Cara Menanam Tomat

Cara Menanam Tomat dengan Baik Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Tomat – Tomat merupakan jenis sayuran yang familiar di kalangan masyarakat. Berbagai jenis makanan menggunakan buah berwarna merah segar ini sebagai bahan pelengkap sajian.

Tomat juga termasuk dalam jenis tanaman sayuran yang masuk pada kategori family Solanaceae. Namun tak sedikit juga ada tanggapan tentang bahwa Tomat adalah jenis buah-buahan.

Ada banyak cara menanam tomat yang bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk sekala besar sebagai usaha pertanian, maupun skala kecil, menanam tomat rumahan, di lahan sempit dan lainnya.

Terlebih lagi, tomat cocok ditanam di kontur geografi manapun, karena tomat dapat di tanam di daratan tinggi, sedang, maupun rendah. Oleh sebab itu tanaman ini banyak dipilih petani sebagai salah satu komuditi pertanian yang menjanjikan.

Selain itu, dalam menanam tanaman tomat pun ada banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya saja, ada cara menanam tomat hidroponik. Jelas cara ini sudah banyak yang melakukan sekaligus untuk mempercantik halaman rumah dan pemanfaatan lahan sempit.

Dan cara hidroponik pada tanaman buah tomat ini biasanya juga sebagai cara menanam tomat di rumah. Jadi, kita bisa melakukannya baik dengan cara menanam tomat dari buahnya, maupun cara tanam lainnya.

Seperti cara menanam tomat di tanah ladang, cara menanam tomat di kebun, cara menanam tomat di sawah. Dan itu semua merupakan keuntungan lain dari menanam tomat.

Karena memang mudah, dan dapat tumbuh diberbagai jenis media yang berbeda, seperti di lahan sawah, perkarangan, lahan tegal, dan bahkan di lahan yang terbatas.

Untuk itu, ayobudidaya.com tertarik membahas langkah – langkah dan cara menanam tomat agar cepat berbuah dan cara agar buah tomat besar.

Cara Menanam Tomat

Cara Menanam Tomat
Cara Menanam Tomat

Berbicara cara menanam tomat, kita juga bisa melakukannya dengan teknik Tabulampot atau disebutĀ Tanaman Buah Dalam Pot. Pada tanaman buah dalam pot, tomat adalah salah satu tanaman yang banyak ditanam masyarakat rumahan untuk mengisi kebun maupun lahan yang dimiliki.

Dan berikut ini cara-cara menanam tomat yang baik dan benar yang bisa kita lakukan:

1. Cara Pilih Benih Tanaman Tomat yang Berkualitas

Sebelum anda memilih benih buah tomat, terlebih dulu tentukan lokasi tempat anda akan menanam tanaman tomat. Apakah akan menanamnya di lahan sawah atau hanya di pekarangan rumah saja.

Setelah itu pilihlah benih tomat yang sesuai dengan karakteristik lahan yang akan anda pergunakan. Pilih biji tanaman tomat sehat yang tidak terserang hama penyakit. Pilihlah biji yang tomat yang utuh alias tidak cacat.

Karena biasanya biji tomat yang cacat pertumbuhannya akan terganggu. Kemudian yang terakhir pilihlah benih atau biji tanaman tomat yang tidak keriput. Usahakan ketika Anda membeli benih tanaman tomat pada toko pertanian yang terpercaya serta bermutu baik.

2. Cara Pengolahan Tanah Tanaman Tomat

Siapkan lahan yang akan Anda jadikan sebagai lahan tanam. Pastikan lahan tanam anda sudah terbebas dari gulma serta rumpur liar.

Olah tanah dengan menggunakan cangkul, jangan lupa untuk mencampur tanah dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 agar tanaman tomat nantinya dapat tumbuh dengan baik.

Nutrisi pada pupuk sangat penting bagi perkembangan tanaman Anda. Anda disarankan memilih tanah gempur yang mengandung banyak nutrisi untuk kesuburan tanaman.

3. Cara Penyemaian Bibit Tanaman Tomat

Cara Menanam Tomat
Cara Menanam Tomat

Ketika anda sudah memilih benih atau bibit tanaman tomat yang berkualitas, langkah pertama sebelum penyemaian adalah dengan didesinfektan.

Desinfektan berfungsi untuk mencegah mikroorganisme dalam benih yang dapat menimbulkan hama. Caranya Desinfektan dengan merendam benih atau bibit kedalam larutan fungisida.

Kemudian setelah didesinfektan benih atau bibit tanaman tomat ditanam pada lubang-lubang sedalam 1 cm. Usahakan jaga jarak antara satu benih dan benih lainnya dengan jarak 5 cm.

Cara kedua yang dapat anda lakukan dalam proses penyemaian tomat dengan menggunakan kantong polybag. Kantong-kantong polybag diisi dengan media tanam dengan perbandingan 1:1 antara tanah dan pupuk kandang.

Tanam benih tanaman tomat pada polybag masing-masing satu benih satu pada setiap kantong polybag. Kemudian langkah terakhir setelah biji ditanam, siramlah media tanam dengan air.

4. Cara Pemeliharaan Pembibitan Tanaman Tomat

Cara Menanam Tomat
Cara Menanam Tomat

Pemeliharaan bibit tanaman di persemaian harus dilakukan secara berkala, untuk menjaga agar tanaman tomatdapat tumbuh dengan baik dan subur. Pemeliharaan bibit meliputi beberapa kegiatan yang harus diperhatikan.

Hal pertama yang wajib Anda perhatikan adalah penyiraman tanaman tomat. Penyiraman tanaman tomat dilakukan setiap dua kali sehari, yaitu saat pagi dan sore hari.

Pilihlah alat penyiraman yang memiliki lubang halus agar pada waktu penyiraman tidak merusak bibit tanaman yang baru tumbuh.

Hal kedua yang harus Anda perhatikan terkait penyiangan tanaman tomat. Penyiangan tanaman tomat dapat anda lakukan secara manual dengan langsung mencabuti gulma atau tanaman penggangu. Penyiangan dapat anda lakukan dengan menyesuaiakan kondisi tanaman Anda.

Hal terakhir dan paling penting adalah pemupukan dan pencegahan hama penyakit. Berikan pupuk kandang dan juga pupuk kimia NPK sebagai pupuk pendamping.

Hama penyakit pada tanaman umunya berasal dari golongan serangga. Jika anda ingin memberantas hama dan penyakit yang menyerang tanaman tomat, anda dapat menyemprotkan obat-obatan.

Obatan-obatan hama ini tergantung dengan masalah tanaman anda, Insektisida untuk memberantas hama sedangkan fungisida untuk memberantas penyakit yang disebabkan oleh jamur.

5. Cara Pemupukan Tanaman Tomat

Cara Menanam Tomat
Cara Menanam Tomat

Setiap tanaman harus diberi pupuk agar tumbuh sehat dan dapat segera dipanen. Sama seperti tanaman lainnya, tanaman tomat pun harus diberi pupuk yang bagus secara berkala.

Namun, anda tidak boleh asal-asalan memberikan tanaman tomat. Pemupukan pada tanaman bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang dengan baik.

Setelah anda menanam tomat kurang lebih berumur satu minggu, berilah pupuk buatan Urea. Perlu diingat ketika Anda memberikan pupuk urea pada tanaman tomat anda usahakan agar tidak mengenai tanaman.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerusakan pada tanaman. Lakukan pemupukan disekeliling tomat dengan cara antara 3-5 cm. Pemupukan dilakukan secara berkala setiap minggu. Pada minggu kedua, tanaman tomat harus diberikan pupuk kembali.

Berikan kurang lebih 5 gram pupuk Urea disekitar tanaman, kemudian pupuk ditutup tanah dan disiram dengan air. Namun, jika pada umur 4 minggu dan tanaman anda terlihat belum begitu subur, anda dapat memberikan pupuk Urea kembali.

Pada fase pemupukan ini tambahkan dosis pupuk sebanyak 7 gram dan jangan lupa untuk tetap menjaga jarak pemupukan dari batang tanaman tomat.

6. Cara Penyiraman Tanaman Tomat

Cara Menanam Tomat
Cara Menanam Tomat

Pada dasarnya tanaman tomat tidak terlalu membutuhkan banyak air. Tetapi, budidaya tanaman tomat juga tidak boleh sampai kekurangan air.

Siram tanaman tomat secara berkala dengan air yang tidak terlalu banyak, karena jika anda memberikan air yang berlebihan maka tanaman tomat tidak dapat menyerap unsur-unsur hara dan dikhawatirkan dapat terserang hama penyakit.

Perkembangan Patogen yang dapat menyebabkan tanaman mati karena keracunan kandungan oksigen disebabkan oleh kelembaban tanah yang tinggi, karena tanaman tomat terlalu sering disiram dan membuat kandungan air mendesak keluar dari dalam tanah.

Hal ini menjadi anaereb yang menyebabkan proses oksidasi berubah menjadi proses reduksi.

Itulah 6 cara menanam tomat dengan baik agar cepat berbuah. Menanam tomat sama seperti menanam tanaman lain yang membutuhkan ketelitian.

Hindari tanaman tomat anda dari berbagai hama serta penyakit agar tanaman Anda dapat tumbuh dengan sehat dan subur. Selamat bercocok tanam.

Ayo Budidaya Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *