budidaya ikan nila di kolam air tenang

Budidaya Ikan Nila di Kolam Air Tenang dan Tipsnya

Artikel berikut ini adalah tentang Budidaya Ikan Nila di Kolam Air Tenang. Artikel ini adalah bentuk informasi lanjutan setelah artikel sebelumnya yang telah dipublish yakni, budidaya ikan nila di kolam beton.

Namun sebelum lebih spesifik tentang bagaimana cara budidaya ikan nila di kolam air tenang. Ayobudidaya.com akan mengajak kita semua untuk mengenal apa sih yang dimaksud dengan kolam air tenang. Berikut pengertian kolam air tenang.

Pengertian Kolam Air Tenang

Pengertian kolam air tenang adalah kolam yang perairannya tenang dan tergenang. Artinya kolam tidak deras dan tidak berombak. Jadi, biasanya dalam pengertian kolam air tenang dalam penggunaanya ini menggunakan tanah.

Dan selain itu kolam tanah ini sebagai substratnya sehingga bisa disebut juga dengan nama kolam tanah. Nah budidaya ikan nila di kolam air tenang ini juga sudah biasa dengan menggunakan kolam tanah.

Kolam air tenang merupakan asal mula dari kolam-kolam lainnya. Pasalnya, dalam budidaya ikan metode pembudidayaan terus berkembang, termasuk budidaya ikan nila di kolam air tenang.

Dan biasanya yang digunakan saat ini adalah kolam tanah. Jadi kolam tanah merupakan tempat menampung ikan dari alam. Ikan-ikan tersebut dipelihara tidak bertujuan komersil, melainkan hanya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Jenis Ikan Yang Hidup di Air Tenang

Selanjutnya, kita memasuki jenis ikan air tenang? Apakah jenis ikan yang hidup di air tenang hanya Nila? Tentu tidak, ada beberapa jenis ikan lainnya, misal ikan lele, ikan gurame, ikan patin, dan jenis ikan lainnya.

Nah, bahkan dalam cara budidaya ikan lele di kolam tanah juga merupakan ikan yang hidup di air tenang, begitu juga dengan ikan gurame.

Contoh Kolam Ikan Nila dan Ukurannya

Salah satu contoh kolam ikan nila dalam budidaya ikan nila di kolam air tenang adalah kolam tanah. Berikut ukuran ideal kolam ikan nila yang menggunakan kolam tanah.

Adapun konstruksi kolam yang digunakan sebagai budidaya ikan nila di kolam air tenang adalah sebagai berikut:

  • Bentuk petakan tidak perlu segi empat
  • Luas petakan kolam (500-1000) M2 Pematang kolam kokoh, kedap air dengan Iebar 50 cm
  • Saluran pemasukan dan pengeluaran terletak pada sisi yang berseberangan
  • Saringan terbuat dari kawat, bambu atau jaring/hapa yang diletakkan pada saluran pemasukan dan pengeluaran
  • Kedalam kolam berkisar antara (0,5-1,5) m
  • Parit keliling atau diagonal dengan kedalaman antara (20-50) cm dengan Iebar berkisar antara (50-200) cm.

Selanjutnya ketika konstruksi kolam sudah diketahui dan sudah disiapkan, langkah selanjutnya adalah melakuykan persiapan pemeliharaan ikan nila, namun ada beberapa persiapan sebelum berlangsungnya pemeliharaan, sebagai berikut:

  • Penjemuran kolam sampai tanah dasar menjadi retak-retak selama 4-7 hari
  • Pemberian kapur tohor dengan dosis 25-50 g/M2
  • Pemupukan dasar berupa pupuk organik dengan dosis 250-500 g/m2 dan pupuk anorganik seperti urea 15 g/ M2, TSP 10 g/ M2, dan NH4NO315 g/M2, untuk menumbuhkan plankton. Pupuk yang digunakan ditebarkan secara merata di dasar kolam.

Setelah itu, tahapan masuk pada menentukan padat penebaran benih ikan. Ini berkaitan dengan ukuran kolam ikan nila yang digunakan. Untuk itu, budidaya ikan nila di kolam air tenang juga harus memikirkan padat penebaran benih.

Adapun padat penebaran benihnya adalah sebagai berikut: 5-10 ekor/ M2 ukuran 8-12 cm atau bobot ±15-20 g/ekor.

Metode Pemberian Pakan Ikan Nila

Dalam pemberian pakan ikan nila ada beberapa metode yang digunakan, di antaranya adalah :

  • Selain pakan alami yang tersedia di kolam, diberikan juga pakan tambahan (pellet) dengan kadnugan protein minimal 28%
  • Frekuensi pemberian pakan 2-3 kali sehari yaitu pagi, siang, dan sore hari
  • Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3-5% dari bobot biomassa ikan perhari tergantung dari umur dan bobot ikan

Mengatur Volumer Air Budidaya Ikan Nila di Kolam Air Tengan

Pengelolaan air pada proses budidaya ikan nila di kolam air tenang juga penting dilakukan. Pengelolaan air ini dimaksudkan agar air dapat terjaga kondisinya.

Karena air untuk budidaya ikan nila juga memiliki ukuran ideal. Kondisi air untuk digunakan ikan nila idealnya memiliki temperatur 28-30°C, pH (7-8,5), debit air ±5 Udetik/1.000 M2.

Sumber air yang didapat untuk mengaliri budidaya ikan nila di kolam air tenang ini adalah sungai, mata air, suymur, atau air hujan.

Proses Panen Ikan Nila Kolam Air Tenang

Terakhir yang harus dipikirkan adalah proses produksi hasil budidaya. Jadi dalam panen ikan nila di kolam air tenang ini, kurang lebihnya lama pemeliharaan 3-6 bulan.

Ukuran panen sebesar 200-300 gram per ekor. Sementara produksi yang dihasilkan bisa mencapai 1-2 Kg/M2/MT. Tentunya ukuran ini menjadi ukuran ideal sebagai ikan konsumsi.

Kesimpulan Budidaya Ikan Nila di Kolam Air Tenang

Jadi, dalam kesimpulannya, pada proses budidaya ikan nila di kolam air tenang ini tidaklah terlalu rumit. Sebagai peternak pemula pun setidaknya yang harus dipastikan dalam budidaya ikan nila adalah ketersediaan kolam sesuai dengan tebaran benih.

Selain itu, pakan ikan nila juga harus dipikirkan, baik pakan komersil maupun pakan alami yang dapat membuat ikan nila cepat gemuk dan bisa segera dipanen.

Selain itu, beberapa manajemen di atas juga setidaknya menambah beberapa wawasan kita bersama, bahwa dalam budidaya ikan nila di kolam air tenang itu dapat menggunakan kolam tanah, kolam terpal, kolam tembok/beton, maupun kolam lainnya yang airnya tenang dan tergenang.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *