manfaat pohon jati

Jenis-Jenis Pohon Jati di Indonesia yang Cepat Panen

Ayobudidaya.com – Pohon jati dikenal di dua negara, yakni, Indonesia dan Malaysia. Bahasa inggris pohon jati adalah Teak. TeakĀ merupakan nama internasional untuk pohon jati. Lalu, jenis-jenis pohon jati sendiri di Indonesia ada berapa? Dalam artikel www.ayobudidaya.com kali ini kita akan mengupasnya lebih dalam:

A. Klasifikasi Pohon Jati

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Sub Divisi : Angiospermae

Kelas : Dycotyledoneae

Ordo : Verbenales

Famili : Verbenaceae

Genus : Tectona

Spesies : Tectona grandis L

B. Morfologi Pohon Jati

Tanaman jati termasuk tanaman yang besar dengan tinggi mencapai sekitar 30-45 meter. Tanaman jati di alam dapat tumbuh mencapai diameter batang 220 meter. Namun pada umumnya pohon jati memiliki diameter 50 cm. Pada sekitar bulan Juli-September (musim kemarau) tanaman akan mengalami gugur daun dan pada saat itu kambium akan tumbuh lebih sempit dari pertumbuhan musim penghujan. Lalu, pada bulan Januari-April (musim penghujan), daun akan tumbuh, sehingga pertumbuhan kambium normal kembali.

Pohon jati juga dikenal sebagai pohon yang memiliki segudang manfaat. Manfaat pohon jati selain digunakan sebagai furnitur juga bisa digunakan untuk penyembuhan penyakit, artinya pohon jati memiliki manfaat bagi kesehatan. Manfaat tanaman pohon jati bagi kesehatan antara lain, obat kolera dan pembersih luka.

C. Jenis-Jenis Pohon Jati

Pohon jati banyak dibudidaya di Indonesia. Sama halnya dengan tanaman pisang. Hal ini dikarenakan tanaman pohon jati memiliki prospek unggul di pasar Indonesia, terutama dalam pasar furniture. Harga kayu jati pun tergolong harga yang mewah. Kemewahan pohon jati yang menyebabkannya menjadi mahal ini dikarenakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kayu jati yang memang benar-benar bagus dan awet sebagai media furniture. Kayu jati dikenal tidak mudah keropos dan tahan lama.

Pengebun jati di Indonesia pun bermacam-macam. Bahkan, ada beberapa jenis pohon jati yang ditanam di masyarakat, ada Jati Unggul, Jati Super, Jati Emas, dan Jati Biotropika. Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis pohon jati di Indonesia :

  1. Jati Unggul : Merupkan hasil kloning dari induk berupa pohon jati pulus atau jati elit. Keunggulan jati unggul ini adalah pertumbuhannya yang cepat, batang bebas yang relative tinggi, dan tingkat kelurusan batang yang lebih baik dibandingkan dengan pohon jati yang tumbuh disekitarnya.
  2. Jati Super : Merupakan jati hasil kultur jaringan yang berasal dari kebun jati di Malaysia. Meskipun demikian, asal klon jati super adalah Thailand. Biji-biji dari ratusan pohon jati yang didatangkan dari berbagai negara, seperti Thailand, Indonesia, India, Afrika ditanam dilokasi seluas 440 ha. Dari 440 ha, Jati ini ditemukan 33 pohon yang pertumbuhannya luar biasa cepat dibandingkan dengan pohon lainnya.
  3. Jati Emas : Jati emas merupakan bibit unggul hasil teknologi kultur jaringan dengan induk tanaman pada mulanya berasal dari Myanmar. Jati emas sudah sejak tahun 1980 di tanam secara luas di Myanmar dan Thailand, dan di Indonesia penanaman jati emas sudah dilakukan pada tahun 1996 dengan penanaman jati emas hingga 1 juta pohon di daerah Indramayu, Jawa Barat.
  4. Jati Biotropika : Merupakan jati hasil produksi bersama antara Seameo Biotrop dan PT PPA Agricola. Eksplan jati biotropika untuk pertama kalinya berasal dari tunas mikro steril dari jati unggul milik Seameo Biotrop yang diberi merek dagang jati emas. Jadi, jati emas dan jati biotropika berasal dari satu klon yang sama.

 

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *