budidaya durian bawor

Budidaya Durian Bawor dan Analisa Keuntungannya

Ayobudidaya.com – Budidaya Durian bawor adalah salah satu teknik menanam atau mengembangkan potensi pohon durian lokal dari Banyumas Indonesia yang sangat populer bahkan disebut sebut setara rasanya dengan montong dan musang king.

Maka, budidaya adalah cara yang tepat untuk mengembangkan potensi durian bawor untuk terus menghasilkan produk dan kualitas yang unggul. Seperti keunggulan durian bawor yang kini sudah banyak orang yang mengenal.

Maka dalam budidaya pohon durian bawor kali ini, ayo budidaya akan menginformasikan bagaimana cara menanam durian bawor yang baik dan benar, serta tepat sehingga produksi meningkat.

Selain itu, analisa keuntungan budidaya durian bawor juga sangat patut diperhitungkan. Itulah kenapa teknik budidaya ini adalah salah satu informasi yang penting untuk kita pelajari.

Pohon Durian Bawor

pohon durian bawor
Cara Menanam Pohon Durian Bawor | Ilustrasi

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari tentang pohon durian bawor ini. Pertama kali adalah soal sejarah durian bawor ini bermula ada di Indonesia.

Bahkan ada yang membandingkan seperti durian bawor vs montong dan durian bawor vs musang king. Karena memang pohon durian bawor dari segi kualitas dan rasa hampir serupa.

Namun memang ada banyak keunggulan durian bawor yang masih potensi menghasilkan banyak keuntungan bagi para petaninya.

Nama durian bawor ini sendiri merupakan sebutan dari sosok punakawan Bagong, adik dari Petruk. Petruk merupakan salah satu nama yang ngetop di Jepara. Sebuah nama durian yang cukup populer.

Durian jenis ini pertama kali ditemukan Sarno Ahmad Darsono. Sarno merupakan guru sekolah dasar di Alas Malang, Kemranjen, Banyumas. Namun memiliki kemampuan menilai durian sejak kecil.

Bahkan Sarno cukup melihat dari biji durian saja, apakah durian itu kualitas baik atau tidak. Hal ini juga tak terlepas dari pengalaman pada masa ia kecil saat menemani sang ayah dalam mencari durian sampai pelosok desa.

Ia pun penasara. Sebab durian di Indonesia pada umumnya berpohon besar. Ia ingin mempelajari agar pohon durian tidak tinggi. Yang pada akhirnya ia menemukan cara cara tersebut.

Saat itu ia mencoba membuat varietas baru dengan menyilangkan dengan teknik okulasi beberapa varietas durian lokal yang ada di Indonesia.

Kurang lebihnya ada 20 jenis yang ia okulasi. Cara ini juga yang diharapkan dapat memangkas pohon durian pertama kali berbuah. Yang umumnya delapan tahun menjadi tiga sampai empat tahun.

Berbagai cara pun ia lakukan sampai akhirnya ia mencoba beberapa cara untuk mempercepat pertumbuhan pohon durian.

Baca : Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Durian

Pertama kali dicobanya okulasi 20 varietas unggul durian di Indonesia untuk berusaha mendapatkan ukuran besar. Sampai akhirnya, ia memilih durian kumbakarna, untuk rasa, tekstur aroman menggunakan varietas lain. 3-4 bulan selanjutnya, okulasi pohon primer dengan sekunder mulai melekat, Sarno mencoba membuat okulasi lagi pada pohon sekunder.

Caranya dengan melukai pohon-pohon durian yang tengah ia okulasi untuk menempelkan pohon durian lokal lainnya yang berkualitas sedang sebagai pohon tersier.

Jadi ia mencoba banyaknya pohon durian untuk okulasi, hanya untuk membuat pohon primer durian yang ia tanam tersebut tumbuh menyerupai pohon bakau yang akarnya mencuat dari tanah.

Langkahnya pun pada akhir tahun 2000, pohon hasil percobaannya sudah menghasilkan 30-40 buah durian berwarna oranye yang berbeda dari aslinya.

Kulit durian yang dihasilkan tipis, daging tebal, warna buah daging lebih merah seperti durian kuningmas, rasa lebih puket, dan beralkohol seperti buah durian petruk. Ukurannya sebesar durian kumbakarna, bahkan beratnya bisa mencapai 12 kg.

Analisa Keuntungan Budidaya Durian Bawor

Berbicara analisa keuntungan budidaya durian bawor ada banyak hal yang bisa didapatkan. Karena Durian bawor adalah salah satu jenis durian cepat berbuah di Indonesia.

Selain cepat berbuah jarak antar tanaman pun dekat. Bahkan di lahan sempir 10 meter saja, kita bisa menanamnya sebanyak 2 pohon. Hal ini dikarenakan pohon durian bawor adalah salah satu jenis pohon durian pendek. Simak artikel berikut:

Baca : Pohon Durian Pendek, Jenis & Cara Membuatnya

Dari jenis pohon durian pendek itulah, kini durian bawor diminati untuk dibudidayakan dan dikembangkan sebagai potensi bisnis yang luar biasa.

Terlebih lagi, masa panennya bisa satu tahun 3 kali. Harga durian bawor per kilogram pun tinggi, kisaran Rp50 ribu per kg-nya. Ini menandakan durian bawor patut disandingkan dengan durian musang king maupun montong.

Bahkan, jika kita berbicara keunggulan dari durian bawor ini, jenis durian yang satu ini telah melalui proses penyempurnaan. Ada banyak keistimewaan.

Di antaranya adalah daging buah yang tebal, dan warnanya yang orange kuat, namun biji kecil dan tipis. Dari sisi rasa durian juga legit, namun agak sedikit pahit.

Jika matang, buah durian jenis ini memiliki berat rata rata 6-9 kg, dan bobot mencapai 15 kg. Untuk buah semakin tua semaki lebat buahnya.

Kelebihan utama dari jenis buah durian ini seperti yang telah kita bahas berulang di atas, warnanya kuning adalah saat buah belum terlalu matang, durian tetap berasa manis.

Baca : Cara Memilih Durian : Matang, Kuning, dan Super Enak

Untuk warna durian orange menyala, tidak terlalu matang namun buah berasa tawar saat sudah matang buahnya terasa lebih lahit legit. Selanjutnya masa panen yang tadi kita sebutkan setahun bisa tiga kali.

Untuk analisa keuntungannya, harga 1 kg durian bawor saat ini adalah Rp50 ribu rupiah. Misal, lahan 10 meyter untuk dua pohon. Per pohon rata rata akan panen 30 buah durian. Artinya dalam dua pohon ada 60 buah.

Jadi, asumsi bobot minimal 6 kg per buah dikalikan 60 buah dalam dua pohon dengan harga terendah per kilogram Rp50 ribu, artinya dari dua pohon si pemilik pohon sudah menghasilkan 18 juta per sekali panen.

Jika memiliki 200 pohon durian bawor, asumsi panen yang didapatkan hanya 150 pohon dengan produksi 30 buah per pohon sudah hasilkan 4500 buah durian.

Nah, jika satu butirnya bobot 6 kg x 4500 buah x Rp30 ribu karena dijual distribusi, artinya sudah mendapatkan Rp810.000.000 dalam satu kali panen.

Cara Budidaya Durian Bawor

budidaya durian bawor
Cara Budidaya Durian Bawor

Bagaimana, tertaik untuk melakukan budidaya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam budidaya durian bawor. Misalkannya saja seperti artikel yang telah ditulis sebelumnya:

Baca : Pohon Durian Bawor: Cara Menanam & Tipsnya

Dari apa yang telah dijelaskan di atas, sebenarnya sudah sangat jelas dan mudah untuk diaplikasikan. Nantinya kita akan mendapatkan jenis durian terbaik dengan cara yang terbaik. Terlebih cara menanamnya yang mudah. Seperti berikut:

A. Cara Menanam Durian Bawor

cara menanam durian bawor
cara menanam durian bawor

Yang dilakukan pertama kali, dalam menanam durian atau budidaya durian bawor ini adalah terkait dengan bibit durian. Nah, bibit durian bawor bisa didapatkan dengan cara cara berikut ini:

  1. Kita bisa mendapatkan bibit durian bawor ini dari toko ataupun petani.
  2. Bibit durian jenis ini di pasaran sudah berbentuk stek dan siap tanam.
  3. Bila ingin menanam dari biji sebaiknya dipertimbangkan. Karena hanya beberapa biji saja yang dapat bertunas.
  4. Namun jika tetap ingin menanam durian ini dari biji, silakan dapatkan bijir langsung dari buahnya. Pilihlah biji yang lebih besar ukurannya dan tidak kempes.
    1. Selanjutnya sediakan wadah seperti baskom atau gelas plastik berisi air dan letakkan biji durian tersebut ke dalam gelas atau baskom yang telah diisi air dalam artian direndam.
    2. Langkah selanjutnya adalah perhatikan banyaknya air dalam wadah media pembibitan. Biji durian yang direndam pastikan terendam sepenuhnya.
    3. Jika kurang air maka proses pembenihan gagal.
    4. Jika ada biji durian yang mengapung dibuang. Biji durian yang mengapung tandanya biji tidak layak tanam, rendamlah biji durian hingga akar dan tunasnya muncul.

B. Media Tanam Durian Bawor

Media tanam durian bawor bisa menggunakan luas lahan perkarangan rumah luas 10 meter untuk 2 pohon. Namun tidak disarankan menggunakan pot. Karena akarnya yang dapat merusak podasi rumah.

Adapun Cara Penyiapan Media Tanam Dalam Cara Menanam Durian Bawor ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya:

  1. Gemburkan lahan tanah media tanam. Dapat menggunakan sekop ataupun cangkul. Disarankan gunakan cangkul.
  2. Setelah tanah gembur campurkan pupuk dan sekam pada tanah lahan yang akan ditanami. Perbandingan 2:1.
  3. Pupuk yang digunakan pupuk organik. Contohnya pupuk kandang ataupun pupuk kompos.
  4. Kelembaban tanah harus diperhatikan terlebih dahulu. Jika kering maka siramlah sampai tanah lembab.
  5. Persiapkan lahan selama 2 minggu sebelum menanam.
  6. Lkukanlah penyiraman rutin sebanyak 2 kali sehari.
  7. Pemupukan lahan tanam seminggu sekali.
  8. Jangan lupa untuk terus periksa lahan tanam yang telah disiapkan. Tanah harus sudah subur dan terpupuki dengan baik.
  9. Pastikan lahan tanam durian tidak ada rumput atau gulma tumbuh di sekitar lahan tanam. Langsung dibersihkan jika masih ada.
  10. Gulma seperti rumput dapat menganggu proses pertumbuhan serta penyerapan nutrisi tumbuhan.
  11. Setelah lahan tanam siap, segera membuat lubang tanam.
  12. Ukurlah lubang tanam kira-kira sedalam 10 – 20 cm.
  13. Selanjutnya timbun tanah campuran pupuk dan tutupi dengan sekam yang sudah dicampur pupuk kandang ataupun kompos sebelumnya pada media yang telah dibuat.
  14. Jangan lupa untuk memadatkan tanah agar durian yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
  15. Setelah proses tanam selesai, siram tanah dengan air hingga lembab.

Selanjutnya, ketika bibit durian sudah ditanam, yang perlu dilakukan adalah perawatan. Cara ini lebih detil. Pada masa perawatan ini jugalah banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman durian.

Yang bisa kita lakukan di antaranya adalah:

  1. Memperhatikan tanah pada media tanam pohon durian, jika kering maka disiram.
  2. Untuk menyiram tanaman lakukan secukupnya, namun dilakukan secara rutin. Jika menyiram jangan sampai air menggenang pada tanah karena akan memicu busuk akar.
  3. Pemupukan dilakukan setiap 2 – 3 minggu sekali secara rutin.
  4. Penyiangan dan pemangkasan dilakukan juga untuk menjaga kebersihan pohon durian agar tidak mudah terkena hama dan virus.
  5. Pastikan selalu melakukan perawatan hingga durian siap panen. Sekitar 2 hingga 4 bulan dari berbungan dan berbuah dapat dipanen dengan memasang tali diikat pada buah durian.

Baca : Bonsai Durian, Solusi Agar Pohon Durian Tidak Tinggi

Kesimpulannya budidaya durian bawor ini semakin hari semakin diminati, baik dalam tataran menanam dan budidaya bahkan dari sisi konsumsinya.

Untuk itu, kebutuhan dan permintaan yang tinggi ini dapat dijadikan peluang usaha dibidang budidaya yang terus ditingkatkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan.

Beberapa cara yang telah disebutkan di atas adalah cara sederhana yang bisa semua orang lakukan termasuk pemula. Untuk itu, kami pun akan terus mengupdate informasi terbaik yang bisa kami tampilkan.

Sekian informasi yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat. Terimakasih. Salam.

Mery Kusyeni Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *