Analisa Usaha Tani Apel

Analisa Usaha Tani Apel, Meminimalisir Gagal Budidaya

Ayobudidaya.comAnalisa Usaha Tani Apel merupakan kegiatan untuk memberi penilaian mengenai manfaat yang dapat diperoleh dalam melakukan suatu kegiatan usaha budidaya buah apel.

Dalam hal ini adalah usaha budidaya tanaman apel. Jadi analisa usaha ini bagus mempertimbangkan untung rugi budidaya apel. Baik dalam budidaya apel malang, maupun jenis apel lainnya seperti apel merah dataran rendah.

Analisa usaha ini juga baik diketahui terakait bagaimana cara pemeliharaan tanaman apel yang baik dan benar, sesuai prosedur dan tidak boros biaya produksi penanaman maupun pemeliharaan.

Sebenarnya teknik budidaya tanaman apel ini tidak rumit, begitu juga dengan pemeliharaan tanaman apel. Sehingga, bisa dianalisa dengan baik. Terlebih ada banyak makalah budidaya tanaman apel yang bisa kita pelajari.

Di sana sudah sangat gamblang dijelaskan dari teknik hingga syarat tumbuh tanaman apel, serta umur berapa apel berbuah? Nah jika sudah dipelajari, setidaknya beberapa informasi yang diyakini kebenarannya bisa dicoba.

Sehingga bisa memacu hasil maksimal dan produksi budidaya yang baik. Dengan analisa ini kemudian hasilnya digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan pelaksanaan usaha sesuai dengan peluangnya.

Dengan melakukan analisa usaha tani apel ini, gambaran mengenai usaha yang akan dilakukan dari proses pembibitan, penanaman, perawatan, pemupukan, hingga panen buah apel dapat memberikan dampak baik terhadap finansial maupun sosial.

Analisa Usaha Tani Budidaya Tanaman Apel

Analisa Usaha Tani Apel
Ilustrasi Analisa Usaha Tani Apel – Pixabay.com

Dalam melakukan perhitungan atau analisa usaha terhadap periode budidaya tanaman apel diharapkan dapat digunakan untuk meminimalisir kegagalan dalam melakukan sebuah usaha.

Analisa usaha akan digunakan sebagai perhitungan sebuah bisnis dalam budidaya tanaman apel. Misalkannya saja seperti tentang cara budidaya apel dari Biji.

Tentunya dalam pembelajaran bagaimana cara buydidaya apel dari biji maupun dari batang dan cara lainnya yang bisa digunakan juga akan mempertimbangkan tentang hama dan penyakit tanaman apel. Sehingga dapat meminimasir kerugian.

Nah, dengan analisa yang baik harapannya hasil yang didapatkan produksinya baik dan meninggkat. Misalnya lagi, asumsi budidaya yang akan dilakukan adalah lahan milik pribadi.

Luasan lahan yang akan digunakan adalah 1 hektare dengan masa tanam enam tahun. Analisa yang harus diperhatikan adalah ada beberapa perhitungan yang perlu diperhatikan dalam analisa usaha budidaya yang dilakukan. Diantaranya adalah:

Biaya Produksi Budidaya Tanaman Apel

Biaya produksi ini dibagi ke beberapa komponen yang dibutuhkan dalam budidaya apel. Simulasinya kita akan gunakan bibit apel sebanyak 400 batang siap tanam.

Per batang tanam perkiraan harga berkisar Rp3.500 ini perkiraan ya. Jangan ngamuk dimana harga bibit apel senilai tersebut. Silakan disamakan dengan di wilayah masing masing.

Jadi total biaya yang diperlukan untuk bibit 400 tanam adalah Rp1.400.000. Nah nantinya ketika sudah dan akan dilakukan penanaman pastinya butuh perlengkapan dan bahan bahan lain. Misalkan seperti:

  1. Pupuk Kandang
  2. Pupuk Urea
  3. Pupuk SP 36
  4. Pupuk KCL
  5. Pupuk Daun
  6. Obat dan pestisida seperti antracol, karathane, nimrod, dimecron, dan lain sebagainya.
  7. Peralatan
  8. Tenaga kerja
  9. Pemupukan
  10. Pengendalian HPT
  11. Penyemprotan hama
  12. Penyemprotan penyakit
  13. Penyabutan batang
  14. Pengairan
  15. Pemangkasan.

Kurang lebihnya ada 15 item diluar bibit yang diperharikan dalam perhitungan analisa usaha tani apel ini. Dan berikut ini kita bedah ke beberapa harga perkiraan analisa usaha yang diperlukan, selain berikut ini:

A. Bibit Apel 400 tanaman @ Rp.3.500 = Rp1.400.000

Selanjutnya yang diperlukan adalah sebagai berikut:

1. Pupuk Kandang Untuk Tanaman Apel

Kita perkirakan harga pupuk kandang per kg yang dibutuhkan adalah Rp15 ribu atau untuk per m3. Syukur lagi jika harga pupuk kandang bisa lebih rendah, atau bisa dapat gratis karena punya peternakan sendiri.

Namun harus tetap dihitung ke dalam biaya budidaya. Sehingga bisa menjadi perhitungan modal yang dikeluarkan dengan pendapatan bersih yang didapatkan:

  • Tahun ke-1, 67 m3 = Rp1.005.000
  • Tahun ke-2, 83 m3 = Rp1.245.000
  • Tahun ke-3, 100 m3 = Rp1.500.000
  • Tahun ke-4, 125 m3 = Rp1.875.000
  • Tahun ke-5, 150 m3 = Rp2.250.000
  • Tahun ke-6, 175 m3 = Rp2.625.000

2. Pupuk Urea Untuk Tanaman Apel

Diperkirakan taksiran harga pupuk urea untuk budidaya apel adalah Rp1.410 per kg. Untung untung bisa lebih murah di wilayah anda. Biasanya dibeli dalam bentuk karungan secara langsung.

  • Tahun ke-1, 80 kg = Rp112.800
  • Tahun ke-2, 100 kg = Rp141.000
  • Tahun ke-3, 145 kg = Rp204.450
  • Tahun ke-4, 152 kg = Rp214.320
  • Tahun ke-5, 222 kg = Rp313.020
  • Tahun ke-6, 333 kg = Rp469.530

3. Pupuk SP 36 Untuk Tanaman Apel

Berikut ini harga perkiraan pupuk SP 36 untuk tanaman apel. Diperkirakan harga pupuk SP 36 per kg adalah Rp2.055. Semoga saja bisa lebih murah diwilayah anda. Ini sekedar harga perkiraan. Dan yang dibutuhkan setiap tahunnya adalah sebagai berikut:

  • Tahun ke-1, 65 kg = Rp133.575
  • Tahun ke-2, 85 kg = Rp174.675
  • Tahun ke-3, 100 kg = Rp205.500
  • Tahun ke-4, 100 kg = Rp205.500
  • Tahun ke-5, 111 kg = Rp228.105
  • Tahun ke-6, 16y6 kg = Rp341.130

4. Pupuk KCL Untuk Tanaman Apel

Harga perkiraan pupuk KCL untuk tanaman apel diperkirakan harganya adalah Rp2.550 per kg. Adapun kebutuhan per tahun adalah sebagai berikut:

  • Tahun ke-1, 26 kg = Rp66.300
  • Tahun ke-2, 50 kg = Rp127.500
  • Tahun ke-3, 73 kg = Rp186.150
  • Tahun ke-4, 152 kg = Rp387.600
  • Tahun ke-5, 333 kg = Rp849.150
  • Tahun ke-6, 500 kg = Rp1.275.000

5. Pupuk Daun Untuk Tanaman Apel

Pupuk daun ini umumnya menggunakan pupuk cair. Bisa juga gunakan pupuk organik cair yang dibuat sendiri, atau beli di toko toko pertanian.

Perkiraan harga pupuk daun untuk tanaman apel adalah Rp54 ribu per liternya. Dan berikut ini analisa penggunaan pupuk daun untuk tanaman apel dan harganya:

  • Tahun ke-1, 3 liter = Rp162.000
  • Tahun ke-2, 6 liter = Rp324.000
  • Tahun ke-3, 8 liter = Rp432.000
  • Tahun ke-4, 10 liter = Rp540.000
  • Tahun ke-5, 10 liter = Rp540.000
  • Tahun ke-6, 10 liter = Rp540.000

6. Obat dan Pestisida Tanaman Apel

Adapun kebutuhan obat dan pestisida untuk tanaman apel ini contoh yang bisa digunakan adalah Antracol, Karathane, Nimrod, Dimecron, dan lain sebagainya. Adapun kebutuhannya adalah sebagai berikut:

  • Tahun ke-1 = Rp3.000.000
  • Tahun ke-2 = Rp4.400.000
  • Tahun ke-3 = Rp4.840.000
  • Tahun ke-4 = Rp5.668.000
  • Tahun ke-5 = Rp8.400.000
  • Tahun ke-6 = Rp11.104.000

7. Peralatan Budidaya Apel

Selanjutnya yang dibutuhkan dan tak boleh ketinggalan adalah investasi peralatan untuk melakukan budidaya tanaman apel. Tentu ini juga menjadi salah satu bagian yang penting untuk dipersiapkan.

Misalkannya saja, alat alat yang digunakan adalah cangkul, sprayer, dan gunting pangkas daun dan batang. Serta kebutuhan alat alat lain yang dapat disesuaikan.

  • Cangkul 20 buah Rp15 ribu = Rp300 ribu
  • Sprayer 3 buah Rp300 ribu = Rp900 ribu
  • Gunting pangkas 5 buah Rp50 ribu = Rp250 ribu.

8. Upah Tenga Kerja Budidaya Tanaman Buah Apel

Tenaga kerja juga menjadi salah satu hal yang cukup diperhitungkan. Karena tak mungkin melakukan penanaman, perawatan, hingga pemanenan buah apel dilakukan sendirian.

  • Tenaga kerja 1 orang Rp960 ribu = Rp5.760.000
  • Pengolahan lahan tahun ke 1 15 HOK @ Rp5 ribu = Rp75 ribu
  • Pengolahan lahan tahun ke 2-6, 40 HOK @Rp200 ribu = Rp1 juta.
  • Buat lubang tanam 70 HOK Rp5 ribu = Rp350 ribu
  • Penanaman 30 HOK Rp5 ribu = Rp150 ribu
  • Penyiangan 20 HOK / tahun Rp100 ribu = Rp600 ribu.

9. Biaya Pemupukan Budidaya Tanaman Apel

Yang diperhatikan juga ada namanya biaya pemupukan pada budidaya tanaman apel. Estimasi perkiraan sampai lima tahun mendatang. Namun nomilanya tentu berbeda-beda. Ini terkait pembiayaan tenaga kerja pemupukan.

  • Tahun ke-1, dan Tahun ke-2, 30 HOK Rp150 ribu = Rp300 ribu.
  • Tahun ke-3, 40 HOK Rp5 ribu = Rp200.000.
  • Tahun ke-4, 50 HOK Rp5 ribu = Rp250.000.
  • Tahun ke-5, 65 HOK Rp5 ribu = Rp325.000.
  • Tahun ke-6, 75 HOK Rp5 ribu = Rp375.000.

10. Biaya Pengendalian HPT Tanaman Apel

Biaya pengendalian HPT juga menjadi anlisa yang perlu disiapkan. Meski sepele, tapi menjadi perhitungan yang matang dengan sekala kecil juga diperhitungkan.

  • Tahun ke 1, 24 HOK Rp5 ribu = Rp120 ribu.
  • Tahun ke 2, 36 HOK Rp5 ribu = Rp180 ribu.
  • Tahun ke 3, 48 HOK Rp5 ribu = R[240 ribu.

11. Biaya Penyemprotan Hama Tanaman Apel

Hama dan Penyakit Tanaman Apel
Hama dan Penyakit Tanaman Apel

Beberapa komponen, seperti penyemportan hama tentunya ada biaya yang dikeluarkan, baik biaya petugas maupun lain lain:

  • Tahun ke 1, 50 HOK Rp5 ribu = Rp250 ribu
  • Tahun ke 2, 65 HOK Rp5 ribu = Rp325 ribu
  • Tahun ke 3, 60 HOK Rp5 ribu = Rp300 ribu.

12. Biaya Penyemprotan Penyakit Tanaman Apel

Berikut ini adalah estimasi perkiraan biaya penyemprotan penyakit tanaman apel yang bisa kita ketahui, di antaranya adalah:

  • Tahun ke-1, 20 HOK Rp5 ribu = Rp100 ribu
  • Tahun ke 2, 30 HOK Rp5 ribu = Rp150 ribu
  • Tahun ke 3, 30 HOK Rp5 ribu = Rp150 ribu.

16. Biaya Penyabutan Batang dan Pengairan Lahan Tanam Budidaya Apel

Untuk biaya penyabutan batang pohon apel yang bisa dipersiapkan adalah sebagai berikut:

  • Tahun ke-2, 16 HOK Rp5 ribu = Rp80.000
  • Tahun ke-3, 20 HOK Rp5 ribu = Rp100 ribu
  • Tahun ke-4, 30 HOK Rp5 ribu = Rp150 ribu
  • Tahun ke-5, 50 HOK Rp5 ribu = Rp250 ribu
  • Tahun ke-6, 50 HOK Rp5 ribu = Rp250 ribu.

Untuk pengairan adalah sebagai berikut:

  • Tahun ke 1, 2, 3 : 30 HOK per tahun Rp150 ribu = Rp450 ribu
  • Tahun ke 4, 5 dan 6 40 HOK Rp200 ribu = Rp600 ribu.

17. Biaya Pemangkasan Tanaman Buah Apel

Biaya pemangkasan juga sebaiknya diperhitungkan. Termasuk pemangkasan ketika pemanenan tiba. Biaya pemangkasan ini dipersiapkan di tahun ke 2 hingga thaun ke 6 masa tanam tanaman buah apel.

  • Tahun ke-2, 22 HOK Rp5 ribu = Rp110.000
  • Tahun ke-3, 30 HOK Rp5 ribu = Rp150 ribu
  • Tahun ke-4, 50 HOK Rp5 ribu = Rp250 ribu
  • Tahun ke-5, 60 HOK Rp5 ribu = Rp300 ribu
  • Tahun ke-6, 60 HOK Rp5 ribu = Rp300 ribu.

Sehingga jumlah biaya produksi selama 6 tahun yang dikeluarkan ditaksir sebesar Rp73.125.305. Lalu bagaimana dengan analisa pendapatan dan keuntugannya.

Analisa Keuntungan Usaha Tani Apel

Dalam hal ini kita dapat perhitungkan terlebih dahulu, berapa besaran pendapatan dan biaya produksi yang dikeluarkan. Jika modal kurang lebihnya adalah Rp73 jutaan. Berapa perkiraan atau analisa pendapatan dari budidaya apel ini.

Dalam panen buah apel diperkirakan akan terjadi pada tahun ek 3 setelah masa tanam, dan berakhir di tahun ke 6 masa tanam. Masing masing memiliki perkiraan masa panen yang berbeda-beda.

  • Tahun ke 3 : 2.900 kg @ Rp5 ribu = Rp14,5 juta
  • Tahun ke 4 : 3.825 kg @ Rp5 ribu = Rp19.125 juta
  • Tahun ke 5 : 4.990 kg @ Rp5 ribu = Rp24.95 juta
  • Tahun ke 6 : 6.760 kg @ Rp5 ribu = Rp33.8 juta.

Sehingga total pendapatan dari hasil panen buah apel ditaksir mencapai Rp92.375 juta sampai 6 tahun masa budidaya tanam apel.

Berapakah besaran keuntungannya? Besaran keuntungan dihitung dari pendapatan hasil panen dikurangi biaya produksi, sehingga dapat hasil bersih keuntungan usaha tani apel.

Jadi jika dihitung, 92.375.000 – 73.125.305 adalah Rp19.249.695. Jadi, keuntungan yang bisa didapatkan dari sebuah budidaya tanaman apel dengan lahan satu hektar selama enam tahun adalah Rp19.249.695.

Namun biaya tentunya bisa diperkecil kembali, tergantung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi. Namun sebagian besar pengeluaran bisa dalam bentuk investasi berkelanjutan.

Baca Juga: Jenis Durian Cepat Berbuah dan Tipsnya

Jadi, itulah yang bisa disampaikan tentang analisa usaha tani apel yang bisa kita ketahui. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan tentunya menjadi perhitungan yang matang dalam melakukan budidaya buah apel.

Namun memang di atas adalah perkiraan dan estimasi. Sehingga, untuk angka bisa dituangkan dalam nominal yang sesungguhnya di setiap daerah. Sehingga mendapatkan perkiraan angkas pasti.

Termasuk ketika panen buah apel harga dan lain-lain bisa disesuaikan. Sekian yang bisa disampaikan. Terimakasih. Salam.

Kaseto Efendi Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *