Cara membuat bonsai beringin

Cara Membuat Bonsai Beringin Eksotis Dalam Pot

Bonsai Beringin – Tak ada habisnya memang jika kita berbicara tentang jenis tanaman bonsai. Sebab ada banyak sekali dengan varian harga dan karakteristik keunggulan yang berbeda-beda.

Sama halnya jika kita berbicara tentang bonsai beringin, ada banyak sekali para pecinta bonsai yang memiliki jenis bonsai ini, bahkan tak sedikit sebagai pelaku budidaya.

Apalagi katanya, cara membuat bonsai beringin itu mudah. Hanya butuh ketelatenan dan keseriusan dalam melakukan budidaya bonsai, caranya pun umum, sama seperti budidaya bonsai lainnya, semisal, bonsai serut dan lainnya.

Jenis Bonsai Beringin

Di antaranya bonsai ini memiliki banyak jenis, di antaranya adalah:

  • Bonsai Beringin Putih
  • Bonsai Beringin Dolar
  • Bonsai Beringin Karet
  • Bonsai Beringin Lokal
  • Bonsai Beringin di atas batu

Dan tentunya masih ada banyak jenis lainnya yang bisa kita miliki, bahkan, membuatnya untuk sebagai ladang bisnis untuk meningkatkan nilai tukar rupiah kantong keluarga, he…

Harga Bonsai Beringin

Cara membuat bonsai beringin
Harga dan cara membuat bonsai beringin

Kalau melihat harga bonsai beringin cukup menakjubkan, sebab, seperti di atas contohnya, harga bonsai jenis ini bisa mencapai Rp350 juta rupiah per pohon bonsainya.

Ada juga di angka kisaran Rp27 juta, dan yang paling murah di harga Rp30 ribu, Rp63 ribu, sampai harga Rp110 ribu, dan semua harga bonsai ini berbeda-beda tergantung karakteristik, bentuk, jenis, dan keunggulannya yang eksotis.

Semakin eksotis dan cantik, harga bonsai jenis ini semakin tinggi, dan bernilai mahal. Bahkan, bisa jadi sebagai tanaman jenis beringin yang langka dan unik.

Cara Membuat Bonsai Beringin

Nah, jika sudah tertarik dengan nilai jual hingga ratusan juta di atas, sebaiknya kita memulai budidaya, seperti ini cara membuat bonsai beringin untuk pemula yang bisa dilakukan.

Pertama kenali dulu jenis pohon beringin yang ingin kita jadikan bonsai? Karena sebenarnya pohon beringin yang asli dengan ukurannya yang besar tersebut sudah dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang tumbuh di perkarangan.

Bahkan, sebagian besar juga tumbuh sebagai tanaman hias di dalam pot. Namun, nilai jualnya lebih tinggi ketika menjadi tanaman bonsai.

Dan pohon beringin merupakan tanaman yang mudah dibonsai, karena mudah tumbuh dan mudah dibentuk. Selain itu keunggulan pohon beringin menjadi bonsai adalah tanaman tidak mudah mati.

Selain itu, pohon beringin memiliki daun yang lebih kecil dan dalam jumlah yang banyak atau rimbun. Sehingga, ketika dipangkas, tanaman ini sangat mudah untuk membuat model yang diinginkan, apalagi sudah expert dibidang ini. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Bonsai Asem Jawa: Jenis, Cara Membuat dan Harga

  1. Siapkan bibit pohon beringin yang akan dibonsai dan media tanamnya. Dalam hal ini adalah bonggol beringin. Pilih yang ukurannya cukup besar. Pot media tanam juga sesuai dengan bonggol beringin.
  2. Pot sebagai media tanam diisi tanah dan campuran yang mengandung unsur hara. Siapkan juga kawat stainless steel ukuran 3 milimeter dan gunting tanaman untuk membentuk pola batang bonsai.
  3. Media tanam dan pengisinya diperlukan struktur yang padat dengan mengandung sedikit unsur hara. Misal tanah yang dicampur pasir dan batu-batu kerikil kecil.
  4. Membentuk pola bonsai dengan kawat stainlees steel. Kawat juga berguna menahan dahan. Tak ada waktu pasti. Tetapi pola yang diinginkan tercapai.

Cara Membentuk Pola Bonsai Beringin

Selanjutnya adalah cara membentuk pola bonsai beringin. Dalam cara ini yang diperlukan adalah sikap kehati-hatian dan sabar. Karena dalam proses pembentukan pola akan membutuhkan waktu yang lama.

Yang harus dipastikan, jangan sampai kawat patah, dan pola berjalan tidak normal, sehingga pola yang diinginkan gagal tercapai.

Caranya pun cukup mudah, cukup dengan melilitkan kawat secara melingkar pada pola dari pangkal dahan menuju ujung dahan.

Jika merasa kesulitan, gunakanlah alat seperti tang untuk membantu memudahkan dalam melilitkan kawat. Lilitan kawat bisa diatur kencang maupun kendur. Dan bekas jalur kawat tersebutlah nantinya bonsai akan tumbuh besar menjadi pola hiasan yang kita buat.

Cara Merawat Bonsai Beringin

Selanjutnya adalah merawatnya. Cara merawatnya sama seperti bonsai bonsai lainnya, semisal bonsai melati (jasmine). Tiga tahap perawatan yang dilakukan, yakni pemupukan, penyiraman, pemangkasan, dan penyiangan.

  1. Cara pemupukan bonsai beringin: gunakan pupuk organik dan dilarutkan dengan air. Jangan buat pupuk sembarangan dan asal-asalan, pastikan terpenuhi nitrogen, fosfor, dan potasium.
  2. Penyiraman bonsai dilakukan dengan air bersih secara rutin setiap hari. Memberikan lumut di permukaan media tanam bisa mennghambat pertumbuhan gula.
  3. Pemangkasan dan penyiangan juga penting dilakukan dalam hal ini. Pemangkasan dilakukan di dahan dan daun-daun. Penyiangan bisa dengan lumut. Atau jika tanpa lumut, bersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar media tanam.
  4. Pembukaan kawat dilakukan ketika batang beringin sudah dipastikan terbentuk.
  5. Jika akat semerawut dan keluar dari lubang pot, yang harus dilakukan adalah mengganti pot bonsai.

Baca Juga : Cara Membuat Bonsai Kelapa Gading Tampil Eksotis

Cara lain yang bisa kita lakukan dalam hal ini adalah memastikan tanaman bonsai dari bonggol hidup, memiliki akar, dan membentuk pola bonsai dengan baik.

Cara yang sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan melihat pola di toko toko bonsai, ataupun di temapt teman yang memiliki jenis bonsai yang sama.

Dengan demikian, kita sudah bisa mengetahui, pola seperti apa yang akan kita lakukan. Silakan mencoba. Semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *