Cara Memelihara Ikan Nila Supaya Cepat Besar

Cara Memelihara Ikan Nila Supaya Cepat Besar

Cara memelihara ikan nila supaya cepat besar? Itulah yang mungkin kini sedang ada dalam pikiran Anda. Ikan nila yang dibudidayakan cepat besar, cepat panen dan tentunya diharapkan untung besar. Untuk itu, kali ini kita akan membahas lebih detil tentang sebuah cara bagaimana memelihara ikan nila yang baik dan benar, cara budidaya ikan nila agar cepat besar dan hasil panen melimpah.

Karena ada juga petani ikan saya temui dilapangan bertanya seperti ini, “Mas ada nggak sih jenis ikan nila yang cepat besar?” dan saat itu saya jawab, sebenarnya semua jenis ikan nila itu mudah dipelihara dan ternak ikan nila pemula pun bisa melakukannya.

Untuk jenis-jenis ikan nila sendiri di Indonesia memang terdapat beberapa strain atau disebut beberapa jenis ikan nila. Strain ikan nila ini dari nila lokal, GIFT, dan nila merah. Selain itu, terdapat beberapa strain baru hasil persilangan atau pemuliaan yang dilakukan pemerintah, di antaranya, ikan nila nirwana, ikan nila gesit, ikan nila best, dan ikan nila sultana, ataupun ikan nila larasati dan sebagainya.

Baca: Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila : Keuntungan & Tips

Hanya saja pada cara Memelihara Ikan nila supaya cepat besar mereka memang butuh metode yang tepat dalam melakukan budidaya ikan nila dan harus memahamai bagaimana cara mempercepat pertumbuhan ikan nila itu sendiri. Lalu bagaimana caranya, baik dalam cara budidaya ikan nila di kolam tanah, cara memelihara ikan nila di kolam beton, maupun cara memelihara ikan nila di kolam terpal? Nah berikut ini Ayobudidaya.com akan membahasnya secara detil:

Bagaimana Cara Memelihara Ikan Nila Supaya Cepat Besar

Yang harus diketahui dalam hal iniĀ ikan yang paling cepat panen adalah ikan nila jantan. Jadi ikan nila jantan dan ikan nila betina memiliki pertumbuhan yang jauh berbeda. Nila jantan 40% lebih cepat dari pada nila betina. Bahkan, ikan nila betina jika sudah mencapai ukuran 200 gr pertumbuhannya semakin lambat, sedangkan yang jantan tetap tumbuh dengan pesat.

Jadi saat akan melakukan budidaya, yang pertama yang harus dipastikan adalah apakah ikan nila yang akan kita budidaya adalah ikan nila jantan atau ikan nila betina. Jika tujuannya untuk pembesaran, atau budidaya ikan konsumsi, maka yang banyak dipelihara untuk dibesarkan adalah ikan nila jantan.

Namun, jika ingin melakukan pembibitan atau pembenihan, ya tentunya cari beberapa ikan nila jantan yang berkualitas, lalu dikawinkan dengan banyak jenis ikan nila betina yang juga reproduksinya baik. Lalu faktor-faktor lain yang bisa kita gunakan untuk menunjang budidaya ikan lele agar cepat besar adalah pemilihan lokasi, yakni, bisa memastikan tersedia sumber air, pakan alami, dan lokasi tidak terlalu ramai dan tidak bising.

Faktor penunjang lain, dalam cara memelihara ikan nila supaya cepat besar adalah sebagai berikut:

Manajemen Lingkungan pada Budidaya Ikan Nila

Hal ini dimaksud agar kulitas lingkungan sekitar kolam tetap terjaga. Sebab, jika kualitas lingkungan buruk, maka akan mempengaruhi keberhasilan budidaya ikan nila itu sendiri. Untuk itu, pemilik ikan atau pembudidaya, harus rajin melakukan pengukuran kualitas air secara rutin, tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya, obat ikan atau antibiotik dan semacamnya.

Kualitas air sangat penting diperhatikan, suhu yang baik, terutama pada saat pendederan ikan nila adalah 28-30 derajat celcisu. Sedangkan oksigen yang terlarut sebesar 6-8 ppm. Dan pertumbuhan ikan mulai terganggu pada suhu kurang dari 18 derajat celcius dan lebih dari 30 derajat celcius.

Pakan Ikan Nila Agar Cepat Besar

Pada pemberian pakan ikan nila ini, baik pakan utama maupun pakan tambahan harus sama-sama dibutuhkan, bentuk pakan disesuaikan dengan umur dan ukuran benih. Benih muda ukuran kecil diberi pakan berbentuk tepung. Pakan buatan untuk benih dapat diramu dari campuran tepung ikan, minyak ikan, mineral, dan vitamin.

Sementara pakan tambahan untuk benih gelondongan besar berupa pelet besat dengan kadar protein 25% dengan frekeunsi pemberian pakan ikan nila 2-3 kali sehari yaitu, pagi, siang dan sore hari. Jumlah pakan yang diberikan 3% dari berat biomas ikan perhari. Benih yang masih kecil pakan tambahan berikan sedikit demi sedikit, yang utama adalah pakan alami.

Baca: Alat Yang Digunakan Dalam Budidaya Pembenihan Ikan

Catatan:

Jika cara memelihara ikan nila supaya cepat besar ini berjalan dengan baik, pastikan ukuran dengan waktunya seperti dibawah ini, berikut 4 ukuran ikan nila yang dijual di pasaran:

  1. Ukuran ikan nila 100 gram, umurnya kurang lebih 3-4 bulan.
  2. Ukuran ikan nila 250 gram, umurnya kurang lebih 4-6 bulan.
  3. Ukuran ikan nila 500 gram, umurnya kurang lebih 6-8 bulan.
  4. Ukuran ikan nila di atas 800 gram, umurnya kurang lebih 9-12 bulan.

Bahkan ada yang mencapai 1.000 gram/ekornya. Ini menandakan bahwa budidaya ikan nila berhasil. Namun jika besar ikan nila dari waktu yang ditentukan lebih besar dari itu, artinya metode cara memelihara ikan nila supaya cepat besar berjalan dengan baik.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *