cara menetaskan telur kura-kura

Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Tanpa Indukan

Ayobudidaya.com – Cara menetaskan telur kura-kura tanpa indukan sama seperti menetaskan telur-telur hewan lain pada umumnya.

Ini penting dipelajari. Termasuk dalam pemeliharaan budidaya kura kura jenis apapun. Dalam hal ini juga termasuk pada cara ternak kura kura ambon maupun kura kura brazil.

Contohnya jenis kura kura brazil, dalam penetasannya setidaknya kura kura bertelur tanpa pejantan bisa dilakukan. Tinggal bagaimana dengan cara merawat kura kura brazil oleh si peternak.

Sehingga rata rata jumlah telur kura kura brazil dapat diketahui.

Termasuk dalam hal ini adalah kura kura air tawar hias. Terlebih jenis kandang kura kura dalam hal ini rata rata sama. Di pihak lain, ada beberapa cara lain yang digunakan, di antaranya cara menetaskan telur kura kura di minecraft.

Misalnya lagi, dalam hal ini adalah telur kura kura peyot, ataupun tentang cara menetaskan telur bulus, atau kura kura air tawar yang dimaksud di atas.

Lalu beberapa pertanyaan pun masuk, seperti, apakah kura kura bisa bertelur tanpa jantan? Bagaimana cara menetaskan telur kura kura hias dan bagaimana cara inkubasi telur kura kura?

Cara Menetaskan Telur Kura-Kura

Untuk cara menetaskan telur kura-kura membutuhkan suhu udara yang cukup hangat. Karena jika suhu udara dingin, telur-telur akan semakin lama untuk menetasnya. Suhu yang dibutuhkan agar telur kura-kura bisa menetas ialah 27,8° – 29,4° Celcius.

Cara menetaskan telur kura-kura dengan suhu tersebut, perkiraan kura-kura akan menetas dalam waktu ± 85 hari. Bahkan bisa mencapai 110 hari, jika suhu alat penetasan yang dibutuhkan telur kura-kura kurang hangat.

Untuk itu, suhu harus sesuai dengan yang diinginkan telur kura-kura. Jika sesuai bisa lebih cepat menetas pada hari ke 65.

Batasan suhu terendah yang dibutuhkan penetasan telur kura-kura adalah 23,9°C dan suhu terlalu tinggi berada di 30,6°C. Jadi peternak atau pemilik telur kura-kura harus menjaga suhu agar tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Selain menjaga suhu agar tetap ideal, perlu juga menjaga kelembaban selama proses inkubasi. (Baca Juga : Cara Perawatan dan Budidaya Kura-Kura).

Alat Yang Dibutuhkan Untuk Inkubasi Telur Kura Kura

Alat-alat yang dibutuhkan untuk proses inkubasi telur kura-kura:

  • Akuarium yang memuat kapasitas air 10 galon (37,9 liter) atau bisa juga menggunakan tempat lain yang berukuran sama seperti akuarium yang bentuknya transparan.
  • Akuarium plastik yang dilengkapi dengan tutup plastic pada bagian atasnya.
  • Thermometer akuarium 2 buah dan 1 buah pengukur kelembaban.
  • Sebuah pemanas air yang dilengkapi dengan pengontrol temperature
  • Substrate, seperti pasir, peat moss, vermiculite, tanah tanaman, aspen bedding, dll.

Langkah Langkah Proses Penetasan Telur Kura Kura

Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses penetasan telur kura-kura:

  • Tuangkan air hangat ke dalam akuarium hingga mencapai ketinggian ± 8 cm.
  • Kemudian tempatkan alat pemanas air di dasar akuarium.
  • Atur suhu pemmanas pada suhu paling rendah.
  • Tempatkan 1 termometer dalam air agar kita dapat mengetahui suhu air.
  • Kemudian biarkan suhu air menjadi stabil selama 1 atau 2 jam, lalu atur suhu pemanas sampai mencapai suhu stabil antara 26,7°C – 28,9°C.
  • Masukan substrate pada critter cage hingga mencapai setengah tinggi media.
  • Substrate-nya harus lembab, tetapi tidak telalu basah.
  • Bila menggunakan aspen bedding atau peat moss, bisa tempatkan di dalam mangkok selama 15-20 menit agar air dapat menyerap masuk.
  • Sebelum aspen bedding atau peat moss ke dalam critter cage, terlebih dahulu diperas agar tidak terlalu banyak air.
  • Tempatkan thermometer yang satunya lagi setengah masuk ke dalam substrate. Hal ini supaya dapat mengetahui suhu yang didapatkan oleh telur ketika telursudah berada di atas substrate.

Selanjutnya:

  • Kemudian bentuk substrate tersebut untuk menyimpan telur supaya telur tidak bergeser.
  • Jangan menutup telur dengan substrate supaya bisa mengamati telur tersebut, busuk atau tidak.
  • Perlu diperhatikan juga letak telur pada media sebelumnya, apabila telur pada media tanah sebelumnya sudah memiliki posisi yang benar maka tidak boleh merubahnya ketika di masukan ke tempat incubator, caranya, dengan menandai dengan pensil posisi telur yang berada di bawah tanah supaya tidak keliru. Karena telur yang terganggu karena diputarbalikan akan menyebabkan matinya embrio.
  • Tempatkan pengukur kelembaban pada bagian atas akuarium.
  • Ketika sudah memperoleh suhu stabil pada akuarium, tempatkan critter cage ke dalamnya.
  • Apabila mengapung, gunakan batu atau benda lain supaya tenggelam.
  • Gunakan penutup berrjaring untuk menutupi bagian atas akuarium.
  • Dan jaring-jaring tersebut tutup kembali dengan busa filter agar menjaga suhu kelembaban tetap stabil.
  • Untuk menjaga suhu tetap stabil, 1-2 hari sekali kita harus menge cek kedua thermometer tersebut, dan atur suhu heater agar suhu tetap berada pada jangkauan yang diinginkan.
  • Substrate pun harus tetap basah, apabila mengering basahi lagi dan usahakan tidak mengangkat dan tidak mengganggu telur-telurnya.
  • Apabila ada telur yang keriput (peyot) secepatnya telur tersebut dikeluarkan, hal ini bisa diakibatkan oleh kelembaban pada incubator terlalu rendah.
  • Dan telur yang sudah benar-benar rusak akan mengeriput (peyot) sekali, berwarna hitam, mengecil, dan berbau busuk.
  • Untuk menjadi acuan keberhasilan proses penetasanan, setiap hari bisa dicatat informasi yang berada di incubator tersebut. Karena informasi tersebut akan menjadi bahan rujukan bagi peternak di masa yang akan datang.

Baca Juga: Budidaya Belut Dalam Drum Agar Hasil Panen Melimpah

Jadi, itulah beberapa hal yang bisa kita pelajari tentang bagaimana cara kita menetaskan telur kura kura tersebut dengan mudah. Ada berbagai cara termasuk yang telah disebutkan di atas.

Lalu bagaimana cara anda menetaskan telur kura kura. Ayo coba komentar, berdiskusi untuk memperkaya pengetahuan tentang cara menetaskan telur kura-kura.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Sekian yang bisa disampaikan. Terimakasih. Salam.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *