Budidaya ikan lele

Budidaya Ikan Lele, Modal Kecil Untung Besar

Budidaya Ikan Lele adalah salah satu cara memenuhi kebutuhan salah satu komoditi hasil perikanan yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Karena keberadaan ikan lele diakui sebagai salah satu ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Untuk itu, dalam budidaya ikan lele setidaknya ada kaidah-kaidah yang bisa kita pelajari, agar dalam bisnis ikan lele benar-benar sesuai apa yang diinginkan oleh kita.

Apalagi sebagai pelaku usaha tentunya, baik usaha sampingan dari ikan lele maupun pada usaha budidaya ikan lele yang diinginkan adalah keuntungan. Maka ada banyak cara beternak lele yang bisa dilakukan.

Misalnya saja, budidaya ikan lele kini menjadi usaha ternak lele rumahan. Dan ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa dihindarkan. Hampir rata-rata sebuah rumah yang memiliki halaman dan kolam ikan tak luput memelihara ikan lele.

 Maka dari itu, kali ini tak ada salahnya jika kita belajar tentang bagaimana cara budidaya lele. Yakni, dalam hal ini bagaimana cara ternak lele yang baik dan benar. Lalu, apa saja sih metode dalam budidaya yang dilakukan dalam beternak ikan lele.

Untung Rugi Ternak Lele

Ada banyak hal yang bisa dilakukan terkait budidaya ikan lele. Namun, sebelum melangkah jauh pada proses budidaya, peternak maupun pemula yang akan terjun ke usaha ternak lele, sebaiknya mengetahui untung rugi ternak lele.

Jadi seperti seberapa besar keuntungan ternak lele yang didapatkan, dan seberapa bisa diatasinya dan ditutupi kerugian ternak lele. Selanjutnya bagaimana cara menghitung keuntungan ternak lele?

Misal keuntungan ternak lele 1000 ekor berapakah hasil panen ternak lele yang didapat, jika lebih dari 1.000, misal ternak lele 10000 berapa keuntungan ternak lele yang didapatkan? Tentu kalkulasi ternak lele ini akan berubah.

Tentu ini bisa menjadi pertimbangan sebagai salah satu perhatian terhadap budidaya dan cara mengatasi kendala ternak lele yang sewaktu-waktu datang. Karena dalam beternak lele, tentu akan ada fase yang tidak menentu.

Selain itu resiko ternak lele juga bisa diwaspadai agar dalam budidaya ikan lele yang berlangsung tingkal gagal ternak lele juga bisa dihindari. Artinya dalam untung rugi ternak lele yang telah ditulis sebelumnya. Hal-hal ini jugalah yang harus diketahui ternak lele pemula.

Cara Budidaya Ikan Lele Diberbagai Media Kolam

Budidaya ikan lele
Budidaya Ikan Lele

Setelah memahami untung rugi ternak lele, bagaimana kerugian ternak lele, dan seberapa besar keuntungan ternak lele di atas, selanjutnya kita akan langsung pada pokok budidaya ikan lele.

Dalam budidaya ikan lele ada penggunaan berbagai media. Media yang dimaksud adalah kolam pembesaran dan pembenihan, juga bibit lele maupun indukan lele yang digunakan.

Selain itu juga Cara Mengatasi Penyakit Ikan Lele juga sebaiknya dipelajari ketika kita mempelajari tentang cara budidaya lele. Sebab, budidaya dan mengatasi, serta mencegah penyakit ikan lele adalah satu hal yang berkaitan dan tidak bisa dipisahkan.

Dan tentunya dengan kita mempelajari tentang budidaya, penyakit, dan bagaimana periode produksi dari yang pertama dan selanjutnya, itu juga berkaitan dengan analisa budidaya lele yang harus kita ketahui:

1. Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok

Pada penjelasan budidaya lele ini, saya akan mencoba menjelaskan dari cara budidaya ikan lele di kolam tembok. Pada cara ternak lele di kolam tembok berikut ini ada banyak hal yang bisa peternak lakukan.

Pada sub judul sudah tertaut informasi lengkap yang pernah saya tuliskan. Namun secara garis besar, cara budidaya ikan lele di kolam tembok ini adalah menggunakan kolam beton, kolam semen, atau sejenis tembok dan segi empat.

Ini bisa menjadi tempat memelihara ikan baik sampingan maupun usaha besar. Yang jelas kolam yang digunakan ini adalah kolam permanent.

Dan banyak yang memiliki kolam tembok sebagai sarana budidaya ikan lele dikarenakan lebih tahan lama, meski modal yang dikeluarkan pertama kali lebih mahal.

Selengkapnya, bagaimana cara budidayanya, untung rugi ternak lele di kolam tembok, dan hal-hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan media kolam tembok sebagai salah satu cara beternak lele, bisa dicek pada tautan di atas.

2. Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

Selanjutnya adalah tentang bagaimana melakukan budidaya ikan lele di kolam tanah. Jadi ada beberapa hal yang harus kita ketahui, dalam melakukan budidaya lele.

Jika di atas sudah kita jelaskan bagaimana cara budidaya ikan lele di kolam tembok, berikut ini adalah bagaimana cara budidaya ikan lele di kolam tanah.

Dalam budidaya ini seperti yang sudah dituliskan di artikel sebelumnya dalam tautan sub judul di atas, cara ini adalah cara umum yang telah banyak melakukannya. Hanya saja antara resiko dan keuntungannya juga sebanding besar.

Ada hal-hal yang dikhawatirkan dalam budidaya ikan lele di kolam tanah, di antaranya, misal, seperti predator atau hewan pengganggu dan parasit penyakit ikan lele.

Namun disis lain yang bisa didapatkan ternak lele dengan kolam tanah, misal pakan alami yang diperoleh yang membuat hemat periode budidaya dalam segi permodalan untuk biaya pakan.

3. Cara Beternak Ikan Lele di Kolam Terpal

Ketiga yang bisa dilakukan dan menjadi pilihan adalah cara beternak ikan lele di kolam terpal. Artinya periode budidaya lele yang digunakan media kolamnya adalah kolam terpal. Seperti yang dijelaskan di atas, pada tautan sub judul.

Nah dalam usaha budidaya ikan lele dalam hal ini pembesaran, kolam terpal adalah yang lagi banyak digunakan di masyarakat. Karena selain modal yang digunakan murah, namun, kualitas mutu panen ternak lelenya juga baik.

Ada dua cara dalam cara beternak ikan lele di kolam terpal, di antaranya adalah:

  1. Membuat kolam terpal dengan kerangka bambu atau kaya dengan terpal.
  2. Dengan cara menggali tanah sampai menyerupai kolam baru memasang terpal yang sudah disiapkan di dalamnya.

Cara beternak ikan lele di kolam terpal harus sesuaikan jumlah ikan yang akan dibesarkan. Pada umumnya di kolam terpal ukuran 2 meter x 1 meter x 0,6 meter bagi 100 ekor ikan lele yang berukuran 5 cm sampai 7 cm.

4. Ternak Lele Dalam Drum Plastik

Sebenarnya cara ini bukan yang terakhir, masih ada banyak lainnya. Namun, ini adalah contoh terakhir, yang bisa ayobudidaya.com jelaskan.

Jadi ternak lele dalam drum plastik juga sudah umum digunakan, terlebih bagi yang memiliki kolam terbatas, seperti ternak lele di perumahan. Cara ternak lele dalam drum plastik ini bisa menjadi pilihan.

Karena yang dibutuhkan hanyalah drum plastik, dan per drumnya itu diperkirakan mampu menampung 100-500 ekor ikan lele. Lele yang diternakan jenis apapun, ternak lele jumbo di drum, ternak lele sangkuriang di drum dan jenis lele lainnya bisa.

Biasanya yang digunakan drum plastik 200 liter, dengan kisaran harga drum plastik untuk kolam lele Rp300 ribu sampai Rp700 ribu. Selengkapnya informasi tertaut di artikel sebelum pada sub judul di atas.

Rahasia Lele Cepat Besar

Terakhir adalah tentang rahasia lele agar cepat besar. Ada banyak sekali peternak yang memiliki rahasia lele cepat besar. Baik dari penggunaan suplemen lele cepat besar atau bahkan vitamin alami untuk ikan lele.

Hingga mempelajari cara membuat vitamin untuk lele sendiri dan membuatnya sudah banyak yang melakukan. Tentu ini adalah upaya bagaimana cara mempercepat pertumbuhan lele dalam periode budidaya ikan lele yang tengah berlangsung.

Misalkannya saja dengan memahami gunakan lele unggul. Sebab mengetahui ciri-ciri lele yang unggul juga salah satu sarana untuk memberlangsungkan proses budidaya ikan lele berlangsung baik, karena modal dasarnya sudah baik.

Contoh lainnya, jika ingin melakukan budidaya bibit lele sendiri, jadi, lele yang akan digunakan dalam budidaya ikan lele menggunakan bibit lele yang diperoleh dari indukan lele yang dipelihara.

Tentunya dalam hal ini, agar menghasilkan bibit atau benih lele yang berkualitas baik dan unggul, peternak harus memiliki indukan lele yang unggul. Berikut ciri-ciri indukan lele unggul dan ciri-ciri lele jantan dan betina.

admin Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *