budidaya ikan mas

Lengkap! Budidaya Ikan Mas di Berbagai Kolam

Ayobudidaya.com – Secara lengkap kali ini kita akan membahas tentang budidaya ikan mas di berbagai media kolam. Baik pemeliharaan ikan mas di kolam beton, di kolam terpal, di kolam sawah, hingga di keramba. Terlebih sebelumnya Ayo Budidaya pun telah menuliskan artikel tentang budidaya ikan gurame di kolam terpal.

Semoga hal ini pun dapat menjadi makalah budidaya ikan mas yang nantinya bisa menjadi sumber informasi dalam membuat kolam ikan mas, dan metode budidaya yang bisa dilakukan saat pemeliharaan ikan mas. Berikut ini beberapa metode budidaya yang bisa dilakukan untuk proses budidaya ikan mas :

Budidaya Ikan Mas di Kolam Beton

Bagaimana cara budidaya ikan mas di kolam beton? Berikut informasi lengkapnya. Langkah-langkah pemeliharaan ternak ikan mas di kolam beton :

Persiapan Kolam Beton Untuk Ikan Mas

Kolam yang akan digunakan untuk budidaya ikan mas di kolam beton, biasanya dibuat dengan kuran 8 m x 5 m x 1 m. Jika kolam telah ada air yang menggenangi, sebaiknya dilakukan pengeringan kolam dengan tujuan untuk menghilangkan hama dan bibit penyakitdi tanah atau dasar kolam. Pengeringan di lakukan selama 3 hari hingga dasar kolam benar-benar kering yang biasanya ditandai dengan tanah retak-retak.

Pembuatan Kakaban Kolam Beton

Pemasangan kakaban dalam kolam dilakukan untuk menempel telur ikan mas karena sifat telur ikan mas yang mengapung. Jarak pemasangan kakaban ini dari permukaan air yaitu sekitar 5 cm dan jarak antar kakaban yaitu 35 cm. Kakaban dibuat dengan ukuran panjang sekitar 150 cm, lebar 30 cm dan tinggi sekitar 48 cm.

Cara Pengisian Air Kolam Beton

Setelah kakaban sudah dipasang, selanjutnya lakukan pengisian air ke dalam kolam, air yang digunakan yaitu air irigasi. Air diisi hingga ketinggian 5 cm dari kakaban yang telah dibuat.

Teknik Penebaran Benih Ikan Mas Dalam Kolam Beton

Ikan yang akan dibudidaya tidak langsung ditebar langsung dalam kolam tetapi terlebih dahulu diletakkan dalam bak atau ember yang telah diisi air kolam sekitar 1 jam agar dapat menesuaikan dengan lingkungan. Selanjutnya baru benih ikan dapat ditebar dalam kolam budidaya. Penebaran benih dalam kolam sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari.

Cara Pemberian Pakan Ikan Mas di Kolam Beton

Pada hari pertama dan kedua setelah penebaran ikan masih memakan organisme alami yang ada dalam kolam, setelah hari ketiga barulah beri makan pelet yang mengandung 15% karbohidrat, 20% protein, dan 20% lemak. Pemberian pakan ini dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari yaitu pada pagi hari, sore hari, malam hari supaya ikan cepat besar.

Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal

Media dalam budidaya ikan mas yang populer saat ini adalah menggunakan kolam terpal. Hal ini karena beberapa alasan, yakni, asas kemanfaatan menggunakan kolam terpal dalam proses budidaya.

Manfaat Budidaya Ikan Menggunakan Kolam Tepal

A. Efisiensi Tempat Budidaya Ikan Mas :

Manfaat yang pertama yang anda dapatkan dalam teknik berternak ikan mas pada kolam terpal adalah cocok bagi siapa saja yang kekurangan tempat atau media air disekitar rumah maupun tempat tertentu. Memang banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya ikan mas namun tidak memiliki lahan tanah yang cukup untuk budidaya ikan tersebut. Dengan memanfaatkan ide kolam terpal, anda dapat menghemat tempat tentunya dan juga mudah dilakukan.

B. Kestabilan Suhu Kolam Terpal :

Manfaat yang kedua adalah mengenai kualitas suhu yang lebih stabil. Sudah banyak sekali peternak ikan yang merasakan manfaat beternak ikan mas dalam kaitannya dengan kestabilan suhu. Yang dimaksud stabil adalah mengenai bagaimana kolam terpal mampu mengatasi fluktuasi suhu kolam yang disebabkan oleh perubahan suhu dikarenakan perubahan musim juga.

C. Kualitas Ikan Mas Yang Lebih Segar :

Manfaat berikutnya adalah mengenai ikan mas yang dipanen yang mana tidak berbau tanah. Hal ini dikarenakan ikan mas yang dipanen tidak akan terkena lumpur sama sekali. Para konsumen juga cenderung menyukai ikan mas yang tidak berbau tanah sama sekali. Bila dibandingkan dengan kolam tanah yang mana pasti dalam melakukan panen akan bermasalah dengan lumpur, kolam terpal tidak akan memiliki masalah tersebut tentunya.

D. Mudahnya Proses Panen Ikan Mas :

Manfaat berikutnya adalah aspek kemudahan dalam melakukan panen. Banyak orang yang melakukan cara ternak ikan mas dengan media kolam terpal yang mendapatkan manfaat dari segi mudahnya mengolah kolam terpal tersebut. Dalam proses pengeringan juga dapat diketahui bahwa kolam terpal lebih cepat dan mudah untuk dikeringkan yang mana hanya perlu 2 jam saja dibandingkan kolam tanah yang memerlukan setidaknya 2 hingga 7 hari proses pengeringan.

E. Kecilnya Resiko Terkena Penyakit :

Manfaat yang berikutnya adalah mengenai cara beternak ikan mas dalam kolam terpal adalah jarangnya ditemui hama penyakit yang dapat mengganggu proses pembesaran ikan mas. Hal ini disebabkan pada kolam tanah, sering sekali terjadi penumpukan kotoran ikan yang menyebabkan kualitas air menjadi buruk sehingga dapat mengganggu kesehatan ikan mas tersebut. Bila pada kolam terpal, anda dapat dengan mudah melakukan pembersihan sehingga kelangsungan hidup ikan mas menjadi lebih tinggi dibandingkan budidaya pada kolam tanah.

Cara Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal

Persiapan Peralatan

Peralatan yang diperlukan untuk membangun kolam terpal baik untuk pembibitan maupun pembenihan harus disiapkan dengan baik.

Perawatan Ikan Mas Kolam Terpal

Yang perlu diperhatikan berikutnya dalam cara budidaya ikan mas dikolam terpal adalah dengan memperhatikan cara melakukan perawatan. Yang menjadi masalah disini adalah mengenai bagaimana melakukan perawatan dalam membesarkan ikan mas yang anda punya. Pilihlah jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan ikan mas anda.

Variasikan makanan yang anda sediakan pada ikan mas baik itu pakan alami maupun pakan pelet yang tersedia dipasaran. Pastikan anda memberi makan ikan mas yang anda ternakkan secara teratur guna menjamin kualitas perkembangan ikan mas tersebut menjadi semakin cepat dan berkualitas.

Kualitas Air

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam beternak ikan mas adalah pada aspek kesehatan ikan mas tersebut. Pastikan anda memeriksa kualitas air pada kolam terpal tersebut. Bila perlu, lakukan uji kandungan air pada kolam terpal ikan mas anda guna mengetahui ada zat berbahaya atau tidak yang terkandung di air tersebut.

Banyak sekali masalah kesehatan ikan mas yang berkaitan dengan kondisi air kolam terpal tersebut. Yang harus anda perhatikan adalah mengenai kedisiplinan anda dalam menguras kolam terpal yang anda miliki. Jangan sampai endapan kotoran di kolam terpal tersebut menjadi semakin banyak yang mana dapat memperburuk kualitas air kolam terpal yang anda miliki. Bila perlu belilah alat penguras kolam guna membuat proses pengurasan menjadi lebih efisien.

Budidaya Ikan Mas di Sawah

Faktor-faktor lain yang menyebabkan pemeliharaan ikan mas di sawah banyak digemari, juga sering dilakukan oleh petani adalah :

a. Menanam ikan mas di sawah tidak memerlukan modal yang sangat banyak, apalagi jika segala pekerjaan dapat dilakukan secara gotong royong dengan keluarga penanam. Modal tentu yang dibutuhkan adalah untuk membeli benih ikan mas, itupun dapat dilakukan dengan upaya membuat penetesan sendiri.

b. Waktunya relatif singkat, sehingga pendapatan dana tamgahan bisa dipertaruhkan

Cara Budidaya Ikan Mas di Sawah

1. Pemilihan Lokasi Untuk Ikan Mas

Tidak semua sawah dapat diusahakan untuk pemelihara ikan mas. Sawah tadah hujan sulit untuk dimanfaatkan karena suplay air sangat terbatas dan hanya mengandalkan sumber air hujan. Sebelum memutuskan untuk memelihara ikan, kiranya perlu mengetahui pemilihan lokasi untuk dijadikan area pemeliharaan. Hal ini sangat penting agr pemeliharaan ikan mas di sawah optimal dan banyak menguntungkan.

Ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh pembudi daya, beberapa diantaranya:

a. Dekat sungai irigasi :

Lokasi sawah yang dekat sungai irigasi, atau sumber air lainnya sangat cocok untuk dijadikan tempat pemeliharaan ikan mas, karena media hidup ikan mas harus banyak air. Untuk menjaga keamanan ikan-ikan yang dipelihara di sawah, sebaiknya saluran irigasi harus dilengkapi dengan penutup di bagian pintu masuknya air. Agar air yang mengalir ke sawah tidak terlalu keruh juga akan terlepas dari gangguan racun yang bisa mematikan ikan mas.

b. Daerah bebas banjir :

Lokasi sawah yang dapat dijadikan tempat pemeliharaan ikan mas harus terbebas dari banjir. Hal ini untuk menghindari resiko banjir. Para petani harus memperhatikan letak sawah, posisi dan kondisi sumber air. Nilai hal ini diabaikan oleh para petani, tidak mustahil usaha pemeliharaan ikan mas di sawah akan mengalami karugian, karena ikan akan kabur dan hanyut terbawa banjir.

c. Suatu hamparan :

Lokasi sawah yang dapat dijadikan tempat pemeliharaan ikan mas sebaiknya merupakan lahan yang berada dalam suatu hamparan. Kondisi seperti ini diperlukan karena pemeliharaan ikan mas di sawah membutuhkan lahan sawah dengan luas rata-rata petakan 500-1000 m2.

d. Letak sawah lebih landai :

Letak sawah yang melandai akan memudahkan air masuk dan keluar dari irigasi menuju persawahan tanpa harus memakai pompa. Lokasi sawah yang baik untuk pemeliharaan ikan mas di sawah memiliki kemiringan 5-10 derajat.

e. ketinggian tempat :

ketinggian tempat pemeliharaan ikan mas di sawah adalah kuran dari 1.000 meter dpl. Sawah didaerah dataran tinggi atau daerah yang ketinggiannya lebih dari 1.000 meter dpl, kurang baik karena suhu air dan udara lebih dingin. Akibatnya, untuk beberapa jenis ikan mas tertentu laju pertumbuhannya menjadi terhambat.

Cara Pemeliharaan Ikan Mas di Sawah

Agar cara pemeliharaan ikan di sawah memiliki keuntungan yang cukup tinggi, maka cara pemeliharaannya harus lebih ditingkatkan atau di intensifkan, hal ini mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, diantaranya :

a. Persiapan :

  • Sebelum benih ikan ditebarkan, sawah harus diperiksa dulu, agar semua pemetang tidak bocor. Hal ini dapat menyebabkan ketinggian air kurang sesuai dengen kebutuhan.
  • Di pintu pemasukan dan pengeluaran air sebaiknya di pasang jenis saringan agar ikan tidak naik dan tidak lolos dari populasinya.
  • Jerami yang sudah dibabat harus ditumpuk di pinggir petakan atau du tengah-tengah petakan sawah. Ini berfungsi untuk mengundang kehadiran plankton sebagai makanan ikan yang memiliki produktifitas yang tinggi.
  • Sesudah sawah di olah dan di bajak, sawah harus memiliki kamalir, sebagai tempat perlindungan ikan dan untuk memudahkan pemanenan.
  • Ukuran benih ikan yang hendak ditebar, sesuai dengan ukuran ikan yang hendak dipanen, ini untuk mengatasi terjadinya kematian yang diakibatkan oleh stees. Benih ikan sebelum ditebarharus diadaptasikan dulu.
  • Disamping itu benih ikan yang hendak ditebar juga harus sehat, lincah bersisik halus dan lentur, serta tidak cacat.
  • Adapun penebaran sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari dan dilakukan pada lokasi tempat airmasuk atau dekat pintu pemasukan.

b. Pemeliharaan :

Hal yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan ikan di sawah adalah mengontrol pematang sawah, jangan sampai ada bagian yang bocor.

  • Ketinggian air sebaiknya dipertahankan sesuai dengen kebutuhan.
  • Pertumbuhan ikan dapat dipacu dengan mengoptimalkan pertumbuhan pakan alami seperti plankton dan cacing. Karena itu, tumpukan jerami perlu dibaliksetiap lima hari sekali supaya proses pembusukan berjalan cepat.

c. Pemanenan :

  • Pemanenan dapat dilakukan secara serempak yaitu memanen semua ikan yang dipelihara.
  • Sebaiknya pemanenan dilakukan pada pagi hari dan bisa juga pad sore hari karena suhu lingkungan relatif rendah.
  • Cara panen, mula-mula air di petakan sawah disurutkan secara perahan-lahan, sehingga air akan tinggal di kamalir atau bagian yang paling dalamdari areal sawah.
  • Ikan ditanglkap dengan memakai sair atau seser secara hati-hati. Kualitas ikan harus dijaga.
  • Jangan sampai tubuh ikan menjadi luka akibat pemakaian alat yang tidak hati-hati.
  • Ikan-ikan hasil tangkapan dapat ditampung sementara di waring atau hapa yang ditempatkan disaluran air yang mengalir supaya kondisi ikan tetap segar dan bersih dari lumpur.
  • Berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbanta) 1989, jika jumlah benih yang ditebar 3.000 ekor atau 60-75 kg per hektar dengan ukuran ikan 8-10 cm (untuk ikan mas) per ekor, jumlah ikan yang dipanen kuran lebih 300 kg untuk ukuran konsumsi.

Cara Budidaya Ikan Mas di Keramba

Usaha Pembesaran Ikan Mas di Keramba Jaring Apung

Pembesaran Ikan Mas bisa dilakukan di keramba Jaring Apung yang biasanya dipasang pada perairan umum. Penentuan tempat penempatan jaring dalam suatu perairan bisa sangat membantu keberhasilan proses produksi. Beberapa ciri perairan yang baik diantaranya air bergerak pada kondisi arus yang besar, namun bukan arus kuat.

Penempatan jaring-jaring bisa dipasang secara sejajar sesuai arah angin, badan air cukup besar & luas sehingga bisa menjamin kestabilan kualitas air, kedalaman air sedikitnya bisa mencapai jarak diantara dasar jaring dgn dasar perairan 1,0 m, kualitas air cocok untuk pertumbuhan anatara lain suhu perairan 27°-30°C, oksigen terlarut tdk kurang dari 4,0 mg/l, dan kecerahan air tak kurang dari 80 cm.

Tips Pembesaran Ikan Mas pada Kolam Air Deras

Pembesaran ikan mas dikolam air deras wajib mempertimbangkan beberapa kondisi seperti lokasinya dekat dengan sumber air (saluran irigasi, sungai dan lain-lain) dengan keadaan topografi yang memungkinkan untuk air kolam bisa dikeringkan dengan metode gravitasi, kualitas air yang dipakai berkualitas bagus yang tidak tercemar (komposisi oksigen terlarut 6-8 ppm) dan dengan debit air sedikitnya 100 liter permenit.

Model kolam air deras bermacam-macam tergantung pada kondisi lahan, bisa berbentuk segitiga, bulat ataupun oval. Ukurannya bisa berbeda disesuaikan pada kondisi lahan dan juga kemampuan pembiayaan. Pada umumnya KAD memiliki ukuran 10-100 m² dengan kondisi kedalaman rata-rata 1,0 – 1,5 meter.

Dinding kolam ikan mas tidak terkikis oleh aktivitas ikan danaliran air. Oleh sebab itu kita wajib berkontruksi tembok / lapis papan. Dasar kolam harus dipastikan tidak termasuk daerah yang mati aliran airnya (lokasi dimana kotoran mengendap). Oleh sebab itu kondisi kemiringan kolam harus tepat yaitu sekitar 2-5 %. Padat tebar ikan ukuran 75 -150 gram/ ekor sebanyak 10 – 15 kg /m3 air kolam. Dosis pakan yang diberikan sebanyak 4% bobot biomass /hari. Frekuensi pemberiannya 3 kali/hari.

Satu unit Keramba Jaring Apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbentuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 atau 6 x 6 x 3 M3. Satu unit Keramba Jaring Apung terdiri empat set kantong dan satu set terdiri dari dua lapis kantong Bagian badan kantong jaring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter. Kerangka jaring terbuat dapat dibuat dari besi atau bambu dan pelampung berupa steerofoam atau drum.

Bahan kantong jaring berasal dari benang Polietilena. Frekuensi pemberian pakan minimal dua kali per hari. Sedangkan cara pemberian pakan agar efektif disarankan menggunakan Feeding Frame yang dapat dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm berbentuk persegi empat seluas 1,0 smpai 2,0 m2. Alat ini di pasang di dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30 sampai 50 cm dari permukaan air. Dengan penebaran bibit seberat 300 kg dalam waktu 3 bulan akan menghasilkan ikan mas konsumsi 1.5 sampai 2 ton.

Usaha Pembesaran Ikan Mas Di Kolam Lumpur

Jika tidak memungkinkan dibesarkan pada jaring apung atau air deras ikan mas bisa dibesarkan di kolam tanah. Kolam ukuran 1.000 m2, diolah, dan ditebarkan kotoran ayam kemudian diisi air setinggi 60 cm dan rendam selama kurang lebih 5 hari. Benih ikan mas seberat 100 kg dimasukkan ke dalam kolam, beri pakan 3 sampai persen dari berat benih ikan mas setiap hari, panen dapat dilakukan panen setelah 3 bulan. Dengan model pemeliharaan seperti ini kolam dapat menghasilkan ikan konsumsi sebanyak 400 – 500 kg.

Nah itu secara lengkap dan menyeluruh tentang bagaimana usaha budidaya ikan mas bisa dilakukan dengan berbagai macam metode kolam yang digunakan.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *