Cara Menanam Buah Naga Stek

Cara Menanam Buah Naga Stek Agar Cepat Berbuah

Bagaimana Cara Menanam Buah Naga Stek? Itulah yang menjadi pertanyaan kita saat ini, dan pertanyaan yang lain, yang sampai akhirnya artikel budidaya buah naga ini ayobudidaya.com buat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Cara menyetek buah naga agar cepat berbuah, tumbuh, dan mampu beradaptasi dengan media apapun sebenarnya mudah dan bisa kita lakukan, meski sebagai pemula.

Sebab, buah naga atau tumbuhan yang disebut Hylocereus undatus ini sudah banyak yang melakukan budidaya dengan teknik apapun, termasuk budidaya buah naga stek. Sehingga memang kita hanya perlu belajar dari apa yang sudah pernah dilakukan orang-orang sebelum kita dalam budidaya salah satu jenis buah asal benua Amerika yang mengandung segudang manfaat untuk tubuh itu.

Baca Juga: Ternyata Mudah, Ini Cara Menanam Buah Naga di Kebun

Dan kali ini kita akan pelajari cara menanam buah naga stek. Mengapa cara budidaya buah naga dengan stek harus dilakukan? Cara memperbanyak buah naga dengan stek dinilai cukup tinggi tingkat keberhasilannya. Selain itu, cara stek pada budidaya buah naga bisa memacu pertumbuhan tanaman dan bibit yang dihasikan. Jadi cara stek bisa menghasilkan bibit buah naga unggul.

Dan stek juga kerap dijadikan sebagai salah satu cara pembibitan buah naga oleh pelaku budidaya. Jadi tak salah budidaya buah naga stek kerap dijadikan pilihan, karena memang sudah banyak yang mengakui tingkat keberhasilan menanam buah naga stek cukup tinggi dan menciptakan bibit unggul. Selain itu juga ada sebutan cangkok buah naga dan teknik menyambung buah naga.

Langkah-Langkah Pada Cara Menanam Buah Naga Stek

Langkah-langkah dalam melakukan cara budidaya buah naga dengan stek terhitung relatif mudah dan simpel sama seperti ketika kita menanam buah naga di polybag. Dan dalam langkah-langkah berikut ini ada yang perlu anda siapkan untuk mendapatkan budidaya buah naga dengan cara stek agar tanaman tetap unggul.

  • Menggunakan bibit buah naga unggul: Kesuksesan budidaya buah naga dipastikan oleh ketelitian Anda dalam mengambil bibit yang unggul. Bibit buah naga disebut unggul dan cocok untuk di-stek bila:
  • Tanaman buah naga dalam keadaan sehat
  • Batangnya berwarna hijau tua
  • Sudah menghasilkan buah sekitar 1-4 kali

Mengapa hal tersebut harus diperhatikan, sebab, batang tanaman buah naga yang sudah memproduksi buah dianggap akan melancarkan pertumbuhan dan mempunyai batang yang kokoh sehingga cocok sekali untuk di-stek. Selain itu, batang buah naga yang masih terlihat muda pun dapat digunakan untuk di-stek. Namun, hasilnya tidak seperti ketika menggunakan batang yang sudah tua.

Kenapa tidak boleh gunakan batang tanaman buah naga yang masih muda untuk stek? Hal ini dikarenakan batang tanaman yang masih muda dinilai lambat semasa pertumbuhannya. Disamping itu memang, batang yang muda masih banyak berisi air sehingga akan mudah membusuk saat di-stek. Sehingga batang buah naga muda tidak direkomendasi untuk dijadikan bibit stek.

Cara Budidaya Buah Naga dengan Stek

Cara menanam buah naga stek agar cepat tumbuh yang Anda dapat lakukan adalah dengan mempersiapkan terlebih dulu batang tanaman buah naga yang telah tua dan dalam keadaan sehat. Batang tanaman buah naga kira-kira berukuran sekitar 4-8 cm dan cari tanaman yang mempunyai batang dengan panjang kira-kira 50-100 cm sebagai tanaman indukannya.

Tanaman induk tersebut lalu dipotong dengan meninggalkan sedikit batang kurang lebih sepanjang 20 cm. Selanjutnya batang calon bibit dipotong sepanjang 20-50 cm dengan ujung batangnya dibuat lancip. Ujung batang yang dibuat lancip itulah yang akan ditanam/ditancapkan di tanah.

Batang tanaman buah naga yang lancip itu bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan akar supaya mudah menyebar ke dalam tanah. Batang calon bibit buah naga dan batang induk buah naga yang sudah dibuat lancip ditanamkan di bagian bawah dengan cara berdekatan atau malahan menumpang ke dalam tanah.

Hal ini dimaksud agar dalam cara menanam buah naga stek, tanah dapat melindungi batang tanaman buah naga untuk bisa tetap kokoh dan cara ini juga bisa dilakukan dengan memberi tambahan alat penyangga, yakni, bisa gunakan kayu panjang atau besi yang ditalikan pada batang tanaman buah naga.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan dalam cara menanam buah naga stek adalah memberi pupuk organik atau pupuk anorganik di seputar tanaman untuk memacu pertumbuhan. Dalam merawat tanaman buah naga Anda mesti tetap teratur melakukan penyiraman air dan bila perlu dapat ditambah dengan bermacam-macam jenis pupuk selaku tambahan nutrisi buat tanaman.

Cara Menanam Buah Naga Dalam Pot Dengan Cara Stek

Berikut ini adalah cara lain, jika tadi di atas merupakan salah satu cara menanam buah naga stek di halaman rumah, berikut ini cara menanam buah naga dengan media pot atau polybag namun tetap sama dengan cara stek. Berikut penjelasan lengkapnya, cara menanam buah naga stek dalam pot.

1. Cara Pembibitan Stek Tanaman Buah Naga

Proses pertama dalam cara menanam buah naga adalah proses pembibitan. Proses pembibitannya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cara vegetatif maupun generatif. Namun, umumnya para petani lebih memilih pembibitan dengan cara vegetatif karena lebih mudah dalam proses pengerjaannya.

Selain itu, bibit yang dikembangkan dengan cara vegetatif memiliki sifat yang sama dengan indukan. Berikut langkah-langkah pembibitan dengan cara vegetatif:

  • Pilihlah batang yang akan di stek dengan catatan tanaman tersebut pernah berbuah minimal 2-3 kali. Hal ini untuk memastikan kualitas indukan buah naga.
  • Pilihlah batang dengan diameter minimal 8 cm, keras, tua, serta memiliki warna hijau tua. Usahkan memilih batang yang besar dan kuat karena batang tersebut akan menjadi batang utama.
  • Potong batang untuk calon bibit dengan panjang sekitar 25-35 cm, pada bagian atas dipotong rata sedangkan bagian bawah di potong miring. Hal ini bertujuan agar akar cepat tumbuh.
  • Diamkan batang yang telah di potong hingga getahnya mengering, hal ini bertujuan untuk meminimalisir pembusukan batang saat ditanam.
  • Celupkan batang kedalam fungsida untuk mengurangi resiko terserang jamur.

2. Media Tanam Budidaya Buah Naga

Media tanam yang digunakan untuk menanam buah naga dalam pot adalah campuran tanah, kompos, dan akar sekam dengan perbandingan 2:1:1.

3. Pemilihan Pot Untuk Menanam Buah Naga

Pot untuk tempat tumbuh tanaman buah naga dibutuhkan pot yang memiliki diameter minimal 40 cm. Selain pot, bisa juga menggunakan polybag, karung atau ember bekas. Kemudian isi dengan media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya.

4. Cara Pembuatan Tiang Penyangga Untuk Tanaman Buah Naga

Tiang panyangga dalam budidaya buah naga sangat diperlukan, terlebih dengan metode menanam buah naga dalam pot. Kenapa hal demikian begitu diperlukan, hal ini karena batang tanaman membutuhkan penopang saat tanaman berbuah. Jadi, fungsi tiang penyangga dibuat adalah untuk menopang tanaman, dan tiang penyangga ini terbuat dari pipa besi berdiameter 8-10 cm atau bisa juga menggunakan kayu yang kokoh, karena tanaman ini memiliki umur yang cukup panjang. Tinggi tiang berkisar antara 150-200 cm. Catatan, diusahakan disesuaikan dengan pot.

5. Cara Menanam Buah Naga Stek Dalam Pot

Ketika semua dipastikan telah siap, lakukan cara-cara berikut untuk menanam tanaman buah naga dalam pot:

  • Masukan bibit di samping tiang penyangga dengan kedalaman sekitar 10 cm, jangan terlalu dalam karena dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman.
  • Kemudian tekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh.
  • Selanjutnya siram dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanam, lalu letakan di tempat yang terpapar sinar matahari.

6. Cara Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Buah Naga

Cara perawatan buah naga dan cara pemeliharaan tanaman buah naga dalam pot tidak jauh berbeda dengan buah naga yang ditanam pada media tanah langsung. Perawatannya meliputi pemupukan, pemangkasan, penjarangan, hingga penggantian pot saat buah naga tumbuh besar.

a. Pemupukan Susulan Pada Tanaman Buah Naga

Pupuk yang diberikan pada tanaman buah naga adalah pupuk majemuk yang kaya akan kandungan P dan K, seperti NPK 15:15:15 dengan takaran 50 gram/pot, tambahkan juga pupuk tunggal seperti ZA, KCL, dan SP-18. Selain itu, bisa juga diberikan pupuk kandang untuk menjaga nutrisi dan unsur hara yang terkandung dalam media tanam yang diikuti dengan penyiraman rutin setiap pagi atau sore hari.

Selang 2-4 minggu setelah pemupukan dari akar, tambahkan juga pupuk untuk daun. Begitu juga saat tanaman mulai berbunga, segera berikan pupuk TSP, KCL, dan NPK 15:15:15 yang dilarutkan dalam air dengan takaran 2 gram/liter, agar pupuk lebih cepat diserap tanaman. Semprotkan larutan pupuk tersebut pada tanaman secara rutin setiap satu minggu sekali selama delapan minggu.

b. Cara Pemangkasan Dahan Tanaman Buah Naga

Pemangkasan dahan pada tanaman buah naga bertujuan untuk membentuk dahan baru yang lebih produktif. Idealnya, pemangkasan dilakukan saat tanaman berusia 2-3 bulan. Usahakan tinggi tanaman tidak lebih dari 140-170 cm dan jumlah batang produktif sebanyak 3-4 cabang saja, agar pertumbuhan tanaman lebih optimal.

c. Cara Penjarangan Bunga Tanaman Buah Naga

Penjarangan bunga dilakukan saat tanaman mulai berbunga. Setiap cabang tanaman di sisakan 2 bunga saja dengan jarak sekitar 30 cm satu sama lain. Biasanya bunga yang mempunyai kelopak berwarna hijau yang di pelihara. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan buah lebih optimal.

d. Repoting atau Cara Pemindahaan Tanaman Buah Naga

Proses perwatan berikutnya adalah proses repoting. Hal ini bertujuan untuk memacu pembungaan buah naga. Pindahkan tanaman kedalam pot yang lebih besar, tambahkan juga media tanam baru serta pupuk kandang untuk menjaga kesuburan dan kesehatan tanaman, sehingga tanaman buah naga dalam pot cepat berbuah.

Nah itulah cara menanam buah naga stek yang bisa dilakukan, tentunya tidak terlalu sulit dan rumit kan? Tanaman buah naga ini perlu diketahui memiliki usia panjang bahkan bisa berumur sampai 20 tahun. Dan pada umumnya tanaman buah ini bisa dipanen pada umur 10-12 bulan setelah masa tanam. Jadi tanaman ini sangat mudah kan. Semoga artikel tentang buah naga ini bermanfaat ya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *