budidaya semangka dalam Polybag yang perlu dipersiapkan:

  • Bibit semangka
  • Tanah gembur
  • Pupuk kompos dan pupuk kandang
  • Sekop
  • Tongkat penyangga
  • Polybag atau pot
  • Air
  • Tali

Proses budidaya semangka di polybag

Dalam proses budidaya semangka ini ada beberapa tahapan yang akan kita lakukan, di antaranya adalah, sebagai berikut:

A. Penentuan media tanam

Adapun penentuan media tanam iyang harus dipersiapkan dan dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Media tanam dipersiapkan beberapa minggu atau minimal 1 minggu sebelum pembibitan.
  • Tanam dalam menanam semangka harus kaya unsur hara dengan pH netral sekitar 5-7. Jika terlalu asam, netralkan dengan kapur doloit.
  • Setelah kadar asam tanah pas, lakukan penggemburan. Pada saat ini jangan lupa campurkan pupuk kandang dan pupuk komposnya dengan takaran seimbang.
  • Masukkan media tanam ke dalam pot atau polybag dan biarkan selama seminggu
  • Diamkan beberapa minggu.

B. Pembibitan semangka

Ada beberapa langkah baik sebelum dan saat pembibitan semangka. Pembibitan semangka ini penting untuk menghasilkan benih semangka yang berkualitas. Adapun proses yang terjadi adalah:

  • Proses ini sangat penting karena menentukan hasilnya mendatang.
  • Pilihlah biji dari indukan yang berukuran besar dengan sempurna dan berukurang besar serta berasal dari buah yang tua dan benar-benar matang
  • Pisahkan biji dari buahnya dan angin-anginkan.

C. Penyamaian bibit semangka

Dalam penyemaian bibit semangka juga diperlukan beberapa tahapan yang baik dan benar. Di antaranya sebagai berikut:

  • Buatlah 3-5 lubang dengan kedalaman sekitar 6 cm dalam 1 polybag.
  • Masukan biji disetiap lubang. 1 lubang hanya 1 biji 2-3 bbibit.
  • Menutup kembali lubang dengan tanah.
  • Meletakan di daerah yang terkena sinar matahari dan mempunyai kelembabab yang baik.
  • Pada proses tersebut dilakukan hingga tunas mencapai 10 cm.

D. Penanaman Benih Semangka

Sementara untuk menanam benih semangka ini beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Setelah ditanam selama 2-3 minggu biji ditanam, biasanya akar tampak lebih kuat. Pada masa ini polybag dipindahkan ketempat yang terkena sinar matahari secara langsung.
  • Posisikan pot/polybag berdekatan dengan pagar atau posisikan secara melingkar polybag kemudian beri penyangga disetiap polybag.

E. Perawatan Budidaya Semangka

Untuk perawatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Semangka hidup di daerah lembab. Jadi tanaman semangka lebih banyak butuh air. Sirami semangka setiap pagi dan sore hari. Selain itu, siram juga dengan larutan trichoderma + air + hormon organik setiap dua minggu.
  • Tanaman juga perlu mendapatkan pemupukan ulang terutama saat sudah berbunga.
  • Setelah bakal buah mulai tumbuh, peniraman sebaiknya dikurangi menjadi dua hari sekali. Hal ini agar tanaman tidak busuk dan buah yang dihasilkan tidak banyak mengandung air yang membuat rasa semangka menjadi hambar.

F. Penangan / Pemanenan Semangka

Terakhir adalah panen semangka. Ada beberapa proses yang harus dilakukan saat pemanenan ini, di antaranya:

  • Usia panen semangka 2-3 bulan. Pastikan sudah besar dan matang buahnya.
  • Lihat juga, selain besar, juga tampak mengkilap dan jika ditepuk berbunyi berat dan tangka daun sudah mulai layu.
  • Potong dengan pisau atau gunting dan sisakan 3-5 dari pangkal buah.
  • Tempatkan di tempat yang sejuk dan semangka tidak ditumpuk.

Pupuk Semangka dan Cara Agar Buah Cepat Besar

Selanjutnya, yang perlu dipelajari adalah pupuk semangka yang digunakan. Dalam pemupukan, tanaman semangka juga harus tepat dan benar. Sehingga produktifitas meningkat.

Jika tidak tepat dan benar dalam pemupukan semangka pada cara budidaya semangka di Polybag ini dikhawatirkan akan kerdil, busuk atau bahkan gagal panen.

Untuk itu, dalam hal ini kita tidak boleh asal-asalan. Selain dalam meningkatkan produktifitas, juga efisiensi pembiayaan modal budidaya. Selanjutnya simak artikel berikut ini

Baca Juga: Panduan Lengkap Budidaya Semangka

Gimana guys, mudahkan cara menanam semangka dengan Polybag. Nah, kamu bisa tuh lakukan di halaman rumah. Kalau sudah panen, kita bisa tentukan menu apa saja yang berbahan dasar semangka. Pasti lezat kan.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *