analisa usaha budidaya belut

Analisa Usaha Budidaya Belut, Pay Back Period 0,4 Bulan

Analisa Usaha Budidaya Belut – Kali ini kita akan menghitung untung rugi budidaya belut. Dari biaya investasi hingga keuntungan yang dihasilkan dalam beternak belut pun harus kita hitung secara rinci. Hal ini dimaksudkan agar dalam budidaya belut kita untung besar. Misalkan, cara budidaya belut yang baik adalah bagaimana bisa Pay Back Period atau waktu titik balik modal atau titik impas, hanya dengan waktu 0,4 bulan.

Untuk itu Ayobudidaya.com akan memberikan beberapa informasi tentang pandangan bagi yang ingin melakukan budidaya belut bagi pemula, agar mengetahui analisa usaha budidaya belut baik analisa budidaya belut air besih, maupun analisa budidaya belut kolam terpal. Atau bahkan analisa usaha ternak belut dalam drum.

Selain itu juga di sini akan membahas tentang seberapa besar modal awal budidaya belut yang akan dikeluarkan. Ini tak lain untuk mengetahui potensi bisnis belut dan pemasarannya.

Analisa Usaha Budidaya Belut

Modal Awal Budidaya Belut

Modal awal budidaya belut ini bisa kita sebut dengan investasi usaha ternak belut. Berikut beberapa hitungan yang menjadi investasi dalam budidaya belut.

  • Tong atau drum 20 buah Rp120.000 = Rp2.400.000
  • Cat minyak 7 kaleng Rp10.000 = Rp70.000
  • Pipa PVC 2 inchi 3 batang Rp32.000 = Rp96.000

Perlengkapan Pendukung dalam Budidaya Belut

  • Ember. cangkul, dll. Rp200.000
  • Upah pembuatan tong belut Rp250.000

Total Investasi keseluruhan dalam hal ini, Rp3.016.000

Biaya Operasional Per Periode Pemeliharaan Belut

Biaya operasional yang dikeluarkan dalam budidaya belut ada biaya tetap dan biaya tidak tetap. Berikut ini keterangan dan penyusutan yang terjadi.

Biaya Tetap Budidaya Lele

  • Penyusutan tong atau drum : Rp2.400.000: 12 = Rp200.000
  • Penyusutan cat : Rp70.000: 12 = 5.800
  • Penysutuan pipa PVC = Rp200.000:12 = Rp16.600
  • Penyusutan upah persiapan drum = Rp.250.000: 12 = Rp20.800

Total Biaya Tetap = 251.200

Total Biaya Tidak Tetap Budidaya Lele

  • Bibit belut 40 kg x Rp45.000/kg = Rp1.800.000
  • Pelet, cacing, bekicot 474 kg x Rp4.000/kg = Rp1.896.000
  • EM4 = 4 botol x Rp25.000/botol = Rp100.000
  • Jerami padi 4 ikat x Rp6.000/ikat = Rp24.000
  • Batang pisang 10 batang x Rp1.000/batang = Rp10.000
  • Bekatul atau dedak 67kg x Rp2.500 = Rp167.500
  • Pupuk kandang 4 karung x Rp7.000 per karung = Rp28.000
  • Gula 0,25 kg x Rp6.000/kg = Rp1.500
  • HSC (Humic Substance Complex) 1 botol = Rp90.000
  • Tenaga pembuatan media = Rp75.000
  • Total biaya tidak tetap = Rp4.192.000

Total Biaya Operasional = Total biaya tetap + Total Biaya Tidak Tetap (Rp251.200 + Rp4.192.000 = Rp4.443.200).

Penerimaan per periode budidaya belut, Penjualan hasil panen 400 kg x Rp27.000/kg = Rp10.800.000

Keuntungan Budidaya Belut

Keuntungan yang didapatkan dalam budidaya belut di atas, dapat dihitung seperti berikut:

Total Penerimaan – Total Biaya Operasioanl = Rp10.800.000 – Rp4.443.200 = Rp6.3356.800

Pay Back Period Budidaya Belut

Pay back period adalah waktu titik balik modal atau titik impas, yaiut perbandingan antara total investasi dengan keuntungan yang diperoleh. Cara perhitungannya sebagai berikut ini:

(Total investasi: keuntungan) x 1 bulan = (Rp.3.016.000: Rp6.356.800) x 1 bulan = 0,4 bulan.

Nah itu dia cara perhitungan dalam analisa usaha budidaya belut yang harus kita pelajari. Jika membayangkan rincian tersebut, artinya usaha ternak belut menggiurkan. Sama seperti analisa usaha pembesaran ikan lele. Dengan demikian, bagi budidaya belut untuk pemula tak perlu khawatir dalam budidaya, asal tahu bagaimana cara budidaya belut yang baik dan benar.

Makanan Belut Agar Cepat Besar? Buat Aja Sendiri, Nih Caranya

Cara Penanganan Hama dan Penyakit Pada Budidaya Belut

Admin Ayo Budidaya Penulis

Ayo Budidaya adalah situs blog yang menggambarkan tentang semua metode budidaya hingga menjadi suatu produk. Semua berisikan tentang informasi bermanfaat yang bisa digunakan setiap orang dalam beraktifitas budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *