cara budidaya durian montong

Budidaya Durian Montong dan Cara Mudah Menanamnya

Ayobudidaya.comBudidaya Durian Montong. Durian Montong adalah salah satu jenis durian unggul dan berkualitas super. Durian ini sangat diminati masyarakat karena dagingnya yang tebal, kuning dan legit.

Durian montong terbesar mencapai 5 kg bahkan lebih. Dan dalam satu pohon bisa menghasilkan 100 kg dengan rata rata per buah beratnya 3-5 kg.

Umur durian montong berbuah juga cepat. Tidak seperti buah durian lokal di Indonesia yang masa umur panen pertama mencapai 8 tahun. Untuk durian montong bisa mencapai 3-4 tahun.

Kita juga bisa menanam durian montong ini dengan ukuran pendek. Jadi pohon durian tidak tinggi. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, di antaranya sebagai berikut:

Baca :

  1. Pohon Durian Pendek, Jenis & Cara Membuatnya

  2. Agar Pohon Durian Tidak Tinggi, Tapi Tetap Berbuah Lebat

Cara budidaya durian montong juga sederhana, tidak rumit, dan cukup mudah. Caranya pun sama seperti cara budidaya durian bawor. Adapun cara budidaya durian bawor sebagai berikut:

Baca : Budidaya Durian Bawor dan Analisa Keuntungannya

Sementara untuk cara budidaya durian montong kita bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini, silakan diperhatikan dengan baik-baik.

Cara Budidaya Durian Montong

cara budidaya durian montong
cara budidaya durian montong

Dalam budidaya durian, termasuk dengan durian montong ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Di antaranya apakah pohon durian yang akan ditanam berapa lama umur durian berbuah.

Ini juga termasuk pada durian montong, berapa lama umur durian montong berbuah? Lalu, bisakah durian montong ditanam dengan ukuran pohon yang pendek? Di mana mendapatkan bibit durian montong?

Cara menanam durian cangkokan bisakah dilakukan oleh durian montong? Lalu buah panen durian montong kira kira ukuran terbesarnya berapa? Bahkan sampai durian montong harga juga menjadi pertimbangan.

Namun pada umumnya petani hanya berfokus pada satu yakni, cara mempercepat pertumbuhan tanaman durian dan agar pohon durian berbuah lebat.

Maka hal hal yang akan kita bahas kali ini sangat penting untuk dipelajari, di antaranya cara pembibitan durian montong, cara menanam durian montong, cara merawat tanaman durian montong, sampai cara panen durian montong.

Misalnya saja, dalam perawatan ada beberapa hal yang benar-benar harus dilakukan secara maksimal, di antaranya adalah terkait kesehatan tanaman. Hal ini harus dilakukan kontrol rutin terhadap hama dan penyakit yang menyerang tanaman durian.

Nah selanjutnya langkah – langkah umum yang bisa kita lakukan dalam praktik budidaya atau cara menanam durian montong yang baik dan benar.

A. Syarat Tumbuh Tanaman Durian Montong

Pertama, yang harus diperhatikan adalah syarat tumbuh tanam durian. Perlu diketahui, bahwa tanaman durian dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah.

Namun, pohon durian akan tumbuh optimal di ketinggian 50-600 Meter di atas permukaan air laut dan pertumbuhan pohon durian sangat menyukai daerah yang beriklim basah atau tempat tempat yang banyak turun hujan.

Selain itu, tanah yang digunakan juga harus baik, yakni lembab, subur, gembur dan tidak bercadas, serta berada di kedalaman air tanah tidak lebih dari 1 meter dan PH tanah sekitar 6-7.

B. Media Tanam Pohon Durian Montong

Selanjutnya setelah syarat di atas terpenuhi, kita bisa menyiapkan media tanam untuk menanam pohon durian montong. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dan ketahui pada tahap pertama budidaya durian montong ini, di antaranya adalah:

  1. Membersihkan lahan dari sisa tumbuhan dan gulma dengan cara mekanis ataupun kimiawi.
  2. Tebang tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari.
  3. Pembukaan lahan dilakukan saat musim kemarau, sehingga awal musim hujan sudah bisa dilakukan penanaman.
  4. 1 Hektare (ha) lahan, petani durian bisa menanam sampai 190 pohon.
  5. Setelah mencapai umur 3-4 tahun dari awal tanam, durian montong bisa mulai dipanen.
  6. Satu pohon durian montong dapat menghasilkan 100 kg buah durian.
  7. Bobot rata rata per buah mencapai 3-5 kg.

Dalam menyiapkan media tanam ini, pastikan unsur hara yang cukup pada media tanam. Maka pada awal ingin penanaman bibit durian, yang harus dilakukan adalah cek pH asam dan basa tanah, pengairan, hingga saat panen.

Lalu, pastikan gulma atau rumput dan bebatuan bersih dari tanah yang akan dijadikan lubang tanam. Pastikan tanaman durian yang ditanam tidak bersaing dengan tanaman atau hal lain yang akan menjadi faktor penghambat pertumbuhan.

Tak lupa media tanam ini kita membaut bedengan. Bedengan untuk tanam durian ini ukurannya 30 cm. Atau kita bisa membuat lubang tanam berbentuk bujur sangkat dengan ukuran 50 – 100 cm.

Lebih mudah membuatnya dengan cangkul. Buatlah tanah yang akan ditanami durian gembur. Cara membuat tanah gembur pun mudah. Pertama dilakukan pemupukan pada tanah dengan pupuk organik. Bisa gunakan pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Namun untuk hasil yang maksimal bisa ditambahkan pasir atau sekam padi ke dalam campuran media tanam tersebut. Untuk ukuran bedengan tanaman durian lebar 1 m dan panjang 2 m, dan dosis pupuk sebanyak 5 kg.

Atau bisa memberikan pupuk kandang 20 kg ke tanah galian kemudian tanah masukan kembali. Biarkan media tanam tersebut selama 1 minggu sebelum bibit durian montong ditanam. Tujuannya supaya gembur dan perakaran durian bagus dan kuat.

C. Jarak Tanam Antar Pohon Durian

Selanjutnya yang patut diperhatikan adalah jarak tanam pohon durian. Ini penting setelah media tanam direncanakan dibuat. Jarak tanam antaranya 19-12 meter.

Jika lahan sempit. Dan ingin menanam lebih banyak. Bisa saja menggunakan jarak tanam dengan ukuran 7 x 7 meter atau 10 x 10 meter.

D. Cara Menanam Durian Montong Yang Benar

cara budidaya durian montong
cara budidaya durian montong

Sebelum lebih jauh membahas tentang bagaimana teknik budidaya durian montong dengan memulai penanamannya. Kami ingin jelaskan dulu terkait bibit yang akan digunakan.

Ini juga penting. Ada beberapa kriteria dalam mendapatkan bibit durian montong yang berkualitas super dan unggul. Setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Di antaranya adalah dalam memilih bibit ada dua cara, membuat atau membeli.

Dalam membuat benih durian kita bisa melukan dengan cara cangkok pada bagian tanaman durian. Pastikan tempat mencangkok harus memiliki produksi yang bagus sebagai indukan.

Benih juga dapat dilakukan dengan cara biji. Menggunakan biji sebagai media pembibitan ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni harus besar tidak kopong dan tidak pipih.

Tapi sangat sekali dapat bibit berkualitas seperti induk jika melakukannya dari biji. Jadi harus ekstra.

Cara yang mudah kedua adalah membeli bibit durian montong yang berkualitas super. Bila perlu bibitnya memiliki sertifikat sebagai durian bermutu unggul.

Jika bibit sudah didapatkan, kita masuk ke bagaimana cara menanam durian yang benar. Umumnya bibit durian yang siap ditanam sudah berukuran 75 cm sampai 160 cm.

Menanamnya harus dengan kehati hatian. Sebab dapat merusak bagian akarnya. Intinya jika ingin menanam dan melepas polybag, pastikan tidak melukai perakaran bibit durian.

Selain menanam, dan telah mengubur hingga batas leher batang. Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah menutup bagian atyas bedengan dengan jerami kemudian disiram. Selain itu, buatlah naungan agar tanaman durian tidak kering dan tidak mati. Pastikan lembab sesuai pada media.

Cara menanam yang ideal dilakukan pada awal musim hujan. Gali lubang media tanam yang sudah dibuat dengan ukuran polybag bibit. Lepas polibag dengan cutter atau silet. Usahakan tanah di polibag tidak lepas.

Selanjutnya, masukan bibit durian kurang lebih sedalam 20 cm, kemudian kembali menimbun dengan tanah setinggi leher akar kemudian siram air pada media tanam secukupnya.

E. Cara Merawat Durian Montong

Pada fase budidaya durian montong selanjutnya adalah merawat tanaman. Cara merawat durian montong dilakukan dengan beberapa cara. Di antaranya adalah pemeliharaan.

Pafa fase pemeliaraan  yang diperlukan adalah pengairan, pemangkasan dan pemupukan. Serta ada hal hal lain yang juga sangat baik jika dilakukan.

  1. Pengairan dilakukan sejak awal tumbuh sampao durian berproduksi. Di waktu berbunga, penyiraman dikurangi dan penyiraman paling baik pada pagi hari.
  2. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketinggian 4-5 m pucuk tanaman dipangkas.
  3. Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk organik. Dosis dan jenis pupuk tergantung kesuburan tanah.
    • Pemupukan sejak awal sampai tahun ke 3 gunakan pupuk NPK yang kadar N tinggi.
    • Pemupukan pupuk kandang dilakukan 1 atau 2 kali dalam setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Pupuk makro sesuai umur tanaman.
    • Caranya taburkan memutar sesuai lebar pendek tajuk tanaman. Dosis pupuk kandang tergantung umur tanaman, misalnya 50 kg / pohon untuk umur 1 tahun, 70 kg / pohon untuk umur 2 tahun, setiap tahun dosis di tingkatkan¬† 300 kg / pohon di umur 10 tahun.
    • Sedangkan pupuk anorganik dianjurkan menggunakan NPK.

Catatan :

  1. Pada fase penyiraman, tanaman durian dilakukan pagi atau sore hari. Namun perhatikan kelembaban tanah.
  2. Pada fase pemupukan tanaman durian montong, buatlah solokan yang ditujukan pada pemupukan. Solokan yang sudah jadi kemudian bisa menaburkan pupuk kadalamannya. Solokan dibuat melingkar dan mengelilingi tanaman anda jadi pupuk mudah ditemukan akar durian.

F. Pengendalian Hama Penyakit Durian Montong

Hama dan penyakit pada tanaman durian montong jangan dianggap remeh. Seperti tanaman lain penyakit dan hama harus dibasmi atau diantisipasi sejak dini.

Berikut jenis hama dan penyakit yang menyerang pohon durian montong dan cara mengantisipasinya:

1. Penggerek Batang

Kerusakan hama penggerek batang pada pohon durian montong dapat menyerang dengan cara membuat lubang di batang, dahan, atau ranting tanaman durian.

Serangan hama penyakit ini ditandai dengan kotoran dan cairan warna merah dari bekas kayu yang di makan penggerek batang. Hal ini dapat mengakibatkan tanaman layu, dan daun pohon kering dan rontok. Sampai akhirnya tanaman mati.

Cara Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Pohon Durian Montong:

  1. Menjaga sanitasi kebun durian montong
  2. Menutup bekal lubang-lubang penggerek batang dengan menggunakan kapas dengan insektisida sismetik.
  3. Memotong atau memusnahkan tanaman yang terserang.
  4. Menginjeksi tanaman menggunakan insektisida sismetik melalui akar ataupun dahan.

2. Penggerak Buah

Penggerak Buah ini disebut dengan Tirathaba ruptilinea, hypoperigea leprosticta, dan Dacus dorsalis. Kerusakan yang terjadi penyebab penggerak buah ini dapat mengakibatkan buah durian busuk dan berulat. Sampai akhirnya buah rontok.

Buah durian ayng terserang penggerak buah ini tidak bisa dimakan. Sebab, Tirathaba ruptilineae merusak dengan cara melubangi kulit durian sampai daging dan bijinya.

Selain itu, Hypoperigea Leprosticta melakukan dengan cara melubangi buah durian. Ini dilakukannya dalam mencari makan sehingga buah busuk dan rontok.

Dacus dorsalis menyerang pohon durian pada buahnya, yakni, dengan cara menyuntikan telurnya ke dalam kulit buah, sehingga dapat menyebabkan kebusukan dan kerontokan pada buah durian.

Cara Pengendaliannya Penggerak Buah Pada Pohon Durian Montong

  1. Pengendalian pertama bisa dengan cara menyemprotkan insektisida sisitemik sejak buah berumur satu minggu. Dosis yang digunakan sesuai petunjuk dikemasan obat.
  2. Cara kedua, dapat menggunakan perangkap berbahan aktif methyl eugenol seperti M antraktan.

G. Umur Panen Durian Montong

Budidaya durian montong bisa dapat dipanen saat umur mencapai 125 – 135 hari setelah mekar berbunga. Selanjutnya, yang bisa kita ketahui adalah, durian montong bisa dipanen setelah tingkat kematangannya sempurna.

Tingkat kematangan sempurna ini mencapai 4 bulan setelah mekar. Ciri ciri bisa dipanen :

  • ujung durian coklat tua,
  • garis – garis di antara duri lebih jelas,
  • tangkai buah lunak dan mudah dibengkokan,
  • ruas-ruas tangkai buah membesar,
  • baunya harum,
  • terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul.

Adapun cara penan yang bisa dilakukan dengan cara memotong buah dipohon dengan pisau atau galah. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkat batang. Tetapi usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.

Setelah panen, selanjutnya bisa dilakukan penjualan. Harga jual durian montong cukup tinggi. Di pasaran harga durian montong mencapai 25-30 ribu per kg.

Baca : Cara Memilih Durian : Matang, Kuning, dan Super Enak

Nah itulah beberapa cara budidaya durian montong yang bisa kita lakukan. Sebenarnya jika cara budidaya ini dilakukan dengan benar tentu hasil yang akan didapatkan maksimal.

Produksi durian montong di Indonesia sangat berpotensi. Karena banyak yang menyukai dan rela membeli dengan harga tinggi. Tentu ini dikarenakan kualitas durian montong yang sudah diakui banyak pihak.

Untuk itu seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa point penting yang bisa kita simpulkan adalah, syarat tumbuh, media tanam, bibit durian, tekni penanaman, perawatan hingga antisipasi hama penyakit, serta panen dan pasca panen sangat penting dari kesinambungan budidaya yang baik dan benar.

Semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih. Salam.

Kaseto Efendi Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *