Keuntungan Ternak Cupang

Keuntungan Ternak Cupang, Ini Faktanya

Sudah tahu belum keuntungan ternak cupang apa saja? Kalau belum tahu cari tahu yuk. Kebetulan artikel ayobudidaya.com kali ini membahas tentang ternak cupang dan fakta-fakta keuntungan dalam beternak cupang nih.

Karena memang ternak cupang kini sangat digemari, baik ikan cupang hias maupun ikan cupang aduan, dari ikan cupang jantan maupun ikan cupang betina.

Kalau menurut penulis wajar sih, ikan cupang menjadi primadona, digemari pecinta ikan, dan menghasilkan keuntungan ternak cupang yang berlipat-lipat kepada peternaknya.

Sebab, ikan cupang adalah salah satu ikan hias dan ikan aduan yang memiliki bentuk tubuh yang indah. Postur yang mungil dan sirip lebar dengan variasi warna yang dimiliki juga semakin mempercantik tampilan ikan cupang.

Pantas saja, semakin bervariasi warna siripnya dan semakin merona warnanya akan semakin mahal ikan cupang tersebut. Karena akan menjadi ikan hias yang pastinya mengundang decak kagum.

Jadi, beternak ikan cupang akan memberikan keuntungan yang menggiurkan loh, hmm. Masih penasarankah tentang apa saja keuntungan ternak cupang yang bisa kita dapatkan, simak ulasan berikut ya guys.

Fakta dan Data Keuntungan Ternak Cupang

Pertama, tentunya yang akan saya bahas adalah tentang pola budidaya ikan cupang (Baca selengkapnya di artikel berikut: Budidaya Ikan Cupang).

Nah kenapa dimulai dari budidaya ikan cupang, karena yang pastinya dalam budidaya ikan cupang untuk menghasilkan keuntungan ternak cupang yang menggeiurkan harus benar-benar pintar, baik dan benar.

Karena ternak cupang adalah peluang bisnis yang menjanjikan selama pemeliharaan yang dikelola tepat. Terlebih lagi, sistem pemeliharaan ikan cupang tidak merepotkan alias mudah dan ikan hias dapat menghasilkan omset jutaan rupiah per minggunya.

Seperti fakta dan data yang saya lansir dair Radar Sukabumi. Radar Sukabumi pernah mengangkat profil sosok Indra Jack yang telah berhasil dalam ternak ikan cupang sampai keuntungan ternak cupangnya berlipat lipat.

Menurut Indra Jack, saat diwawancarai Radar Sukabumi, dirinya selama enam tahun lamanya menggeluti usaha budidaya ikan cupang. Padahal ia memulainya dari hobi bermain ikan cupang.

Jadi dari awal yang hanya bisnis ikan cupang pemula dan hobi, bisa sampai mendatangkan jenis jenis ikan cupang lokal dan ikan cupang impor.

Baca Juga: Fase Ikan Cupang Kawin dan Telur Ikan Menetas

Ternak ikan cupang yang dibudidayakan adalah seperti halfmoon, crowntail, double tail, plakat, serit dan giant. Menurutnya, budidaya cupang tidak membutuhkan modal awal ternak ikan cupang yang banyak. Jadi kewirausahaan ikan cupang ini dinilainya cukup aman.

Jadi, kata dia, ikan cupang tidak memerlukan sirkulasi air dengan menggunakan aerator dan ikan ini juga tidak memerlukan lahan luas untuk membudidayakannya.

Untuk pakan ikan cupang saja tidak terlalu sulit didapatkan bisa menggunakan jentik nyamuk, cacing tanah, cacing merah, maupun cacing sutra.

Untuk cacing-cacing tersebut bisa didapatkan di selokan, kolam-kolam, sawah, atau budidaya. Seperti budidaya cacing sutra (cek selengkapnya ulasannya).

Hasil budidayanya, ia bisa menyalurkan ke beberapa kota, di antaranya Jakarta, Bogor, Bandung, sampai ke Cianjur. Bahkan ia memiliki toko cupang di Jalan pasundan Kota Sukabumi.

Keuntungan ternak cupang yang dihasilkan adalah sehari Indra bisa menjual 20 sampai 30 ekor ikan cupang. Puluhan ekor ikan cupang itu terdiri dari ikan cupang hias dan ikan cupang aduan.

Harga ikan cupang yang dijualpun beragam. Harga jual ikan cupang maupun harga beli ikan cupang di kisaran Rp50ribu – Rp125 ribu/ekor untuk harga ikan cupang hias. Harga ikan cupang aduan Rp10 ribu – Rp300 ribu/ekor.

Dan perhari keuntungan ternak cupang yang didapatkan Indra adalah Rp400 ribu. Selain mendapatkan keuntungan ternak cupang, ia juga meraup keuntungan dari pelatihan yang ditawarkan agar ikan cupang hebat dalam bertarung.

Keuntungan dan Kerugian Budidaya Ikan Cupang

Dalam memulai bisnis ternak ikan cupang tentunya analisa untung rugi ternak cupang juga dipertimbangkan toh? Nah ini lumrah atau umum dilakukan saat pertama kali memulai bisnis budidaya ikan cupang.

Hanya saja yang perlu digarisbawahi adalah resiko dalam usaha pembenihan ikan cupang maupun budidaya ikan cupang tentu ada. Namun yang harus dipertegas dalam kewirausahaan ikan cupang ini tidak pernah mati.

Sebab ikan cupang akan selalu diminati dan menjadi peluang bisnis ternak ikan cupang yang akan meraih keuntungan ternak cupang yang menggiurkan.

Modal awal ternak ikan cupang juga tidak besar bisa dilakukan dengan modal yang kecil. Untuk lahan bisa menggunakan lahan perkarangan rumah.

Tips Jualan Cupang Agar Keuntungan Ternak Cupang Menggiurkan

Dalam meraih keuntungan ternak cupang ada hal hal yang harus diperhatikan, di antaranya adlaah tips jualan cupang dan hal hal yang harus disiapkan dalam budidaya cupang berikut ini:

Peralatan bisnis budidaya ikan cupang di antaranya yang digunakan adalah pengadaan bibit ikan cupang, selang dan paralon, timba, jaring, terpal, wadah dan jerigen, pompa air, pembuatan kolam ikan cupang, peralatan pembersih kolam, sewa lahan, drum, dan lainnya.

Adapun tips jualan cupang agar keuntungan ternak cupang menggiurkan adalah sebagai berikut:

  1. Pemasaran budidaya ikan cupang, cara menjualnya bisa langsung ke pasar atau langsung ke pengepul. Serta juga bisa memasarkan ikan cupang ke pecinta ikan cupang.
  2. Harga jual budidaya ikan cupang patokannya harga hitungan per ekor mulai Rp5 sampai Rp70 ribu.

Analisa Keuntungan Ikan Cupang

Adapun analisa keuntungan dan kerugian budidaya ikan cupang. Jadi yang dibahas adalah untung rugi ternak cupang. Di antaranya, keuntungan ikan cupang adalah bisnis peternakan ikan hias yang paling menguntungkan.

Tapi juga terdapat kekurangan. Kekurangan budidaya ikan cupang adalah budidaya ikan cupang memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat. Sementara analisa usaha ternak cupang adalah sebagai berikut:

1. Investasi/Modal Awal Ternak Cupang

  • pengadaan bibit ikan cupang Rp1.193.500
  • jaring Rp217.000
  • selang dan paralon Rp71.500
  • pembuatan kolam ikan cupang Rp2.711.500
  • peralatan pembersih kolam Rp41.000
  • timba Rp31.600
  • pompa air Rp411.000
  • terpal Rp. 121.800
  • sewa lahan Rp2.310.000
  • drum Rp212.900
  • wadah dan jerigen Rp81.500
  • Peralatan tambahan yang lainnya Rp71.000
    • Jadi Jumlah Investasi Awal Modal Ternak Cupang Rp7.474.300

2. Biaya Operasional Ternak Cupang per Bulan

  • Penyusutan pengadaan bibit ikan cupang 1/62 x Rp1.193.500 = Rp19.250
  • Penyusutan jaring 1/62 x Rp 217.000 = Rp3.500
  • Penyusutan selang dan paralon 1/62 x Rp71.500 = Rp1.153
  • Penyusutan pembuatan kolam ikan cupang 1/62 x Rp2.711.500 = Rp43.734
  • Penyusutan peralatan pembersih kolam 1/44 x Rp.41.000 Rp932
  • Penyusutan timba 1/44 x Rp31.600 = Rp752
  • Penyusutan pompa air 1/62 x Rp411.000 = Rp6.629
  • Penyusutan terpal 1/44 x Rp121.800 = Rp2.768
  • Penyusutan sewa lahan 1/12 x Rp2.310.000 = Rp.192.500
  • Penyusutan drum 1/44 x Rp212.900 = Rp4.839
  • Penyusutan wadah dan jerigen 1/62 x Rp81.500 = Rp1.315
  • Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp71.000 = Rp1.210
  • gaji karyawan Rp1.500.000
    • Total Biaya Tetap Rp. 1.778.581

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Cupang, Mudah dan Murah

3. Biaya Variabel Ternak Cupang

  • pakan ikan cupang Rp36.000 x 30 = Rp1.080.000
  • pelet ikan Rp32.000 x 30 = Rp960.000
  • pakan tambahan ternak cupang Rp24.500 x 30 = Rp735.000
  • bahan tak terduga Rp16.000 x 30 = Rp480.000
  • obat-obatan Rp27.800 x 30 = Rp834.000
  • vitamin Rp27.000 x 30 = Rp810.000
  • pelastik pembungkus Rp16.500 x 30 = Rp495.000
  • biaya angkut dan transportasi Rp28.000 x 30 = Rp840.000
  • air dan listrik Rp40.500 x 30 = Rp1.215.000
    • Total Biaya Variabel Rp7.449.000

4. Total Biaya Operasional

  1. Biaya tetap + biaya variabel = Rp9.227.581
  2. Pendapatan per Bulan
    1. 56 ekor x Rp7.000 = Rp392.000
    2. Rp392.000 x 30 hr = Rp11.760.000

5. Keuntungan per Bulan = Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp11.760.000 – 9.227.581 = Rp2.532.419.

Catatan:

  • Total Investasi / Keuntungan = Rp7.474.300 : 2.532.419 = 3 bulan
  • Modal Rp 7.474.300 dengan kentungan per bulan Rp 2.532.419 dan balik modal dalam 2 bulan.

Baca Juga: Cara Membedakan Ikan Cupang Jantang dan Betina

Itulah tentang keuntungan ternak cupang yang bisa kita ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terimakasih. Salam.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *