pupuk buah kakao

Jenis-Jenis Pupuk Buah Kakao Yang Digunakan Petani

Apa saja jenis-jenis pupuk buah kakao? Berikut ini Ayobudidaya.com mencoba membahasnya secara detil, terkait pupuk-pupuk yang digunakan pada budidaya tanaman buah kakao yang kerap digunakan para petani kakao.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa pupuk berperan penting terhadap produktivitas tanaman. Termasuk pada tanaman kakao. Tanaman kakao yang disebut juga sebagai tanaman cokelat ini banyak digeluti petani di Indonesia.

Maka dari itu, pupuk sangat dibutuhkan para petani dalam memberikan asupan nutrisi pada tanamannya. Akibat pemupukan tanaman buah kakao yang tidak tepat, kualitas lahan pada perkebunan cokelat banyak mengalami kemunduran.

Akibat penggunaan pupuk buah kakao yang tidak tepat

Dalam penggunaan pupuk pada tanaman buah kakao harus diperhatikan dengan baik-baik. Jika tidak, akibat penggunaan pupuk buah mengalami kemunduran kualitas lahan. Hal ini antara lain dikarenakan berkurangnya unsur hara di dalam tanah, kerusakan sifat-sifat fisik maupun biologis, serta semakin menipisnya ketebalan tanah.

Berkuranganya unsur hara dalam tanah disebabkan oleh kegiatan panen, pencucican, denitrifikasi, dan erosi yang terjadi di daerah perkarangan tanaman cokelat.

Kerusakan sifat fisik dan biologis tanah antara lain berupa rusaknya agregat tanah, berkurangnya kemantapan struktur, berkurangnya kadar organik, serta berkurangnya jumlah dan aktivitas organisme yang hidup dalam tanah.

Baca Juga Artikel Pupuk Lainnya Berikut Ini : Fungsi Pupuk NPK Mutiara Untuk Tanaman dan Manfaat Pupuk Mutiara Untuk Singkong.

Sementara, berkurangnya ketebalan tanah terjadi karena erosi yang merupakan penyebab utama kerusakan tanah di lahan berlereng curam. Nah upaya dalam peningkatan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan pemberian pupuk yang tepat.

Tujuan Pemupukan Tanaman Kakao

Pemupukan pada tanaman kakao bertujuan untuk menambah unsur-unsur hara tertentu dalam tanah yang tidak mencukupi kebutuhan tanaman. Pemupukan tanaman cokelat harus diberikan secara efisien.

Dalam pemupukan pada tanaman kakao setidaknya bisa menerapkan prinsip 4T, yaitu, tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, dan tepat waktu.

Pupuk Buah Kakao

Jenis-jenis pupuk buah kakao atau pupuk yang biasa digunakan dalam pemupukan tanaman cokelat adalah:

  • pupuk urea atau ZA sebagai sumber N,
  • pupuk TSP sebagai sumber P,
  • dan pupuk KCL sebagai sumber K.

Selain pupuk buatan, pada tanaman cokelat juga diberikan tambahan pupuk organik berupa pupuk kandang atau kompos. Meskipun tanaman membutuhkan asupan tambahan berupa pupuk buatan ataupun pupuk organik.

Pemberian pupuk harus tetap memperhatikan petunjuk dan dosis yang dianjurkan. Maka dari itu, jenis pupuk dibedakan menjadi dua, yakni, pupuk organik dan pupuk anorganik.

Jenis pupuk organik tanaman buah kakao yang biasa digunakan adalah peruraian tumbuhan atau hewan, seperti pupuk hijau dan kompos. Sementara, jenis pupuk anorganik untuk tanaman buah kakao adalah pupuk buatan, kapur, dan kieserit.

Baca: Cara Menanam Buah Naga Stek Agar Cepat Berbuah dan Pupuk Organik Cair Untuk Singkong

Namun, jika dihitung berdasarkan unsur hara yang dikandungnya, pupuk digolongkan menjadi dua, yakni, pupuk tunggal dan pupuk majemuk.

Pengertian Pupuk Tunggal

Pupuk tunggal adalah jenis pupuk yang mengandung satu macam unsur hara makro saja di dalam produknya. Biasanya berupa unsur hara makro primer, misalnya:

  • Urea (46% nitrogen),
  • ZA (21% nitrogen) + 24% Sulfur
  • AN (Amonium Nitrat 35% N)
  • SP-18 (Super Phosphate-18) (18% P2O5)
  • SP-36 (Super Phosphate-26) (36% P2O5) atau TS-36 (36% P2O5)
  • TSP (Triple Super Phosphate) (46% P2O5)
  • KCL (60% K20), dan
  • ZK (50% K2O)

Pengertian Pupuk Majemuk

Pupuk majemuk adalah jenis pupuk yang mengandung lebih dari satu macam unsur hara makro di dalam produknya. Biasanya berupa unsur hara makro primer, misalnya:

  • NPK Pelangi (20.10.10)
  • NPK Kuda (15.7.8)
  • NPK Kujang (30.6.8)
  • NPK Ponska (15.15.15)
  • NPK Mutiara (16.16.16)
  • NPK Mahkota (15.15.6) + 4 Sulfur
  • NPK Mahkota (12.12.17) + 2
  • NPK Kebomas (12.12.17)  + 2
  • NPK Kebomas (15.15.6) + 4
  • NPK Pelangi (12.12.17) + 2
  • NPK Pelangi (15.15.6) + 4

Waktu Pemupukan Tanaman Kakao

Waktu pemupukan tanaman kakao biasanya dilakukan dua kali dalam satu tahun. Waktu yang ideal untuk melakukan pemupukan adalah pada saat musim penghujan atau pada akhir musim hujan (Maret-April atau Oktober-November).

Dosis Pupuk Buah Kakao Yang Belum Berproduksi (Gram/Tanaman)

  • Umur 2 bulan: ZA = 50 gram/pohon.
  • Umur 6 bulan: ZA = 75 gram/pohon; TSP = 50 gram/pohon; KCL = 30 gram/pohon; Kleserit = 25 gram/pohon.
  • Umur 12 bulan: ZA = 100 gram/pohon.
  • Umur 18 bulan: ZA = 150 gram/pohon: TSP = 100 gram/pohon: KCL = 70 gram/pohon: Kleserit = 50 gram/pohon.
  • Umur 24 bulan: ZA = 200 gram/pohon.

Dosis Pemupukan Tanaman Cokelat Berproduksi (Gram/Tanaman)

  • Umur 3 Tahun; ZA = 2 x 100 gram/pohon, Urea = 2 x 50 gram/pohon, TSP = 2 x 50 gram/pohon, KCL = 2 x 50 gram/pohon.
  • Umur 4 tahun: ZA = 2 x 100 gram/pohon, Urea = 2 x 100 gram/pohon, TSP = 2 x 100 gram/pohon, KCl = w x 100 gram/pohon.
  • Lebih dari 5 tahun; ZA = 2 x 250 gram/pohon, Urea + 2 x 125 gram /pohon, TSP = 2 x 125 gram/pohon, KCl = 2 x 125 gram/pohon.

Nah itulah kurang lebihnya informasi penjelasan tentang pupuk buah kakao yang harus kita sama-sama pahami dan pelajari. Semoga bermanfaat. Ikuti dan baca artikel ayobudidaya.com lainnya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *