Makanan Belut Agar Cepat Besar

Makanan Belut Agar Cepat Besar? Buat Aja Sendiri, Nih Caranya

Makanan Belut Agar Cepat Besar berikut ini bisa menjadi pakan alternatif untuk budidaya belut. Karena faktor pakan memang sangat penting untuk diperhatikan sebelum memulai aktifitas budidaya, apapun, baik dalam budidaya ikan belut, maupun budidaya ikan lele, budidaya ikan gurame, dan budidaya ikan lainnya.

Kenapa demikian? Karena suplai pakan yang memadai akan membuat produksi budidaya yang dihasilkan akan memuaskan. Selain itu memang, pakan merupakan bagian penting dalam memenuhi kebutuhan, terlebih belut, kebutuhan akan konsumsi pakan belut sangatlah besar. Maka tak heran, perlu makanan belut agar cepat besar dalam proses budidayanya.

Atas dasar itu jugalah Ayobudidaya.com sangat konsen dalam pembahasan budidaya hingga ke hal-hal yang sederhana. Karena dalam proses budidaya semua hal bisa menjadi penunjang untuk mendapatkan hasil produksi yang memuaskan. Untuk itu simak makanan belut agar cepat besar berikut ini, semua jenis pakannya mudah ditemui, jadi bagi peternak belut jangan khawatir tidak bisa mendapatkan pakan-pakan yang dapat membuat belut cepat besar.

Selain itu, pada penjelasan dibawah ini saya juga akan jelaskan bagaimana cara membuat pakan belut yang murah, baik sebagai pakan belut air bersih, maupun sebagai pakan belut alternatif untuk menggantikan pakan belut pabrikan atau kita bisa lakukan cara ini, baca juga Cara Membuat Pakan Belut Organik dan Alami. Simak selengkapanya:

Jenis-Jenis Makanan Belut Agar Cepat Besar

Cacing Tanah Pakan Belut Alami Yang Murah

Cacing tanah memang menjadi top list pakan belut alami yang kerap digunakan pada budidaya belut. Sebab, cacing tanah selain mudah didapat harganya pun sangat murah. Sehingga cost yang dikeluarkan dalam proses budidaya bisa ditekan, jadi harga pakan untuk budidaya belut yang mahal bisa dikendalikan sendiri oleh peternak belut.

Artikel terkait silakan dibaca : Cara Budidaya Belut Secara Sederhana Hasil Luar Biasa

Selain itu, yang perlu kita pahami adalah, belut sangat menyukai pakan cacing tanah ini. Tak hanya itu, cacing tanah juga merupakan pakan alami terbaik yang mengandung protein yang sangat tinggi. Sehingga cacing tanah sangat baik bagi pertumbuhan belut. Bahkan ada juga yang beternak belut seiringan dengan budidaya cacing tanah untuk konsumsi belut.

Menurut laverach (1963), kandungan nutrisi cacing tanah dalam bentuk segar atau basah, protein 16,3%, karbohidrat 17%, lemak 4,5%. Sedangkan dalam keadaan kadar kering 15% – 20%, kandungan protein 53,5-71,5%. Jadi tak salah cacing tanah menjadi pakan alternatif yang disarankan untuk diberikan kepada belut.

Tata Cara Pemberian Cacin Sebagai Pakan Belut

  • Timbang cacing sesuai bobot kebutuhan pakan per hari.
  • Bersihkan cacing dari sisa-sisa media dengan cara disiram air.
  • Cacing dipotong pendek disesuaikan dengan ukuran mulut belut.
  • Taburkan potongan cacing tepat disaluran air pada kolam belut.
  • Jangan menabur pakan sembarang tempat, karena belut hanya mencari makan disaluran air saja.

Keong Mas dan Bekicot, Pakan Belut Alternatif Yang Mudah Didapat

Keong mas ini serupa dengan cacing tanah yang sama-sama dapat menjadi pakan alternatif yang mudah didapatkan untuk pakan belut. Keong mas bisa disebut dengan keong sawah. Keong ini juga sejenis dengan siput air tawar dan dapat ditemukan di perairan air tawar Asia Tropis seperti sawah, danau, sungai, dan sebagainya.

Kandungan nutrisi Keong Mas, yakni, protein 12%, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 garam air 100 keon dan sisanya mengandung energi, karbohidrat, dan posfor. Sementara kondisi kering kandungan protein keong sawah bisa lebih tinggi, yakni 57,76%.

Selain mudah didapat dan ketersediaanya melimpah, keong mas merupakan salah satu pakan yang baik untuk perkembangan belut. Nah, gimana, mau jadikan keong mas sebagai pakan belut. Baca juga: Cara Memilih Belut Berkualitas Terbaik

Sementara, untuk bekicot sendiri tak jauh berbeda dengan keong mas, hanya saja bekicot termasuk jenis siput darat. Kandungan gizi bekicot sendiri dalam kondisi kering, protein 54,29% – 64,5%, lemak 4,18%, karbohidrat 30,45%, fosfor dan kalsium sisanya.

Cara Pemberian Pakan Belut dengan Keong dan Bekicot

  • Pisahkan daging keong dengan cangkangnya.
  • Timbang daging keong sesuai kebutuhan bobot pakan belut perhari.
  • Cincang keong kecil-kecil atau sesuaikan dengan mulut belut.
  • Taburkan cincangan keong tepat disaluran air pada kolam belut. Tidak boleh menabu pakan sembarang tempat. Karena belut hanya akan mencari makan disaluran air saja.

Budidaya Cacing Sutera Untuk Pakan Benih Belut

Cacing sutera biasa digunakan sebagai pakan benih belut. Cacing sutera memiliki warna tubuh merah darah dengan panjang 1-3 cm, bentuk seperti rambut dan biasa hidup berkelompok/berkoloni. Cacing sutera pun disebut-sebut sebagai pakan alami terbaik seperti cacing tanah.

Kandungan nutrisi cacing sutera dalam kondisi kering protein 51,9%, karbohidrat 20,3%, dan lemak 22,3%. Sementara cara pemberian cacing sutera untuk pakan belut, yaitu cukup dengan menakar berat cacing sutera sesuai kebutuhan, kemudian langsung dimasukan kedalam kolam. Baca artikel terkait lainnya: Cara Membedakan Belut Jantan dan Betina

Kepiting Air Tawar, Pakan Alami Belut Rangsang Nafsu Makan

Kepiting air tawar merupakan pakan alami yang direkomendasi menjadi makanan belut agar cepat besar. Sebab, kepiting air tawar atau yuyu ini biasa digunakan sebagai perangsang nafsu makan belut. Cara pemberian kepiting air tawar sebagai pakan belut yakni dengan mencincang kepiting kemudian tabur cincangan kepiting tepat disaluran air.

Pakan belut dengan yuyu ini diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17.00 untuk menambah nafsun makan dapat diberi temulawak curcuma xanthorhiza. Caranya, tumbuk 200 gram temulawak lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilihlah tempat dimana belut biasa bersembunyi.

Pakan Belut Pabrikan: Pelet Ikan Diberikan Sebagai Selingan

Pelet atau pakan belut pabrikan yang akan digunakan untuk menghemat produksi budidaya belut, maka peternak bisa menggunakanya sebagai pakan selingan. Pelet dalam hal ini bisa buatan sendiri maupun pakan belut pabrikan memang masih harus digunakan dan tidak ditinggalkan.

Sebab, pelet akan digunakan untuk pertumbuhan belut yang dibudidayakan. Cara pemberian pelet untuk pakan belut adalah dengan mentaburkan ke seluruh area kolam. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Dosis pemberian pelet 5% dari bobot bibit yang ditebar. Bila bibit yang ditebar 40kg, maka pelet yang diberikan sekitar 2 kg.

Nah itu dia makanan belut agar cepat besar yang bisa kita berikan. Bagaimana mudah kan mendapatkannya. Dan tidak terlalu mahal untuk mendapatkanya. Ayo beternak belut untung berlipat dengan memahami pola budidaya yang baik.

Admin Ayo Budidaya Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

    Peternak belut

    (Juli 18, 2018 - 3:25 pm)

    Saya rasa artikel jni sudah sangat lengkap dan sangat membantu saya mencaru informasi tebtang pakan belut. Dari pakan belut alternatif sampai pakan belut pabrikan. dan ini diulas cara membuat pakan belut sendiri.

    Abdurrahman

    (Maret 31, 2019 - 4:41 am)

    Maaf min saya mau tanya,
    Resiko memberi makan belut
    Dengan pakan pabrik stiap hari apa yah?

    Sepertinya kalo dengan pakan pabrik
    Bakal lebih simple dalam perawatan

      admin

      (Maret 31, 2019 - 9:15 am)

      Selama ini belum ada yang mengeluhkan si kak. Tetapi memang disarankan untuk penggunaan pelet, pakan pabrikan yang dimaksud sebaiknya sebagai pakan tambahan saja, ini estimasi untuk menghemat biaya pakan juga. Misal mau gunakan pelet berikan saja setiap 2 hari sekali. Bahkan ada yang menyarankan 3 xseminggu

        Abdurrahman

        (April 2, 2019 - 12:54 pm)

        Maaf min, pakan alam yang admin maksud itu, maksudnya kita ternak sendiri pakannya atau kita cari di alam sendiri,? saya liat2 harga pakan alam bahkan lebih mahal dari pakan pabrikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *