Cara Pemupukan Singkong

Cara Pemupukan Singkong Agar Berbuah Banyak dan Besar

Cara Pemupukan SingkongAyobudidaya.com akan ulas tentang bagaimana cara pemupukan singkong yang tepat sehingga menghasilkan hasil panen buah yang banyak dan umbi yang besar. Seperti kita ketahui bersama bahwa tanaman singkong merupakan tanaman ubi kayu yang paling banyak ditanam oleh petani dan dijadikan pekerjaan. Sebab, kebutuhan singkong di dunia pun tinggi. Termasuk di Indonesia.

Baca : Teknik Budidaya Tanaman Singkong Mudah Diterapkan

Baca : Jurus Rahasia Budidaya Singkong Agar Panen Melimpah

Cara Pemupukan Singkong

Ada berbagai macam cara dalam pemupukan tanaman singkong. Di antaranya cara pemupukan secara konvensional atau kebiasaan petani dan dengan cara pemupukan sistem teknologi. Nah, kita akan ulas dua cara pemupukan singkong tersebut :

1. Pemupukan Singkong Secara Konvensional

Dengan kebiasaan petani, biasanya secara konvensional dilakukan dengan system pemupukan berimbang antara N, P, K dengan dosis Urea : 135 kg, TSP/SP36 : 75 kg dan KCL : 135 kg. pupuk tersebut diberikan pada saat tanam dengan dosis N:P:K = 1/3 : 1: 1/3 atau Urea : 50 kg, TSP/SP36 : 75 kg dan KCL : 50 kg (sebagai pupuk dasar) dan pada saat tanaman berumur 2-3 bulan yaitu sisanya dengan dosis N:P:K = 2/3:0:2/3 atau Urea : 85 kg dan KCL : 85 kg.

2. Pemupukan Singkong dengan Sistem Teknologi MiG-6 Plus

Sistem pemupukan menggunakan teknologi MiG-6 Plus, dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia/anorganik sampai dengan 50%, Adapun cara pemupukannya adalah sebagai berikut :

  • Disarankan saat pengolahan lahan diberikan pupuk kandang pada setiap lubang yang akan ditanami bibit.
  • Kebutuhan 5ton/ha. 3 hari sebelum tanam diberikan 2 liter MiG-6 Plus per hektar dengan campuran setiap 1 liter MiG-6 Plus yang sudah dicampur/dilarutkan dengan air max 200 liter atau 1 tutup botol (10 ml) dicampur/dilarutkan dengan air sebanyak 2 liter (jumlah air tidak harus 200 liter boleh kurang asal cukup untuk 1 hektar).
  • Disemprotkan pada lahan secara merata disarankan disemprotkan pada pupuk kandang/kompos agar fungsi dari pupuk kandang/kompos lebih maksimal.
  • Setelah 3 hari bibit / stek siap ditanam. 5 hari setelah tanam berikan campuran pupuk NPK dengan dosis Urea : 50 kg, TSP/SP36 : 75 kg dan KCL : 50 kg pada lahan 1 hektar, 1 pohon diberikan campuran sebanyak ± 22,5 gram dengan cara ditugalkan pada jarak 15 cm dari tanaman dengan kedalaman 10cm.
  • Pemberian MiG-6 Plus selanjutnya pada saat tanaman singkong berumur 2 bulan :2 liter, umur 4 bulan : 2 liter, umur 6 bulan : 2 liter dan 8 bulan : 2 liter.
  • Pemberian pupuk anorganik selanjutnya pada umur tanaman 60-90 hari berupa campuran pupuk N:P:K dengan dosis Urea : 85 kg, dan KCL : 85 kg. Asumsi bila 1 hektar lahan ditanam 7.500 pohon berarti 1 pohon diberikan sebanyak ± 22,5 gram dengan cara ditugalkan pada jarak 15 cm dari tanaman dengan kedalaman 10cm.

Nah itu dia cara pemupukan tanaman singkong yang bisa dilakukan oleh petani singkong dalam teknik budidaya tanaman singkong yang mudah dan menghasilkan panen yang besar.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

    Majalah Lampung

    (Juni 29, 2018 - 4:32 pm)

    Bisa nih diterapkan ke petani di Lampung, agar menghasilkan hasil panen buah yang banyak dan umbi yang besar.

      admin

      (Juli 8, 2018 - 10:01 am)

      iya bisa gan

    Pawang hewan

    (Januari 5, 2019 - 10:50 am)

    Apa bisa diterapkan di semua jenis singkong?

      admin

      (Januari 5, 2019 - 3:46 pm)

      inshallah, coba didiskusikan juga dengan petani singkong diwilayah sekitar dan metode rujukan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *