Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Ternak Lele Dalam Drum Plastik Yang Paling Mudah

Ternak Lele Dalam Drum Plastik yang baik untuk bisa dilakukan adalah cara budidaya yang paling murah serta paling mudah untuk diaplikasikan.

Cara-cara ternak lele ini pun sudah berulang kali dibahas di ayobudidaya.com. Dan berikut ini kita akan bahas secara detil dan jelas. Berikut informasi lengkapnya:

Apa Yang Dimaksud Ternak Lele Dalam Drum Plastik?

Pastinya sebelum ini diurai lebih lengkap ada yang bertanya, apa sih yang dimaksud dengan ternak lele dalam drum plastik? Jadi ternak lele dalam drum plastik yang dimaksud adalah salah satu metode budidaya ternak ikan lele.

Budidaya ternak ikan lele ini salah satu metode contohnya adalah dengan menggunakan kolam portable. Kolam portable ini bisa diartikan peternak bisa menggunakan drum plastik. Jadi beternak ikan lele dengan praktis dan mudah.

Biasanya menggunakan kolam drum plastik untuk ternak lele biasa digunakan untuk ternak lele lahan sempit. Seperti perumahan atau lahan rumah yang memang tidak luas.

Sehingga tidak memungkinkan membuat kolam. Maka cara yang dipilih adalah dengan ternak lele dalam drum plastik. Cara ini juga biasa digunakan dalam cara ternak lele pemula.

Dan biasanya, dalam hal ini, drum plastik yang akan dijadikan kolam lele, biasanya yang digunakan drum plastik 200 liter, dengan kisaran harga drum plastik untuk kolam lele Rp300 ribu sampai Rp700 ribu.

Cara Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Berikut ini adalah cara ternak lele dalam drum plastik. Namun, pada umumnya sama, dari budidaya lele dalam tong, ternak lele dalam drum besi, maupun budidaya lele dalam ember plastik.

Selain itu, jika tidanya lele apa saja yang bisa diternakan, atau dibudidayakan, atau dibesarkan dalam kolam drum plastik? Jenis apapun, baik ternak lele jumbo di drum, maupun ternak lele sangkurian di drum dan jenis lele lainnya bisa.

Berikut cara yang bisa kita lakukan dalam melakukan budidaya ternak lele dalam media kolam drum plastik:

1. Cara Membuat Media Kolam Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Langkah pertama adalah bagaimana bisa membuat media kolam ternak lele dalam drum plastik. Jadi, cara pertama yang bisa dilakukan dengan memasukan terlebih dahulu tanah dengan campuran pupuk kandang, sebanyak 0,5 kg – 1 kg air.

Cara ini sama seperti cara ternak lele dalam kolam terpal. Untuk dosis pemberian pupuk kandang pada kolam adalah 1.000 liter air ( 1m x 1m x 1m ) dengan rendaman pupuk kandang sebanyak 1 Kg.

Sementara, untuk untuk ukuran kolam lele dengan sekala 1m x 1mm x 1m harus diisi dengan 50 cm dalam ketinggiannya, dan pupuk kandang tidak lebih dari ½ Kg.

Selanjutnya media kolam drum plastik untuk budidaya ternak lele tersebut didiamkan selama kurang lebihnya 2 minggu. Nantinya akan muncul jentik-jentik nyamuk.

Alasan menggunakan pupuk organik/kompos dan air di 2 minggu pertama adalah dengan munculnya jentik-jentik nyamuk juga memastikan bahwa zat kimia yang ada dalam drum plastik telah hilang dan larut dalam media yang dibuat.

2. Cara Menebar Benih Lele Dalam Drum Plastik

Langkah kedua yang bisa dilakukan adalah dengan menebar bibit atau menebar benih lele dalam drum plastik yang sudah disiapkan dan telah dua minggu media pupuk organik dan air telah memunculkan jentik nyamuk.

Nah, setelah menunggu 2 minggu lamanya tersebut, selanjutnya, media kolam, drum plastik tersebut ditambah air tawar, bisa air sumur, air hujan, maupun air sungai.

Dengan ukuran rata-rata drum plastik yang ada biasanya bibit ikan lele yang ditebar kurang lebihnya 200-250 ekor di setiap drumnya.

Catatan: jangan panik ketika ada bibit yang mati pada periode awal. Karena memang situasinya bibit lele masih adaptasi dan melakukan penyesuaian dengan alam yang baru dalam hal ini drum plastik.

Lalu apa yang harus dilakukan, jika menemukan bibit lele mati dalam kolam drum plastik? Yang dilakukan adalah dengan segera membuang bangkai ikan mati tersebut dan jangan dibiarkan terlalu lama di dalam drum.

Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan pakan setiap 3 kali dalam satu hari dan memberikan pakan tambahan, seperti pakan suplemen maupun limbah rumah tangga.

Nah yang perlu diingat lainnya adalah dalam cara ternak lele dalam drum plastik jangan sampai lupa mengganti air seminggu sekali.

Dan jika bibit sudah berusia 2 bulan, maka pisahkan benih ikan lele yang besar dengan benih ikan lele yang kecil. Jadi sesuaikan dengan ukuran lele tersebut. Hal ini tentunya untuk pemerataan hasil panen ternak lele.

Pada umumnya yang digunakan dalam ternak lele dalam drum plastik adalah jenis lele sangkuriang, lele dumbo sampai lele piton. Namun jika ada jenis lele lainnya bisa dicoba juga.

Namun, jika dalam ternak lele dalam drum plastik ini dari 200 benih yang ditebar hidup semua, maka hasil panen ternak lele yang didapatkan kurang lebihynya 20 kg-an. Bahkan lebih.

3. Cara Pemberian Pakan Ikan Lele di Kolam Drum Plastik

Terkait cara pemberian pakan untuk ikan lele di kolam drum plastik adalah dengan mengenal beberapa faktor penting dalam pemberian pakan ikan lele. Jadi, dalam hal ini setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan, seperti berikut ini:

A. Pakan Pelet Apung Untuk Ternak Lele di Kolam Drum Plastik

Pakan pelet yang pertama jenisnya yang bisa digunakan adalah jenis pakan pelet apung. Dalam hal ini bisa dilakukan tebar benih terlebih dahulu di pinggir kanan kolam.

Setelah pakan apung habis, maka selanjutnya yang bisa dilakukan dengan menebar pelet apun di tengah-tengah kolam drum plastik. Dan jika sudah habis baru pakan pelet apung kembali ditebar, baik di samping kiri maupun kanan kolam drum plastik.

Pakan ikan lele ini diberikan dengan memastikan ternak ikan lele kenyang. Bagaimana cara mengetahui ikan lele kenyang? Caranya adalah dengan melihat butir-butir pelet yang tersisa pada permukaan kolam drum plastik.

B. Pakan Pelet Tenggelam Untuk Ternak Lele di Kolam Drum Plastik

Cara kedua, dengan menggunakan jenis pakan pelet tenggelam untuk ikan lele yang dibudidayakan di dalam kolam drum plastik. Cara pemberian pakan pelet tenggelam ini tentu berbeda dari cara pemberian pakan pelet apung pada kolam lele.

Pada cara memberikan pakan pelet tenggelam di kolam ikan lele cukup menebar dalam satu titik dengan pakan secukupnya. Namun yang perlu diketahui adalah pakan pelet tenggelam tidak baik bagi lele. Pakan pelet apung lebih efektif dalam budidaya lele.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Budidaya Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam ternak lele dalam drum plastik adalah dengan menjalankan beberapa peringatan dalam beternak lele di dalam kolam drum plastik berikut ini:

  • Menjaga kualitas air. Jangan sampai air kotor menimbulkan dan menumbuhkan jamur. Jika itu terjadi, maka akan membunuh ikan lele.
  • Pakan lele tidak boleh sampai kekurangan dan tidak boleh kelebihan. Jadi pastikan pakan ikan lele yang diberikan cukup.
  • Drum plastik memang lebih direkomendasi dari pada drum besi. Alasannya, jika gunakan drum besi, sisa karat sangat membahayakan ikan lele.

Kelebihan Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Adapun beberapa kelebihan dalam ternak lele di dalam drum plastik adalah sebagai berikut:

  • Hemat dalam modal dan biaya produksi ternak lele.
  • Mudah baik dalam budidaya maupun dalam panen dan pasca panen ternak lele.

Kerugian Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Sementara, kerugian ternak lele dalam drum plastik adalah ada beberapa kekurangan yang menjadi kerugian besar dalam proses budidaya, di antaranya:

  • Waktu memperhatikan tinggi, karena harus menjaga kualitas air kolam dalam drum plastik. Jadi kualitas air rendah tidak baik untuk ikan lele. Maka akan menimbulkan kematian pada ikan lele.
  • Rasio kematian ternak lele dalam drum plastik tinggi. Maka ini menjadi kerugian yang perlu diperhatikan. Cara mengatasinya adalah dengan mempelajari cara budidaya ternak lele dalam drum plastik dengan baik dan benar.

Untung rugi ternak lele lainnya, bisa dipelajari lebih lanjut, dari cara budidaya ternak lele pada umumnya. Baik skala industri perikanan maupun rumahan dan pemula.

Analisa Budidaya Lele Dalam Drum

Nah terakhir, dalam cara budidaya dan sebelum melaksanakan budidaya, maka yang harus dipikirkan dan diperhatikan adalah analisa budidaya.

Analisa budidaya lele dalam drum, sebenarnya tidak jauh berbeda dari analisa budidaya ternak lele pada umumnya. Ayobudidaya sebelumnya telah menuliskan juga tentang analisa ternak lele ini.

Di antaranya, Usaha Ternak Lele Rumahan, Modal Kecil Untung Besar dan Cara Ternak Lele Bioflok dan Analisa Keuntungannya. Selain itu ada juga Analisa Budidaya Lele 1000 Ekor Untung Besar. Dan informasi lainnya.

Karena memang pada umumnya analisa usahanya sama, hanya saja, nanti disesuaikan terkait permodalan dalam membuat kolam drum plastik. Di atas pun sudah disebutkan kisaran Rp300 ribu sampai Rp700 ribu per drumnya.

Saran: untuk keberlangsungan cara budidaya lele baik dalam drum plastik maupun cara lainnya setidaknya bisa juga dipelajari ke peternak yang lebih dulu sukses mengaplikasikan metode budidaya ternak lele tersebut.

Demikian artikel ternak lele dalam drum plastik ini ditulis. Semoga bermanfaat, dan artikel ini berguna bagi kelangsungan usaha peternak ikan lele dalam drum plastik. Salam sukses.

Pencarian lainnya terkait adalah budidaya lele dalam tong, ternak lele dalam drum besi, budidaya lele dalam ember plastik, analisa budidaya lele dalam drum, ternak lele sangkuriang di drum, cara membuat kolam lele dari drum plastik, budidaya ikan nila dalam drum plastik, dan cara beternak lele di lahan sempit. (*)

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *