penyakit ikan lele

Jenis Penyakit Ikan Lele dan Cara Penanganannya

Penyakit ikan lele sangatlah banyak. Umumnya penyakit yang menyerang ikan lele berasal dari satu organisme yang berkembang di dalam kolam, seperti virus, jamur, bakteri, dan protozoa. Ikan lele juga rentan diserang penyakit parasit. Kenapa ikan lele sangat mudah diserang penyakit parasit?

Maka tak heran banyak ahli mengatakan, bahwa mudahnya ikan lele terserang penyakit parasit karena disebabkan organisme tingkat rendah seperti virus, bakteri, jamur dan protozoa yang berukuran kecil.

Maka ketika ikan lele diserang hama dan penyakit harus ada upaya yang segera dilakukan dalam rangka mengobati dan bahkan pengendalian penyakit yang menyerang ikan lele tersebut. Sebab jika didiamkan penyakit akan menjadi wabah dan peternak akan merugi.

Baca :

Untung Rugi Ternak Lele, Silakan Dipertimbangkan

Analisa Budidaya Lele 1000 Ekor Untung Besar

Adapun jenis-jenis penyakit yang menyerang ikan lele dan cara pengendalian penyakit ikan lele sebagai berikut :

Cara Pengendalian Penyakit Ikan Lele

1. Penyakit Merah Pada Ikan Lele

Dalam budidaya ikan lele, jenis penyakit merah yang menyerang ikan lele ini penyebabnya adalah Aeromonas hydrophilla dan Pseudomonas hydrophylla. Bentuk bakteri ini seperti batang dengan polar flage (cambuk yang terletak di ujung batang), dan cambuk ini digunakan untuk bergerak, berukuran 0,7-0,8 x 1-1,5 mikron. Pada umumnya masyarakat juga menyebut penyakit merah ini sebagai penyakit aeromonas pada ikan lele.

Gejala Penyakit Merah Pada Ikan Lele

  • Warna tubuh kusam/gelap, nafsu makan menurun, mengumpul dekat saluran pembuangan, kulit kasat, dan ekses lender.
  • Pendarahan pada pangkal sirip, ekor, sekitar anus dan bagian tubuh lainnya.
  • Sisik lepas, luka di sekitar mulut, dan bagian tubuh lainnya.
  • Pada infeksi berat, perut lembek dan bengkak yang berisi cairan merah kekuningan.
  • Ikan mati lemas sering ditemukan di permukaan maupun dasar kolam.

Pengendalian Penyakit Merah Pada Ikan Lele

  • Desinfeksi sarana budidaya sebelum dan selama proses pemeliharaan.
  • Pemberian unsur imunostimulan (penambahan vitamin C pada pakan) secara rutin selama pemeliharaan.
  • Memperbaiki kualitas air secara keseluruhan, terutama mengurangi kadar bahan organik terlarut dan atau meningkatkan frekeunsi penggantian air baru.
  • Perendaman dengan larutan garam dapur dengan konsentrasi 500-1.000 ppm selama 24 jam.

2. Penyakit Pseudominiasis Pada Ikan Lele

Penyebab penyakit pseudominiasis pada ikan lele ini penyebabnya adalah bakteri Pseudomonas spp. Apa saja gejala terjadinya penyakit ini dan bagaimana cara mengendalikannya, berikut penjelasannya.

Gejala Penyakit Pseudominiasis Pada Ikan Lele

  • Ikan lemah, bergerak lambat, bernapas megap-megap di permukaan air.
  • Warna insang pucat dan warna tubuh berubah gelap.
  • Terdapat bercak-bercak merah pada bagian luar tubuhnya dan kerusakan pada sirip, insang dan kulit.

Cara Mengendalikan Penyakit Pseudominiasis

  • Memperbaiki kualitas air secara keseluruhan, terutama mengurangi kadar bahan organik terlarut dan atau meningkatkan frekeunsi penggantian air baru.
  • Kurangi pemberian pakan dan jumlah ikan dalam kolam.

3. Penyakit Saprolegniasis Pada Ikan Lele

Penyebab terjadinya Penyakit Saprolegniasis Pada Ikan Lele adalah Saprolegnia spp. dan Achlya spp. Kedua penyebab itu memiliki gejala penyakit dan cara pengandilan sebagai berikut :

Gejala Penyakit Saprolegniasis Pada Ikan Lele

  • Serangan bersifat akukronis hingga akut, dapat mengakibatkan kematian hingga 100%.
  • Reproduksi secara aseksual, melalui hifa fertile untuk memproduksi spora infektif.

Cara Mengendalikan Penyakit Saprolegniasis Pada Ikan Lele

  • Menaikkan dan mempertahankan suhu air > 280c dan atau penggantian air baru yang lebih sering.
  • Garam dapur pada konsentrasi 1-10 promil selama 10-60 menit.

Baca : Ini Yang Harus Dilakukan Ternak Lele Pemula Agar Untung Besar

4. Penyakit bintik putih dan gatal (Trichodiniasis) Pada Lele

Penyakit bintik putih pada ikan lele disebut juga penyakit gatal dan penyakit trichodiniasis. Penyakit ikan lele ini seperti penyakit lele kulit mengelupas dan terkadang menjadi penyakit lele moncong putih. Penyebab penyakit ini Ichthyophthirius multifilis.

Gejala Penyakit Bintik Putih Pada Ikan Lele

  • Ikan yang diserang sangat lemah dan selalu timbul di permukaan air.
  • Terdapat bintik-bintik berwarna putih pada kulit, sirip dan insang.
  • Ikan sering menggosok-gosokkan tubuh pada dasar atau dinding kolam.

Cara pengendalian penyakit bintik putih

  • Air harus dijaga kualitas dan kuantitasnya.
  • Perendaman dengan larutan garam dapur dengan konsentrasi 500 – 1.000 ppm selama 24 jam, kemudian ikan diberi air yang segar. Pengobatan diulang setelah 3 hari.

Selain jenis penyakit ikan lele di atas, ada juga beberapa jenis penyakit dan upaya pengendalian terhadap penyakit yang menyerang ikan lele, misalkan, penyakit ikan lele perut kembung, hama penyakit ikan lele, obat penyakit lele sirip merah, obat ikan lele kena jamur, cara mengobati ikan lele yang menggantung, dan sebagainya. Semoga informasi dari Ayobudidaya.com ini bermanfaat. Selamat mempelajarinya.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *