makanan belut

Makanan Belut : Jenis, Cara Pemberian & Estimasi

Makanan Belut penting kita perhatikan, sebab, keberhasilan budidaya belut faktor pentingnya adalah keberlanjutan bahan pakan. Hal ini juga sebelum memulai budidaya belut patut dipikirkan.

Sama halnya seperti cara ternak lele, dan jenis ikan lainnya. Dalam beternak belut pun demikian. Kenapa demikian? Karena suplai pakan yang memadai akan membuat produksi budidaya yang dihasilkan akan memuaskan.

Selain itu memang, pakan merupakan bagian penting dalam memenuhi kebutuhan, terlebih belut, kebutuhan akan konsumsi pakan belut sangatlah besar. Maka tak heran, perlu makanan belut agar cepat besar dalam proses budidayanya.

Apapun jenis budidayanya, baik belut laut maupun belut rawa, tentunya ketersediaan bahan pakan menjadi hal yang penting untuk belut cepat besar.

Maka tak heran, kita kerap mencari informasi terkait pakan belut alternatif, baik itu jenis makanan belut laut, maupun jenis jenis makanan belut rawa. Apakah itu pakan belut air bersih, atau pakan belut drum, kolam terpal, rawa, dan sebagainya.

Intinya kita tengah mengupayakan ketersediaan pakan utama, pakan alternatif belut, ataupun pakan organik yang bisa diberikan sewaktu-waktu. Bahkan bila perlu kita dapat membuat pakannya sendiri.

Dan menghadirkannya, atau dengan cara membuat pakan belut organik. Atau sekedar mencari siapa siapa saja yang jual pakan belut yang berkualitas dengan nilai nutrisi yang baik.

Jenis-Jenis Makanan Belut Organik Sebagai Pakan Alternatif

makanan belut
makanan belut

Ada banyak hal yang bisa kita pahami dalam memberikan jenis jenis pakan belut. Apalagi pakan belut juga mempengaruhi panen belut yang dikehendaki, apakah memuaskan atau tidak.

Kebutuhan akan konsumsi pakan belut sangatlah besar. Maka butuh jenis makanan yang tepat dengan jumlah pemberian pakan yang tepat. Sebab, jumlah pakan sangat beriringan dengan panen belut yang akan dihasilkan.

Untuk itu, keberadaan pakan belut industri seperti pelet, ataupun dapat membuatnya sendiri, atau bahkan pakan alami yang ada dalam kolam seperti plangkton dan ikan ikan kecil bisa juga diandalkan.

Selain itu, juga ada makanan organik belut yang bisa dijadikan sumber atau bahan pakan berpotensi tinggi untuk pembudidayaan atau penggemukan.

Berikut jenis pakan belut organik yang bsia kita dapatkan dari alam untuk menjadi pakan alternatif dan cara pemberiannya:

1. Cacing Tanah Pakan Belut Alami Yang Murah

Budidaya Cacing Tanah
Ilustrasi Budidaya Cacing Tanah

Cacing tanah memang menjadi top list pakan belut alami yang kerap digunakan pada budidaya belut. Sebab, cacing tanah selain mudah didapat harganya pun sangat murah.

Sehingga cost yang dikeluarkan dalam proses budidaya bisa ditekan, jadi harga pakan untuk budidaya belut yang mahal bisa dikendalikan sendiri oleh peternak belut.

Selain itu, yang perlu kita pahami adalah, belut sangat menyukai pakan cacing tanah ini. Tak hanya itu, cacing tanah juga merupakan pakan alami terbaik yang mengandung protein yang sangat tinggi.

Sehingga cacing tanah sangat baik bagi pertumbuhan belut. Bahkan ada juga yang beternak belut seiringan dengan budidaya cacing tanah untuk konsumsi belut.

Menurut laverach (1963), kandungan nutrisi pada cacing tanah dalam bentuk segar atau basah, protein 16,3%, karbohidrat 17%, lemak 4,5%.

Sedangkan dalam keadaan kadar kering, cacing memiliki nilai kandungan 15% – 20%, dan kandungan protein 53,5-71,5%. Jadi tak salah cacing tanah menjadi pakan alternatif yang disarankan untuk diberikan kepada belut.

Ini bisa menjadi salah satu pakan alternatif yang didapatkan belut untuk budidaya belut di rawa. Dan bahkan budidaya belut air tawar. Maka tak heran, sampai ada pelaku usaha budidaya cacing tanah.

Tata Cara Pemberian Cacing Sebagai Pakan Belut

Adapun tata cara pemberian cacing sebagai pakan belut alternatif adalah sebagai berikut:

  • Timbang cacing sesuai bobot kebutuhan pakan per hari.
  • Bersihkan cacing dari sisa-sisa media dengan cara disiram air.
  • Cacing dipotong pendek disesuaikan dengan ukuran mulut belut.
  • Taburkan potongan cacing tepat disaluran air pada kolam belut.
  • Jangan menabur pakan sembarang tempat, karena belut hanya mencari makan disaluran air saja.

2. Keong Mas dan Bekicot, Makanan Belut Alternatif Yang Mudah Didapat

peluang usaha budidaya bekicot
peluang usaha budidaya bekicot | Ayobudidaya.com

Keong mas ini serupa dengan cacing tanah yang sama-sama dapat menjadi pakan alternatif yang mudah didapatkan untuk pakan belut. Keong mas bisa disebut dengan keong sawah.

Keong ini juga sejenis dengan siput air tawar dan dapat ditemukan di perairan air tawar Asia Tropis seperti sawah, danau, sungai, dan sebagainya.

Kandungan nutrisi Keong Mas, yakni, protein 12%, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 garam air 100 keon dan sisanya mengandung energi, karbohidrat, dan posfor.

Sementara kondisi kering kandungan protein keong sawah bisa lebih tinggi, yakni 57,76%.

Selain mudah didapat dan ketersediaanya melimpah, keong mas merupakan salah satu pakan yang baik untuk perkembangan belut. Nah, gimana, mau jadikan keong mas sebagai pakan belut.

Sementara, untuk bekicot sendiri tak jauh berbeda dengan keong mas, hanya saja bekicot termasuk jenis siput darat. Baca Juga: Peluang Usaha Budidaya Bekicot.

Kandungan gizi bekicot sendiri dalam kondisi kering, protein 54,29% – 64,5%, lemak 4,18%, karbohidrat 30,45%, fosfor dan kalsium sisanya.

Cara Pemberian Pakan Belut dengan Keong dan Bekicot

Adapun cara pemberian pakan belut berupa keong dan bekicot yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pisahkan daging keong dengan cangkangnya.
  2. Timbang daging keong sesuai kebutuhan bobot pakan belut perhari.
  3. Cincang keong kecil-kecil atau sesuaikan dengan mulut belut.
  4. Taburkan cincangan keong tepat disaluran air pada kolam belut. Tidak boleh menabu pakan sembarang tempat. Karena belut hanya akan mencari makan disaluran air saja.

3. Budidaya Cacing Sutera Untuk Pakan Benih Belut

Cacing sutera biasa digunakan sebagai pakan benih belut. Cacing sutera memiliki warna tubuh merah darah dengan panjang 1-3 cm, bentuk seperti rambut dan biasa hidup berkelompok/berkoloni.

Cacing sutera pun disebut-sebut sebagai pakan alami terbaik seperti cacing tanah.

Kandungan nutrisi cacing sutera dalam kondisi kering protein 51,9%, karbohidrat 20,3%, dan lemak 22,3%. Sementara cara pemberian cacing sutera untuk pakan belut, yaitu cukup dengan menakar berat cacing sutera sesuai kebutuhan, kemudian langsung dimasukan kedalam kolam

4. Kepiting Air Tawar, Pakan Alami Belut Rangsang Nafsu Makan

Kepiting air tawar merupakan pakan alami yang direkomendasi menjadi makanan belut agar cepat besar. Sebab, kepiting air tawar atau yuyu ini biasa digunakan sebagai perangsang nafsu makan belut.

Cara pemberian kepiting air tawar sebagai pakan belut yakni dengan mencincang kepiting kemudian tabur cincangan kepiting tepat disaluran air.

Pakan belut dengan yuyu ini diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17.00 untuk menambah nafsun makan dapat diberi temulawak curcuma xanthorhiza.

Caranya, tumbuk 200 gram temulawak lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilihlah tempat dimana belut biasa bersembunyi.

Jenis Makanan Belut Pabrikan (Komersil)

Ada jenis pakan belut pabrikan. Dalam hal ini adalah pelet. Pelet yang bisa digunakan adalah pelet ikan. Dan Pelet Ikan Diberikan Sebagai Selingan.

Pelet atau pakan belut pabrikan yang akan digunakan untuk menghemat produksi budidaya belut, maka peternak bisa menggunakanya sebagai pakan selingan.

Pelet dalam hal ini bisa buatan sendiri maupun pakan belut pabrikan memang masih harus digunakan dan tidak ditinggalkan. Sebab, pelet akan digunakan untuk pertumbuhan belut yang dibudidayakan.

Cara pemberian pelet untuk pakan belut adalah dengan mentaburkan ke seluruh area kolam. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya.

Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Dosis pemberian pelet 5% dari bobot bibit yang ditebar. Bila bibit yang ditebar 40kg, maka pelet yang diberikan sekitar 2 kg.

Estimasi Pakan Belut Perbulan, Perminggu dan Perhari

Makanan Belut Agar Cepat Besar

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui. Tentunya adalah estimasi pakan belut per bulan, per minggu, maupun per hari. Hal ini adalah sebagai upaya mengembangkan Cara Budidaya Belut Secara Sederhana Hasil Luar Biasa.

Kenapa demikian? Karena lebih baik sekali ketika mengeluarkan cost biaya budidaya kecil, tapi hasil panen besar. Tentunya analisa untung rugi beternak belut ini sangat menguntungkan peternaknya.

Untuk itu, petani belut perlu memahami konsumsi pakan secara umum. Jangan sampai belut merasa kelaparan yang memicu timbulnya kanibalisme di kolam maupun saat melakukan budidaya belut dalam drum.

Sewajarnya, petani belut perlu melakukan estimasi dan perincian terkait jumlah pakan yang disediakan. Untuk lebih jelasnya berikut analisanya:

  • Pakan belut berupa cacing per bulan
    • Periode bulan pertama : 7,5 ons
    • Periode bulan kedua : 1 kg
    • Periode bulan ketiga : 1,5 kg
    • Periode bulan keempat : 2 kg
  • Pakan belut berupa cacing per minggu
    • Periode minggu pertama sampai ke empat 200 gram
    • Periode minggu ke lima sampai ke 8 250 gram
    • Periode minggu ke 9 sampai ke 12 375 gram
    • Periode bulan ke 4 : 500 gram
  • Pakan belut berupa cacing per hari
    • Periode 30 hari satuan 30 gram dengan jumlah cacing 50-60 ekor.
    • Periode 60 hari 35 gram dengan jumlah cacing 65-70 ekor
    • Periode 90 hari 55 gram dengan jumlah cacing 80-110 ekor
    • Periode 120 hari 72 gram dengan jumlah cacing 120-144 ekor.

Estimasi ini adalah penggunaan pakan alternatif berupa cacing dan jumlah benih belut sebanyak 1 kg. Baca juga: Cara Memilih Belut Berkualitas Terbaik.

Jika estimasi 1 kg cacing dewasa pun = 1750-2000 ekor cacing. Artinya jika jumlah benih lebih banyak, maka jumlah cacing juga lebih banyak dari penjelasan di atas.

Analisa Usaha Budidaya Belut

analisa usaha budidaya belut

Selain makanan belut, faktor lain adalah mampu membaca peluang usaha budidaya belut. Selain itu, ada banyak juga Hal-Hal Yang Harus Diketahui Dalam Budidaya Belut.

Misalnya saja, seperti Cara Membedakan Belut Jantan dan Betina. Karena hal yang sederhana dalam penggemukan, pembesaran atau budidaya juga memiliki perananannya. Tak kalah dengan peranan dalam pemberian pakan belutnya.

Begitu juga dengan Cara Penanganan Hama dan Penyakit Pada Budidaya Belut menjadi salah satu hal yang patut diperhitungkan. Selanjutnya analisa modal usaha beternak belut. Modal dan hasil panen harus sesuai, tidak mengalami kerugian.

Nah itulah secara sederhana yang bisa kita pelajari tentang bagaimana jenis, cara pemberian, dan estimasi makanan belut yang bisa kita perhitungkan dalam praktik budidayanya.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Sekian yang bisa disampaikan ayobudidaya.com, semoga bermanfaat. Terimakasih. Salam.

Kaseto Efendi Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *