cara ternak lele bioflok

Cara Ternak Lele Bioflok & Analisa Keuntungan Budidaya

Cara Ternak Lele Bioflok – Sektor pembangunan budidaya perikanan terus diminati masyarakat. Sejak 2005 sampai 2007 terus terjadi peningkatan rata-rata budidaya, per tahunya sebesar 19,56%.

Bahkan dari 2,16 juta ton, naik sampai 3,09 juta ton, dari Rp21,45 triliun naik terus hingga Rp26,36 triliun. Belum lagi kita menghitung kenaikan pertahun sejak 2007, 2008, sampai 2018, 2019, dan 2020, tentunya budidaya perikanan menjadi salah satu usaha yang menggiurkan untuk dijadikan investasi usaha.

Dan berbicara budidaya ikan lele, ini adalah salah satu ikan air tawar yang memiliki banyak peminat. Hal ini selain harga yang terjangkau juga masyarakat sadar akan kandungan gizi yang tinggi yang dimiliki ikan berkumis ini.

Ikan lele kaya akan omega 3. Setidaknya lele mengandung 17-37% protein, 4,8% lemak, 1,2% vitamin, 1,2% mineral, dan 75,1% air.

Seiring tingkat kesadaran masyarakat akan gizi tinggi yang dimiliki ikan lele, meningkat pula para pembudidaya ikan lele. Banyak yang mulai beternak ikan lele.

Dari yang asli seorang pelaku usaha ternak lele, sampai yang ternak lele pemula ikut berkecimpung.

Dari para peternak ikan lele itulah saya juga belajar, dan mencoba menginformasikan, bahwa ternyata ada banyak media kolam yang bisa digunakan sebagai cara ternak lele.

Cara Ternak Lele Bioflok

Cara Ternak Lele Bioflok
Cara Ternak Lele Bioflok

Budidaya lele bioflok ada banyak hal yang bisa kita pelajari dan cermati. Baik pengertian, penjelasan, dan prinsip dasar dalam budidaya lele bioflok itu sendiri.

Misalnya lagi, apakah jika dilakukan dalam ternak lele pemula berjalan atau tidak? Modal budidaya lele bioflok tinggi atau tidak? Tingkat keuntungan budidaya lele bioflok bagaimana? Dan jika ada kemungkinan kerugian budidaya lele bioflok bagaimana?

Semua hal tersebut pastinya harus kita perhtiungkan ya? Untuk itu kali ini kita akan mempelajari lebih dalam tentang ternak lele bioflok untuk pemula.

Salah satunya Cara Ternak Lele Bioflok, atau yang lainnya misalkan seperti data di bawah ini, silakan di baca:

  1. Cara Beternak Ikan Lele di Kolam Terpal
  2. Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah? Ini Cara Jitunya

Dan tentunya masih ada banyak yang lainnya. Selain itu juga pada faktor pertimbangan budidaya ternak ikan lele ada beberapa hal yang harus dipahami.

Misalkan dalam beternak ikan lele di kolam terpal yang juga dipelajari adalah Analisa Usaha Pembesaran Ikan Lele di Kolam Terpal hal ini merupakan dalam upaya mengetahui untung rugi ternak lele yang dilakukan.

Nah kini, budidaya ikan lele terus bervariasi, seiring dengan teknologi terapan yang dilakukan para pembudidaya ikan. Salah satunya yang akan kita bahas kali ini, yakni, Cara Ternak Lele Bioflok.

Bagaimana cara beternak ikan lele dengan media kolam bioflok, berikut ini saya akan mencoba menjabarkan.

Apa itu Bioflok?

Bioflok merupakan teknologi terapan. Bioflok bisa diartikan sebagai gumpalan atau disebut flok dari berbagai campuran heterogen mikroba, yakni plankton, protozoa, dan fungi.

Selain mikroba, ada juga partikel, polimen organik, koloid dan kaiton yang saling berinteraksi dengan sangat baik di dalam air.

Prinsip Dasar Sistem Bioflok

Pada prinsipnya, Sistem bioflok merupakan upaya mengubah senyawa organik dan anorganik yang di dalamnya berisi senyawa karbon, Oksigen, Hidrogen, dan Nitrogen yang menjadi massa slugde berbentuk bioflok, yang pada akhirnya, massa sludge berbentuk bioflok melakukan dengan caranya memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan/flok yang mengubah biopolymer sebagai bioflok.

Dalam penerapnnya dalam budidaya perairan dalam hal ini budidaya lele, teknologi bioflok memanfaatkan nitrogen anorganik menjadi nitrogen organik yang tidak beracun.

Nah, nitrogen yang sudah diubah ini bsia digunakan untuk pakan lele, sehingga lebih hemat biaya.

Cara Budidaya Ternak Lele Bioflok dengan Kolam Terpal Bulat

Selanjutnya ada berbagai jenis kolam lele bioflok yang bisa digunakan. Salah satunya adalah dengan membuat kolam lele bioflok dengan kolam terpal.

1. Cara Pembuatan Kolam Bioflok

Yang harus pertama dibuat tentu saja kolam untuk menampung ikan lele. Karena kolam sebagai rumahnya ikan, maka diperlukan syarat-syarat khusus agar tingkat keberhasilan dalam budidaya ikan lele bisa maksimal.

Secara umum ada 4 jenis kolam yang biasa digunakan oleh sebagian besar pembudidaya, yaitu

  • kolam dari beton
  • kolam dari tanah
  • kolam kotak dari terpal
  • kolam bulat dari terpal

Dari keempat jenis kolam itu, yang banyak dipakai adalah bahan dari terpal karena lebih efisien dan hemat biaya. Contoh saja yang akan digunakan ternak ikan lele bioflok adalah kolam bulat.

Alat dan bahan dalam membuat kolam terpal bulat

  • Terpal ukuran
  • Terpal talang ukuran PxL = 11 meter x 1 meter
  • Besi Wire-mesh berdiameter minimal 7 mm, panjang 5,4 m dan lebar 2,1 m
  • Bengkokan paralon 2 buah
  • Paralon
  • Kabel ties/ripet
  • Terpal atap
  • Las listrik
Cara pembuatan kolam terpal bulat
cara ternak lele bioflok
cara ternak lele bioflok
  • Potong besi wire-mesh menjadi dua bagian sehingga terbentuk dua ukuran 5.4m x 1.05m sebanyak dua buah.
  • Kemudian gabungkan 2 besi wire-mesh tadi menggunakan las, maka terbentuk ukuran 10.8m x 1.05m.
  • Satukan kedua ujung besi wire-wesh sehingga berbentuk bulat. Sampai disini rangka kolam sudah jadi
  • Buatlah lahan atau tempat untuk menaruh kerangka kolam tadi. Buat dengan ukuran yang sama dengan kerangka dan bagian tengah lahan dibikin mengerucut. Lalu buat saluran pembuangan pada bagian tengah tadi.
  • Letakan pipa PVC di lubang saluran yang telah dibuat.
  • Letakan kerangka kolam pada lingkaran tanah/lahan berbentuk kerucut tadi.
  • Pasang karpet talang di setiap sisi dalam kerangka besi dan diikat dengan kabel ties.
  • Kemudian pasanglah terpal dengan rapi hingga membentuk sebuah kolam bundar.
  • Pada bagian tengahnya di beri lubang untuk menempatkan pipa PVC untuk saluran pembuangan.
  • Selesai, dan kolam sudah bisa digunakan.

2. Persiapan Air Kolam

Kolam ikan lele sudah dibuat, lalu masukan air dengan ketinggian kira-kira 80-100 cm. Di hari ke dua, masukan probiotik 5ml/m3.

Hari ketiga masukan prebiotik : molase 250 ml/m3, pada malam harinya taburkan dolomite 150/200g/m3. Setelah semuanya tercampur, diamkan media pembesaran lele selama 7 hingga 10 hari. Baru di hari ke 11 lakukan penebaran benih ikan lele.

3. Cara Penebaran Benih Ikan Lele

Budidaya Bibit Lele
Budidaya Bibit Lele (Benih Lele)

Ada beberapa saran sebelum dilakukan penebaran benih ikan lele dalam hal ini, yakni:

  • Sebelum melakukan penebaran benih, perlu diperhatikan terlebih dahulu kualitas benih lele.
  • Benih harus dari induk unggulan, harus sehat denagn ciri-ciri gerakan aktif, organ tubuh lengkap, bentuk proposional dan ukuran serta warna sama.
  • Setelah penebaran benih selesai, tambahkan prebiotik 5 ml/m3 keesokan harinya.

4. Perawatan Susulan Probiotik

  • Sebelum benih ikal lele berukuran 12 cm, setiap 10 hari sekali masukan probiotik sebanyak 5 ml/m3, ragi tempe satu sendok makan per m3, ragi tape 2 butir/m3.
  • Pada malam harinya tambahkan dolomite sebanyak 200-300 gram/m3 (diambil airnya saja).
  • Setelah ukurannya melebihi 12 cm, per 10 sehari sekali masukan probiotik 5 ml/m3, ragi tempe ditambah menjadi 3 sendok makan/m3, ragi tempe jeuga ditambah 6-8 butir/m3 dan di malam harinya taburkan dolomite 200-300 gram/m3.
  • Untuk ragi tempe dan ragi tape dilarutkan kedalam air.

5. Pengelolaan Pakan Lele Bioflok

pakan ikan lele
pakan ikan lele

Pakan dalam budidaya lele tetap menjadi prioritas utama untuk keberlangsungan budidaya lele. Namun, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan tentang pakan lele. Yakni,

  • pilih pakan yang berkualitas,
  • ukuran pakan disesuaikan dengan mulut ikan lele.
  • Pemberian pakan diberikan pada pagi – sore hari dengan dosis 80% dari daya kenyang.
  • Setiap seminggu sekali jangan diberi pakan atau dipuasakan.
  • Pakan di campur probiotik dan kurangi dosis pakan jika sudah terbentuk flok.

Cara Pemberian Pakan Ikan Lele Sistem Bioflok

Yakni, seperti apa yang telah dipraktikan di atas, dengan menambah probiotik. Probiotik adalah mikro organisme yang tumbuh dan hidup di dalam usus atau lebih sering di sebut sebagai bakteri baik.

Bakteri probiotik memiliki peran sebagai pembantu proses metabolisme sistem pencernaan dan memperkuat imun tubuh. Sedangkan prebiotik merupakan makanan untuk bakteri probiotik.

Fungsi utamanya yaitu memberi nutrisi untuk bakteri probiotik dalam berkembang biak.

Analisa Keuntungan Ternak Lele Bioflok

keuntungan ternak lele 1000 ekor
Keuntungan Ternak Lele 1000 Ekor dan analisa modal usahanya
  1. Lebih Hemat Air: Cara Ternak Lele Bioflok ini berbeda dengan sistem konvensional, yang harus mengganti air untuk menghindari keracunan. Dalam sistem bioflok justru bisa mengubah bakteri di dalam air menjadi nutrisi yang baik untuk ikan lele. Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk mengganti air.
  2. Lebih Hemat Pakan: Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Sitem bioflok akan mengubah bakteri-bakteri menjadi gumpalan yang bisa difungsikan sebagai bahan pakan ikan lele.
  3. Padat Tebar Tinggi: Sebagai perbandingan, jika di dalam kolam biasa satu meter kubik hanya bisa diisi 60 ekor lele, maka di dalam kolam bioflok bisa diisi 600 ekor lele.
  4. Bisa Dibudidayakan di Lahan Sempit: Pada sistem bioflok, tempat atau lahan bukan menjadi masalah. Cocok sekali untuk kamu yang ingin belajar budidaya lele namun tidak mempunyai lahan luas.

Peluang Bisnis Budidaya Lele Bioflok

cara ternak lele bioflok
cara ternak lele bioflok

Dikethaui peluang bisnis budidaya lele memang sangat besar. Maka tak heran pada umumnya, Analisa Budidaya Lele 1000 Ekor Untung Besar. Nah, kali ini kita akan mencoba menghitung sederhana tentang peluang bisnis budidaya lele biflok. Misal:

Kebutuhan akan konsumsi ikan lele tiap tahun terus meningkat, misal saja, untuk daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi, per hari dibutuhkan kurang lebih 120 ton ikan lele.

Belum lagi berbicara ekspor. Lele juga digemari di Italia, Perancis, Jepang dan bahkan sampai di Korea.

Ini jugalah yang menjadikan permintaan banyak yang belum bisa diimbagi dengan jumlah produksi. Jika melihat ini adalah peluang, berarti kita sepaham bahwa lele merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Dan salah satu cara bisa menggunakan cara ternak lele bioflok.

Nah itulah informasi singkat yang bisa dipelajari tentang Cara Ternak Lele Bioflok, informasi lainnya ikuti ayobudidaya.com terimakasih.

Kaseto Efendi Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *